19:00 . 6 Destinasi Wisata Air Terjun di Tuban Ini Dijamin Menyegarkan Mata Anda!   |   18:00 . Balap Liar di Tuban Bikin Resah Pengguna Jalan, dari JT Bawah Bergeser ke Tikungan Tundung Musuh   |   17:00 . Alamat Kantor Inspektorat Tuban dan Maklumat Pelayanan 2022   |   16:00 . Netizen Komplain Salah Sasaran ETLE Mau Laporan di Samsat Rumit! Polres Tuban: Mudah, Tidak Sampai 1 Hari   |   15:00 . Lirik Lagu dan Chord Gitar Noah (Peterpan) - 'Di Atas Normal'   |   14:00 . Terima Dua Manfaat, Ini yang Dapat Calon Pegantin Tuban   |   13:00 . Lowongan Kerja S1 untuk 10 Posisi di Wings Group Surabaya   |   12:00 . Ranggalawe Mangkat | Teater Komunitas Warna Tuban   |   11:00 . 6.608 Penduduk Tuban Usia Kerja Menganggur, DPRD: Apa yang Dilakukan Pemkab?   |   10:00 . Wajib Pantau Statistik Batas Nilai Atas dan Bawah yang Diterima SMK di Kabupaten Tuban, Klik Link Berikut   |   09:00 . Ini 4 Tuan Rumah Porprov Jatim VIII Tahun 2023   |   08:00 . 5 Doa Dijauhkan dari Orang Munafik dan Hal Buruk dalam Hidup   |   07:00 . 9 Bencana Kebakaran di Tuban Sejak Januari-Juli 2022, Salah Satunya Rumah Mantan Kades   |   06:00 . Kebakaran 3 Rumah Warga Tuban Salah Satunya Joglo, Kerugian Hampir Rp2 Milyar   |   23:00 . Atlet Tuban, Pelatih dan Cabor Porprov Jatim Diguyur Bonus Rp5-20 Juta   |  
Tue, 05 July 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Nasib Balita 14 Bulan Penderita Hidrosefalus Minim Perawatan

bloktuban.com | Monday, 14 November 2016 11:00

Nasib Balita 14 Bulan Penderita Hidrosefalus Minim Perawatan

Tidak ada aktifitas berarti yang dilakukan Joko Waras. Sesekali dengkuran lembut keluar dari saluran pernafasannya. Selain berbaring dengan bantuan orang lain tidak ada yang bisa ia lakukan sekarang.

Reporter: Dwi Rahayu

blokTuban.com - Usianya baru menginjak 14 bulan, namun cobaan yang ia hadapi cukup dibilang berat. Bernama asli Ahmad Sarul Mar'i atau kini lebih dikerap disapa Joko Waras tidak bisa beraktifitas layaknya balita seusia dia.

Nasib kurang mujur menimpa Putra pertama pasangan suami istri Soleh Fatkur Rohman (22) asli Desa Pucung, Kecamatan Balongpanggang-Gresik dan Dwi Indah Setyowatai (20) yang berasal dari Dusun Betengrowo, Desa Sumberejo, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban saat menginjak usia dua bulan. Berawal dari gejala benjolan kepala pada sisi bagian kiri dan tangisan di luar kebiasaan, ia didiagnosa dokter mengidap Hidrosefalus.

Sebelumnya diketahui orang tua Joko berdomisili di Gresik. Balita kelahiran 2015 lalu tersebut sempat menerima pengobatan namun tidak berlangsung lama. Kemudian lambat laun tidak ada pilihan bagi Dwi untuk bertahan di tanah asal sang suami dan membawa serta buah hati kembali ke kampung halamannya.

"Tidak diurusi ayahnya yang kerjanya masih serabutan," kata ibu kandung Dwi yang merupakan nenek dari Joko, Sumiati (45) kepada blokTuban.com, Senin (14/11/2016).

Sumiati tidak kuasa menerima keadaan cucu keduanya tersebut. Dengan mata belinang air mata ia menceritakan bagaimana sebelumnya keadaan bocah dengan penumpukan cairan di dalam otak di dalam tempurung kepalanya tersebut.

Sebelum kian parah seperti saat ini, lanjur Sumiati, Joko dapat mengucapkan sepatah kata walau belum sempurna betul. Namun, kini jangankan mengucapkan kata, senyum sudah tak lagi ditampakkan oleh Joko.

"Anak saya (Dwi, red) sedang di Gresik, sedang mengurus administrasi yang dibutuhkan untuk pengobatan," kata Sumiati.

Sementara saat ini, saat blokTuban bertandang ke kediaman Sumiati, Joko berada dalam perawatannya dan anak pertamanya yang merupakan bibi dari Joko, Rini Eka M (25). Tidak banyak yang bisa ia perbuat. Selain bantuan yang dapat mempermudah jalannya pengobatan keponakan satu-satunya tersebut.[dwi/ito]

Tag : dwi, Hidrosefalus



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 04 July 2022 19:00

    Tantangan Guru di Era Kurikulum Merdeka Belajar

    Tantangan Guru di Era Kurikulum Merdeka Belajar Merdeka belajar merupakan suatu program kebijakan baru yang diputuskan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim. beliau mengatakan bahwa program merdeka belajar menjadi suatu terobosan untuk...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat