13:00 . 883 CJH Tuban Berangkat Tahun Ini   |   12:00 . Proyek Pipa BAG Diklaim Minim Sosialisasi, Ini Tanggapan Perusahaan   |   11:00 . 82 Masjid ber-SK Belum Lapor Baznas   |   10:00 . Awas !! Gelombang Laut Utara 2,5 Meter   |   09:00 . Ini Status Pengukuran Lahan Kilang Tuban di 3 Desa¬†   |   08:00 . Ini Dia Striker Buruan Persatu   |   07:00 . Bayi Suka Menjulurkan Lidah, Normal Enggak Ya?   |   20:00 . Perdana Buka, Antrean Pengunjung Bioskop Mengular   |   19:00 . Api dari Sampah, Warung di Jalan Pantura Nyaris Ludes Terbakar   |   17:00 . Problematika Penerapan Sistem Zonasi PPDB 2019   |   16:00 . Dinas PM PTSP dan Naker Tuban Cek Kesiapan Bioskop   |   15:00 . Ini Bahasan Konferensi Kepala Desa Se-Kecamatan Soko   |   14:00 . 68 PNS Pensiun, 12 CPNS Terima SK   |   13:00 . Wabup Minta Kontraktor Pemenang Tender Segera Memulai Pengerjaan JLS   |   12:00 . Anggaran Pilkada Tuban 2020 Naik Dua Kali Lipat   |  
Thu, 20 June 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Saturday, 13 April 2019 08:00

Stok Tembakau Kosong, Petani Undur Masa Tanam

Stok Tembakau Kosong, Petani Undur Masa Tanam

Reporter: M. Anang Febri

blokTuban.com - Curah hujan yang tak menentu akhir-akhir ini berpengaruh dengan masa tanam para petani tembakau di wilayah Kabupaten Tuban. Para petani cenderung menunda masa tanam mengingat cuaca yang belum mendukung penanaman tembakau.

Penanaman ditunda lantaran saat ini masih sering hujan sehingga lebih bisa dimanfaatkan proses tanam tumbuhan lain seperti cabai dan jagung.

"Memang kita banyak yang mundur. Biasanya kan bulan 3 sudah ada yang tanam, tapi ini kebanyakan masih ke jagung," kata Karsani, petani di Desa Ngrejeng, Kecamatan Grabagan.

Menurutnya, proses tanam tembakau rencananya akan dilakukan sekitar akhir bulan April atau paling lambat awal Mei. Pada masa-masa itu dipresdiksi curah hujan menurun sehingga cocok untuk menanam tembakau.

"Kita nunggu setelah panen jagung yang akhir ini," tambahnya kepada blokTuban.com, Jumat (12/4/2019).

Sementara petani lain di Desa Ngarum juga menuturkan hal yang sama. Jika sebelumnya 50 persen lebih warga petani yang menanam tembakau memulai pada awal tahun, hal berbeda kini dilakukan. Olah lahan akan dilakukan awal bulan Mei mendatang, sebelum musim kemarau benar-benar datang.

"Harusnya begitu. Tapi kita kan ikuti musim, soalnya masih ada banyak hujan. Tembakau kan hanya butuh cukup air, kalau kebanyakan bisa rusak dan mati," beber Surtrisno.

Di samping minimnya stok tembakau lokal yang kosong, ada pula warga luar kota yang harus gigit jari sebab tak ada tembakau yang bisa dibawa pulang olehnya ke Kota Solo.

"Biasanya kan waktu sekarang ini sudah banyak yang tanam tembakau di sekitar Tuban. Kan bisa pesan lebih dulu. Tapi malah kosong, gak dapat tembakau buat oleh-oleh pulang," ucap Pak Owot dari Solo, Jawa Tengah. [feb/col]

Tag : tembakau, petani

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 21 April 2019 08:00

    Warisan Sejarah di Bumi Wali

    Warisan Sejarah di Bumi Wali Di Tuban banyak sekali wahana wisata yang memang sudah menjadi tujuan para wisatwan domestik maupun non domestik. Namun, sebenarnya bagaimana sih sejarah wisata yang ada di ujung barat Provinsi Jawa...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more