17:00 . Hibah Keagamaan Tuban 2022 Totalnya Rp4,75 Milyar, Insentif Ribuan Guru TPQ Telah Ditransfer   |   16:00 . KPU Jatim: Regulasi, Teknologi dan Kepemiluan Harus Dikuasai Seluruh Devisi KPU   |   15:00 . Makam Sakral di Desa Pakis Tuban Konon Mertua Ronggolawe   |   14:00 . Pemotor Tewas di Jalan Pantura Tuban Usai Menabrak Truk Parkir   |   13:00 . Persatu Tuban Diperkuat 13 Pemain Lokal, Pelatih Medy : Masih Kurang 12 Pemain Lagi   |   12:00 . Ini Rute Menuju Bukit Lei Tuban, Lokasi Liga Paralayang Jatim Seri 2   |   10:00 . Gubernur Khofifah dan Bupati Lindra Apresiasi Pasar Murah Ika Unair Tuban   |   09:00 . Harga Cabai dan Bawang Merah Tuban Anjlok, Sayur Mayur Merangkak Naik   |   08:00 . Sinopsis dan Deretan Artis di Film Horor Jailangkung Sandekala   |   07:00 . Ikuti Laga Persahabatan Trofeo Tuban, Cara TPPI FC Jaga Kebugaran Karyawan   |   06:00 . Prediksi Cuaca Tuban 26 September 2022: Sebagian Berawan   |   05:00 . Pengunjung Main Sepuasanya dengan Ikan Mas di Wisata Pelang Tuban   |   16:00 . Kondisi Akses Jalan di Desa Patihan Tuban Dikeluhkan Warga   |   15:00 . Kalpataru, Peninggalan Sunan Bonang Tuban Mengandung Pesan Kedamaian   |   14:00 . Enam Museum Indonesia Pamerkan Benda Bersejarah di Tuban   |  
Tue, 27 September 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Sawah Masih Terendam Banjir, Petani Rengel Tak Bisa Tanam

bloktuban.com | Monday, 05 March 2018 15:00

Sawah Masih Terendam Banjir, Petani Rengel Tak Bisa Tanam

Reporter: M. Anang Febri

blokTuban.com - Hektaran lahan persawahan di Kecamatan Rengel masih banyak terendam air akibat luapan banjir Sungai Bengawan Solo. Hal itu diperparah dengan guyuran hujan dengan intensitas tinggi setiap harinya.

Petani pemilik lahan yang terdampak banjir banyak menunda waktu tanam menanti surutnya air.

"Harus menunggu air di sawah merembes dan benar-benar surut, kemudian menata ulang petak sawah karena banyak yang rusak," kata Ahmad, pemuda asal Desa Maibit, yang memiliki lahan pertanian di Desa Sawahan, Rengel, Senin (5/3/2018)

Lahan pertanian di kawasan landai sebelah selatan Jalan Raya Maibit-Rengel itu hampir tak pernah absen terendam banjir setiap tahunnya. Banjir terparah bisa diukur bila Kaligasi (sebutan warga setempat untuk sebuah irigasi) sawah di sebelah utara sampai terendam.

"Seperti tahun-tahun lalu. Susahnya olah sawah sesudah banjir surut harus nunggu lama. Diolah, kemudian ditanam lagi, belum sampai panen diterjang banjir lagi," keluhnya.

Dia dan petani lainnya hanya bisa berharap kepada pemerintah yang untuk mendapatkan solusi terbaik pemecahan masalah, yang selalu terjadi setiap musim hujan tiba. [feb/col]

Tag : sawah, banjir



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 20 September 2022 05:00

    Opini

    Menata (Serius) Kompetisi Olahraga ?

    Menata (Serius) Kompetisi Olahraga ? Ada celetukan yang sering muncul di antara teman-teman pelatih olahraga begini, latihan terus menerus tanpa bertanding itu sama artinya dengan merasa hebat tapi tidak teruji dan terbukti. Latihan terus tanpa...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat