19:00 . Rindu Kelompok Lele, Diskanak Tinjau WAE Lapas di Merakurak   |   18:00 . Tinggal di Kos-kosan, 1 DPO Kasus Penyekapan Pegawai Finance Ditangkap   |   10:00 . Kemenag Tuban Gelar Bimtek Pelayanan KUA Berbasis IT   |   08:00 . Warga Tegalbang Lestarikan Sedekah Bumi   |   07:00 . Dear Parents, Ini Lima Langkah Mendidik Anak Cerdas dan Sukses di Masa Depan   |   17:00 . Puskemas Targetkan Vaksinasi AstraZeneca di Kecamatan Soko 70%   |   16:00 . Teken MoU Dengan Sejumlah Instansi, Bupati Resmikan Operasi MPP Tuban   |   15:00 . Ratusan Warga Desa Rahayu Divaksin Astra Zenica   |   14:00 . Cukup 1 Jam Bikin Hidupmu Adaptif dan Produktif   |   13:00 . Pertamina Terminal LPG Bantu Ambulance dan Bangun Masjid di Jenu   |   12:00 . Pembantu Pasien Covid-19 Varian India Pulang ke-Singgahan Dalam Keadaan Sakit   |   07:00 . Akibat Tertutup Masker, Anak-Anak Kesulitan Membaca Emosi   |   19:00 . Warga Bersama TNI Koramil Bangilan Kerja Bakti Perbaiki Saluran Air   |   18:00 . Meski Pandemi, Antusias Perajin Uleg-Uleg di Kendalrejo Tetap Tinggi   |   15:00 . Google News Initiative - AMSI Berikan Pelatihan untuk Media Siber Skala Kecil dan Menengah   |  
Fri, 18 June 2021
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Raperda Ketenagakerjaan Sampai Tahap Evaluasi Gubernur

bloktuban.com | Thursday, 08 June 2017 10:00

Raperda Ketenagakerjaan Sampai Tahap Evaluasi Gubernur

Reporter: Dwi Rahayu

blokTuban.com - Rancangan Peraturan Daerah (Raerda) tentang ketenagakerjaan yang sebelumnya digodok DPRD Tuban saat ini tengah sampai tahap diserahkan di tingkat Provinsi. Namun, berkaitan dengan peraturan yang menjadi dasar keputusan khalayak, Raperda tersebut tengah dievaluasi gubernur.

Seperti diberitakan sebelumnya, menyambut era industrialisasi utamanya akan dibangunnya kilang minyak di tepian pantai utara, tepatnya di wilayah Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban perlu disiapkan perda yang mengatur ketenagakerjaan. Secara garis besar, Raperda tersebut mengatur 60 persen tenaga kerja lokal harus melibatkan dalam sebuah industri.

"Evaluasi gubernur yakni kata 60 persen dirubah secara global menjadi diprioritaskan," kata Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tuban, Agung Supriyanto.

Kata prioritas, kanjutnya masih perlu dijabarkan kembali dengan Peraturan Bupati (Perbup). Yangmana dalam kata prioritas harus ada ukurannya. Ia berharap dalam Peraturan Bupati mampu menjelaskan arti prioritas yang masih abstrak dan prioritas itu perlu penjelasan prosentase dan ukurannya.

"Karena bahasa prioritas itu sifatnya masih belum jelas, maka prioritas itu ukuran prosentasi? untuk tenaga kerja harus dikonkretkan," ujar politisi asal PAN.[dwi/ito]

Tag : raperda, ketenagakerjaan, komisi a, dprd

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 05 April 2021 13:00

    Mahasiswa Unirow Tuban Belajar di Kantor blokTuban.com

    Mahasiswa Unirow Tuban Belajar di Kantor blokTuban.com Sekitar 25 mahasiswa-mahasiswi dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban berkunjung di kantor redaksi blokTuban.com Jalan Sunan Muria No. 28 Kelurahan Latsari,...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more