Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

205 Ribu Petani Diharapkan Miliki Kartu Tani

bloktuban.com | Thursday, 15 June 2017 12:00

205 Ribu Petani Diharapkan Miliki Kartu Tani

Reporter: Moch. Sudarsono

blokTuban.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban telah mendata jumlah petani. Hasilnya ada sebanyak 205 ribu petani yang telah terdata di database Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tuban.

Seluruh jumlah itu kedepannya diharapkan memiliki kartu tani sebagai syarat administrasi petani, seperti yang telah dicetuskan oleh Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tuban, Murtadji mengatakan, bahwa keseluruhan petani yang terdata harus memiliki kartu tani, yang merupakan program dari Pemerintah Pusat.

Pemerintah dalam hal ini Kementan telah memutuskan agar setiap petani harus memiliki kartu tani sebagai syarat administrasi, agar memudahkan dikemudian hari.

"Setiap petani yang terdata harus memiliki kartu tani," ujar Murtadji kepada blokTuban.com, Kamis (15/6/2017).

Menurut dia, langkah pembuatan kartu tani sebagai syarat administrasi ini tentu sangat baik. Sebab ke depan segala urusan pertanian harus menggunakan kartu tani sebagai persyaratan.

Mantan Camat Bancar itu mengatakan, salah satu manfaat kartu tani adalah untuk mencairkan perolehan pupuk bersubsidi. Jadi sudah tidak ada lagi kesempatan bagi oknum memperoleh pupuk seenaknya, karena harus menggunakan kartu tani.

"Satu petani memiliki kartu tani, di kartu tersebut sudah ada angkanya petani mendapat jumlah pupuk berapa kilo atau sak karung," pungkasnya. [nok/rom]

Tag : disperta tuban, kartu tani, kartu untuk petani

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.



Berita Terkini