Pria Paruh Baya di Tuban Nekat Duel dengan Sajam, Ternyata Sudah Tak Akur Selama 5 Tahun

Reporter : Muhammad Nurkholis

blokTuban.com - Aksi saling duel menggunakan senjata tajam, Sukinar (66) dan Tarmuji (56) warga Dusun Winong, Desa Sugiharjo, Kecamatan/ Kabupaten Tuban ternyata dilatarbelakangi sudah tidak saling tegur sapa selama 5 tahun. 

Hal ini diungkapkan oleh Kapolsek Tuban Kota AKP Budi Friyanto, dari informasi yang didapatkan pihak kepolisian, kedua orang ini ternyata sudah berseteru selama 5 tahun. 

"Mereka sudah 5 tahun tidak akur," ujar AKP Budi Friyanto. 

Dengan kondisi yang tidak harmonis selama 5 tahun tersebut, kedua orang tua ini, jika saling bertemu biasanya akan saling emosi. 

"Dengan tidak akurnya kedua orang ini setiap ketemu mereka akan saling pencuringan (emosi, red)," imbuhnya. 

Dan puncaknya pada hari ini Jumat (10/10/2023) sekitar pukul 12.00 WIB, saat Sukinar melintas depan rumah Tarmuji. Termuji menegur sukinar dengan kalimat "Lapo Mencirang Menciring (kenapa melotot melotot)," menurut pengakuannya.

Tak terima ditegur, Sukinar kemudian mengambil samurai di rumahnya guna berduek dengan Tarmuji. Tarmuji pun tak mau kalah, ia kemudian menggunakan sebuah kapak kecil untuk mengajar Sukinar. 

Dari adu bacok ini Tarmuji harus mendapatkan perawatan di RSUD dr. R. Koesma Tuban, karena mengalami luka berat di bagian dahi, ketiak, dan dada. Sedangkan Sukinar hanya mengalami luka di tubuhnya akibat kena kapak.

Namun Sukinar harus mempertanggungjawabkan perbuatannya, saat ini, ia sudah diamankan oleh Polsek Tuban kota. Dan ia akan di jerat dengan pasal 351 ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun. [Nur/Dwi]

 

 

Temukan konten Berita Tuban menarik lainnya di GOOGLE NEWS