07:00 . Inilah Manfaat Minum Air Putih setelah Bangun Tidur   |   17:00 . Pemkab Tuban Bakal Evaluasi Bansos Lebih Tepat Sasaran   |   16:00 . Jembatan Glendeng Masih Proses Anggaran Lagi?   |   15:00 . Bakpao Buatan Napi Lapas Menggugah Selera   |   14:00 . Tak Terdampak Covid-19, Anak-anak Alihkan BST ke Warga Kurang Mampu   |   07:00 . Awas, Ini Lima Risiko Penyakit Jika Pakai Lipstik Setiap Hari   |   17:00 . Curi Motor di Tuban, Dua Penadah Asal Banyuwangi Dibekuk Polisi   |   16:00 . Tumpukan Ban Bekas Terbakar, Nyaris Merembet ke Bengkel   |   15:00 . Predikat KLA Tuban Naik Jadi Tingkat Madya   |   12:00 . Banyak Warga Miskin Tak Dapat Bansos   |   08:00 . Bigini Landskap Media Digital di Indonesia Versi AMSI   |   07:00 . Lebih Baik Minum Air Panas saat Cuaca Panas, Ini Sebabnya!   |   18:00 . Gandeng Mahasiswa, Kapolres Tuban Bagikan Bansos Kepada Warga Terdampak Covid-19   |   17:00 . Warga Merakurak Meninggal Usai Pesta Miras di Jenu   |   16:00 . Simak Jadwal Dispensasi Perpanjang SIM Yang Habis Masa Berlakunya Saat PPKM   |  
Sun, 01 August 2021
Jl Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Menjelang Lebaran

Penjual Kopyah Dadakan di Pasar Merakurak Laris Manis

bloktuban.com | Thursday, 30 June 2016 10:00

Penjual Kopyah Dadakan di Pasar Merakurak Laris Manis

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Menjelang lebaran penjual Kopyah dan Songkok dadakan di Pasar tradisional Desa Sambonggede, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban laris manis, Kamis (30/6/2016).

Hal ini sudah terjadi sejak puasa memperoleh 21 hari (Malem selikur), yang sebelumnya pembeli kopyah lesu dari pembeli, sekarang kopyah yang dijual para pedagang diburu para pembeli. Sehingga menjadi berkah para penjual kopyah yang berada diareal pasar tradisional.

Salah satu penjual Kopyah dan Songkok, Purnomo mengaku, sebelum menjual kopyah di pasar tradisional ia menjual pernak-pernik atau
aksesoris di areal makam sunan bonang, namun selama satu minggu ini setiap pagi hingga siang hari ia menjual kopyah yang diambil dari
rekannya.

"Selama satu minggu berjualan, mulai puasa dapat 21 kopyah banyak diburu pembeli," ungkap pria 37 tahun itu kepada blokTuban.com.

Larisnya penjualan kopyah tidak luput dari berkah ramadaan, sebelum puasa mendapatkan 21 hari, terkadang hanya mampu menjual kopyah dua
hingga lima kopyah perhari. Namun sekarang bisa menjual hingga 10 sampai 15. Beberapa macam kopyah. Dengan harga yang bervariasi.

"Untuk harga ada yang mulai Rp10 ribu hingga Rp40 ribu," kata Purnomo.[hud/ito]

Tag : Peci, songkok, lebaran, pasar, Sambonggede, merakurak

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat