Pasien Miskin Asal Jatirogo Terima Bantuan BAZNAS

Reporter: Mochamad Nur Rofiq

blokTuban.com - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tuban beri bantuan kepada pasien miskin asal Kedungmakam, Jatirogo, Sabtu (8/7/2017). Sebab, pasien miskin yang sebelumnya sempat kesulitan mendapat pengobatan itu, tergolong mustahik (dhuafa/ekonomi lemah).

Pengertian mustahik sendiri adalah orang atau badan yang berhak menerima zakat, infak atau sedekah. Untuk membantu mustahik yang tidak mampu tersebut, BAZNAS meluncurkan program bantuan tunai SAHABAT (Sehat Bersama Kerabat).

"Harapannya, dengan program ini, BAZNAS Kabupaten Tuban bisa membantu pemerintah dalam menjamin kesehatan fakir-miskin," ujar Sekretaris Baznas Kabupaten Tuban, Sudarmaji kepada blokTuban.com.

Menurut mantan Camat Plumpang itu, telah banyak fakir miskin yang mendapat kartu jaminan kesehatan nasional (JKN) atau Kartu Indonesia Sehat (KIS). Namun, tidak jarang masih dijumpai juga di antara mereka yang belum mendapatkan.

Untuk itu, BAZNAS hadir untuk membantu mereka yang belum mendapat kartu yang dikeluarkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang memberikan jaminan kesehatan kepada masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis.

"Atau, sudah dapat KIS, namun ketika mau berobat tidak ada biaya bagi penunggu, maka BAZNAS hadir untuk membantu memberikan biaya konsumsi penunggu dhuafa yang sakit," imbuh pria yang juga menjabat sebagai Kabag Kesra Setda Tuban itu.

Sehingga, lanjut dia, dhuafa tidak lagi kefikiran mengenai biaya di rumah sakit. Sebab, mereka sudah terbantu oleh pemerintah melalui BAZNAS.

"Sesuai tujuan Pemerintah Kabupaten Tuban, yakni mewujudkan masyarakat sehat sehingga bisa bahagia bersama sanak kerabat," tandasnya.

Berdasarkan pantauan blokTuban.com di lapangan, kini pasien miskin (Painah, red) asal Kedungmakam, Jatirogo itu telah diperbolehkan pulang oleh pihak RSUD dr. R. Koesma Tuban. Kondisi Painah semakin membaik setelah mendapat perawatan di ruang Anggrek selama lima hari.

"Sejak Kamis kemarin sudah bisa bulang, namun oleh dokter diminta kontrol lagi besuk Senin (10/7/2017)," kata Painah saat ditemui di kediamannya, Sabtu (8/7/2017).

Saat ditemui wartawan media ini, di ruang tamu yang sekaligus kamar tidur, Painah mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan padanya. Ia berharap segala kebaikan yang diberikan semua pihak, baik pemerintah dari desa hingga kabupaten dibalas oleh yang maha kuasa dengan beribu-ribu kebaikan.

"Kami ucapkan terima kasih atas bantuannya buat saya maupun keluarga, semoga menjadi keberkahan," tukasnya dengan suara lirih. [rof/ito]