13:00 . Tuban Butuh Data Terpadu Kemiskinan, Petugas Survei Harus Jujur   |   12:00 . Besok, Listrik Sekitar RSUD Tuban Padam 4 Jam   |   11:00 . Air Mineral Kemasan Mini Jadi Tren Suguhan Masyrakat   |   10:00 . Dirjen Pemasyarakatan Kemenkum HAM RI, Kunjungi WAE Lapas Tuban   |   09:00 . Sampah di Desa Ini Dipakai Bayar Asuransi   |   07:00 . Manfaat Menatap Mata Bayi   |   16:00 . Nelayan Tuban Ikuti Seminar Kebersihan Laut dan UKM   |   15:00 . Tudingan Penggelembungan Suara Pilpres, Ini Tanggapan KPU   |   14:00 . Struktural BPD Pongpongan Terbentuk, Ini Komitmennya   |   11:00 . TNI Polri dan Masyarakat Tuban Deklarasi Tolak Kerusuhan   |   10:00 . Sejumlah Progres Kilang Tuban Setelah Kunjungan Pemprov Jatim   |   09:00 . Diskoperindag Canagkan Program Berantas Rentenir   |   08:00 . Ini Komentar Warga Soal Jembatan Tuban-Bojonegoro   |   07:00 . 3 Rumus Jalani Lebaran Sehat   |   19:00 . Meski Kalah, Strategi akan Diterapkan di Liga 2   |  
Mon, 17 June 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Wednesday, 05 June 2019 10:00

Angin Segar di Pasar Besar Mondokan dari HK

Angin Segar di Pasar Besar Mondokan dari HK

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Pasar Besar Tuban di Kelurahan Mondokan, Kecamatan/Kabupaten Tuban mulai ada titik terang. Jadwal hari ini sebenarnya Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) akan mengundang user, tapi diundur besok Kamis (16/5/2019).

Kepala Diskoperindag Tuban, Agus Wijaya menjelaskan pertemuan tersebut dalam rangka memverifikasi user. Apakah melanjutkan kerjasama proyek pasar di Jalan Letda Soecipto atau putus. 

"Kita akan pastikan dulu kesanggupan user," ucap Agus kepada blokTuban.com.

Untuk proses perizinan sendiri langsung diurus user PT Hutama Karya (HK) yang mengajukan. Sementara intansinya hanya bisa memfasilitasi dan memediasi. 

"Saya ingin tahun ini ada progres di Pasar Mondokan. Setelah dibangun fisik dilanjut pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) dari PT HK," terangnya. 

Pantauan di lokasi, pasar yang dibangun sekitar tahun 2000 itu kini banyak ditumbuhi ilalang, bangunan toko juga tak terawat, bahkan tiang atau saka masih berdiri tegak belum menyatu dengan bangunan.

Pembangunan Pasar Besar Tuban sendiri, diperkirakan memakan biaya kurang lebih Rp 450 miliar. Dana sebanyak itu bukan dari APBD, melainkan biaya dari user PT Hutama Karya (HK). 

Nanti setelah beroperasi, pihak HK sistemnya yaitu harus membayar kontribusi tahunan ke Pemkab. Bukan sewa, kalau sewa kecil nilainya.

Pada 15 Februari 2019 lalu, Diskoperindag telah menyelesaikan tandatangan kerjasama dengan PT Hutama Karya. Dengan kerjasama ini, Pasar Besar Tuban (PBT) di Kelurahan Mondokan, Kecamatan Tuban siap dilanjut. [ali/col]

 

Tag : pasar, mondokan

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 21 April 2019 08:00

    Warisan Sejarah di Bumi Wali

    Warisan Sejarah di Bumi Wali Di Tuban banyak sekali wahana wisata yang memang sudah menjadi tujuan para wisatwan domestik maupun non domestik. Namun, sebenarnya bagaimana sih sejarah wisata yang ada di ujung barat Provinsi Jawa...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more