11:00 . Obat Alami JSR Atasi Kolesterol, Asam urat dan Darah Tinggi Sekaligus   |   10:00 . Lirik Lagu 'Sang Dewi' - Lyodra Feat Andi Rianto Trending di Youtube Musik Indonesia   |   09:00 . Cerita Sekeluarga Alumni Unair Raih Rekor Muri: Ini Bukan yang Istimewa   |   08:00 . 4 Sifat Wajib Rasul Allah, Patut Dijadikan Teladan Umat I Muslim   |   07:00 . Alasan Pemkab/Kota Harus Membentuk Satgas Patroli Pencemaran Air Bengawan Solo   |   06:00 . 3 Hal yang Sebaiknya Tak Dilakukan Saat Interview Kerja   |   05:00 . Prediksi BMKG Cuaca di Tuban 13 Agustus 2022: Hujan Ringan di Beberapa Titik   |   19:00 . Tingkatkan Minat Baca Generasi Muda, Disperpusip Tuban Akan Fasilitasi Studio Podcast   |   18:00 . Lampu Motor Tidak Dinyalkan Siang Hari? Segini Denda yang Harus Dibayar   |   17:00 . Donor Darah Salah Satu Rangkaian Perayaan HUT RI ke 77 di Tuban   |   16:00 . Calok, Senjata Perang Khas Tuban Waktu Melawan Penjajah Tempo Dulu   |   15:00 . Meriahkan HUT RI ke 77, Pemkab Tuban Gelar Lomba Tradisional dari Sunggi Tampah hingga Rambat Sarung   |   14:00 . Bertajuk Tuban Specta Night, Karnaval Umum Kabupaten Tuban Akan Digelar Malam Hari   |   13:00 . Resep Keju Aroma, Jajanan Kekinian Cocok Untuk Ide Jualan dari Rumah   |   12:00 . Polres Tuban Tampilkan Kolosal Bumi Putera di Gebyar Malam Puncak Harmoni Nusantara 2022   |  
Sat, 13 August 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Atlet Porkab Tuban Tewas Tersetrum di Arena Bulu Tangkis

Iqbal, Rajin Tirakat Demi Cita-cita

bloktuban.com | Saturday, 29 October 2016 16:00

Iqbal, Rajin Tirakat Demi Cita-cita

Reporter: Mochamad Nur Rofiq

blokTuban.com - Hidup seseorang memang tidak bisa ditebak dan diprediksi. Ada yang diberi umur panjang ada juga yang sebaliknya. Seperti yang dialami atlet Bulutangkis Pekan Olahraga Kabupaten Tuban (Porkab) IV Kontingen Jatirogo, Iqbal Ridho Novian. Atlet Cabang Olahraga (Cabor) bulutangkis kelahiran 29 November 1998 silam itu, lebih cepat meninggalkan rekan atlet, dan keluarganya untuk selama-lamanya di medan area.

Putra ke-dua pasangan Parjono dan Tasriah itu, kini telah menghadap sang khalik karena tersengat listrik, usai menjalani laga semi final ganda putra bulutangkis di kejuaraa Porkab IV Tuban.

[Baca juga:  Disdikpora: Penyelenggaraan Porkab Perlu Dievaluasi ]

Asmuin (50), paman pebulutangkis yang akrab disapa Iqbal itu, tidak menyangka akan ditinggal keponakannya dengan waktu yang sangat singkat. Sosok pendiam dan humanis dari diri iqbal masih melekat seolah tak pernah hilang.

"Iqbal adalah sosok pendiam dan murah senyum ke semua orang," ujar Asmuin kepada blokTuban.com di kediamannya, Desa Besowo, Jatirogo, Sabtu (29/10/2016).

Sejak kecil, ia memamg hobbi dengan olahraga. Setiap pulang sekolah, sore hari selalu rajin latihan di timur rumahnya, yang berada di RT 05/RW 04, Desa Besowo dan itu yang selalu membayangi Asmuin sampai saat ini.

"Masih sangat jelas di mata saya, saat Iqbal berlatih di timur rumahnya," ucap Asmuin sambil mengingat keponakannya itu.

Meski sudah SMA, lanjut Asmuin, Iqbal adalah anak yang penurut. Ketika diminta pertolongan apapun oleh orang tuanya pasti dikerjakan. Selain itu, yang paling terkesan baginya disaat Iqbal ikut hajatan di rumah tetangga, pasti dia tidak bisa membungkus makanan dengan daun jati atu daun pisang.

"Ketika hajatan gitu, pasti hanya diam dan senyum menunggu di bungkuskan berkatnya (makanan)," beber paman Iqbal.

Sementara ayah Iqbal, Parjono saat ditemui di rumah duka tampak berusaha tegar dan mengikhlaskan putranya yang gugur dalam berjuang.

Pria yang sehari-hari sebagai pendidik di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Ngujuran, Bancar itu menceritakan bagaimana kehidupan Iqbal sejak kecil. Kepada bT, sapaan blokTuban.com menggbarkan bagaimana semangat yang dimiliki anaknya itu.

"Dia sosok anak yang berbudi luhur dan tak banyak menuntut," ungkap Parjono dengan senyum keciilnya.

Putra ke-duanya tersebut juga anak yang tidak mau dibanggakan, bahkan setiap tanding di kejuaraan bulutangkis melarang ayahnya untuk menonton. "Bukan karena malu tapi mungkin bisa membuat grogi," kata Parjono.

Masih kata Parjono, Iqbal mulai menyukai olahraga bulutangkis sejak kelas 3 SD. Sebagai orang tua dirinya tidak pernah membatasi hobbi anaknya itu. Kedua orang tua selalu mendorongnya untuk tetap berjuang mencapai cita-cita sebahai atlet profesional bulutangkis.

"Untuk akademik, tetap kita arahkan agar seimbang prestasi dan hobinya," tegasnya.

Sedangkan Tasriah ibu siswa SMA Negeri 1 Jatirogo itu terus menangis ketika sanak saudara datang untuk menyampaikan bela sungkawa. Menurut ibunda Iqbal, dia adalah sosok umat muslim yang taat beribadah dan ahli tirakat. Atlet kebanggaan Jatirogo tersebut memiliki amalan berupa puasa sunnah Senin-Kamis.

"Sejak kelas 1 SMA dia (Iqbal) rutin puasa Senin-Kamis untuk menunjang cita-citanya," kata ibunya sambil mengusap air mata.

Selama ini, dirinya mengaku tidak pernah ada firasat jika akan ditinggal putranya. Namun, yang masih diingat oleh keluarga adalah kata-kata Iqbal yang ingin berhenti berlatih bulutangkis beberapa waktu yang lalu.

"Saya masih teringat kata Iqbal. Setelah Porkab ini, saya mau berhenti latihan dan fokus belajar," ucap Tasriah menirukan Iqbal.

Sejak itulah mungkin pemilik nama lengkap Iqbal Ridho Novian, atlet bulutangkis ganda putra, mulai memilki firasat akan meninggal di usia yang masih sangat muda.[rof/ito]

Tag : iqbal, atlet, tuban



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 07 August 2022 15:00

    Musim Kemarau Tiba, Siapkan Diri Anda

    Musim Kemarau Tiba, Siapkan Diri Anda Setiap pagi hari sejak sebulan lalu, kita sering merasakan dingin. Rasa dingin terasa lebih kuat saat menjelang pagi hari. Hal tersebut merupakan tanda terjadinya masa pancaroba atau bisa disebut dengan...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat