20:00 . Pemuda Ini Benjol-Benjol Usai Dikeroyok Sekelompok Orang Tak Dikenal   |   19:00 . Warna Hijab Paling Banyak Diminati Remaja, Bikin Kulit Terlihat Lebih Cerah!   |   18:00 . Laris Manis, Aneka Jajanan Murmer Beromzet Ratusan Ribu per Hari   |   09:00 . Rahasia Bisnis Kue Dumbeg Bertahan hingga Tiga Generasi   |   07:00 . Studi Buktikan Lingkungan Hijau dapat Meningkatkan Kesehatan Mental Anak   |   18:00 . Penyuluh Agama Kecamatan Widang Lakukan Gibas Buluh   |   17:00 . Bermodalkan Rp200 Ribu, Pengusaha Kue Ini Beromzet Jutaan   |   13:00 . ORTN BRIN Bersama Anggota DPR RI Bantu Petani Tuban Benih Padi Varietas Inpari Sidenuk   |   12:00 . Bantu Herd Immunity, Wihadi dan Kader Gerindra Tuban Turun Gunung Gelar Vaksinasi   |   09:00 . Jago Bisnis Desain dan Ilustrasi, Pemuda Tuban Diundang ke Wakatobi Ilustrasikan Aset Budaya   |   08:00 . Perempuan Desa Klotok Ini Hasilkan Cuan dari Merajut   |   07:00 . Bermain di Masa Pandemi Jadi Kebutuhan Dasar Anak yang Harus Terpenuhi   |   21:00 . Gemar Buat Kue, Kini Fudgy Brownies Dapur Aga Hadir Di Tuban   |   20:00 . Sate Korea Mr. Baek, Santapan Nikmat Harga Bersahabat   |   18:00 . Baju Bekas Kembali Digemari Jadi Peluang Usaha di Tengah Pandemi   |  
Thu, 21 October 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Kopda Supriyono, Penerjun Payung Marinir

Awalnya Takut, Sekarang Sudah 150 Lebih

bloktuban.com | Sunday, 22 November 2015 00:00

Awalnya Takut, Sekarang Sudah 150 Lebih

Reporter: Dwi Rahayu

blokTuban.com - Ada yang menarik saat aksi penutup dalam rangka HUT Marinir ke 70 di Kabupaten Tuban. Sebab, aksi terjun payung membuat warga berbondong-bondong ke Alun-alun Kota Tuban. Lebih menarik lagi, dari tujuh anggota pasukan penerjun payung, salah satu diantaranya putra Bumi Wali, sebutan Kabupaten Tuban.

Ia bernama Supiyono (35) asal Desa/Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. Keberadaannya menambah kebanggaan warga yang jumlahnya ribuan di seputaran Alun-alun. Sebab, Kabupaten Tuban juga tengah memperingati Hari Jadi yang ke 722.

Setelah terjun payung selesai, blokTuban.com sempat berbincang-bincang dengan Mas Supi, panggilan akrabnya. Ia sekarang bertugas di Kota Surabaya, sebagai Pasukan Khusus Batalion Intai Amfibi I, Korps Marinir Surabaya.

Terhitung sejak 15 tahun lalu, Mas Supi bergabung dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Tahun 2007 ia memulai kiprahnya di pasukan terjun payung. "Awalnya merasa takut, tapi ya itu wajar karena manusiawi," katanya mulai cerita.

Sempat takut, namun rasa itu tidak berlangsung lama. Sebab, dengan pantang menyerah, Mas Supi selalu belajar. Dengan telaten, ia terus menggeluti terjun payung dan ternyata lama-kelamaan mengasyikkan. Sampai saat ini, sudah lebih dari 150 atraksi terjun payung ia jalanilakoni.

"Saya selalu berusaha belajar lebih serius dan tidak pantang menyerah," sambungnya.

Menjadi anggota TNI, menurutnya merupakan cita-cita luhur yang sejak remaja diidamkannya. "Saya memilih profesi TNI karena ingin mengabdi pada Negara dan Bangsa," ungkapnya.

Satu hal yang selalu dipegang teguh Supiyono dalam menjalani setiap hal dalam hidup, terlebih yang berkaitan dengan profesi, ialah terus konsentrasi. Selain itu juga latihan secara intensif untuk mencapai hasil yang maksimal. [dwi/mad]

Tag : TNI, HJT, marinir, profil



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more