20:00 . Meninggalnya KPPS Tuban Diduga Kuat Kelelahan   |   19:00 . Ketua DPRD Tuban : Pemilu Serentak Perlu Dikaji   |   18:00 . Sempat Pingsan, Anggota KPPS di Semanding Meninggal Dunia   |   17:00 . Beberapa Titik CCTV Akan Dipasang di Gudang Penyimpanan Surat Suara   |   16:00 . Kuliner Ekstrim Biawak, Begini yang Dirasakan Penggemar...   |   12:00 . Rekapitulasi Surat Suara Kecamatan Dijaga Ketat   |   11:00 . Hari Kartini, Pertamina Diskon Bright Gas Rp21.000   |   10:00 . Kamar Kejiwaan Khusus Caleg Gagal di RSUD Koesma Sepi   |   08:00 . Warisan Sejarah di Bumi Wali   |   07:00 . Siapa Saja yang Layak Diundang dalam Pernikahan Anda?   |   06:00 . Hari Kartini 2019, Ini Sejarah & Kutipan Inspiratifnya   |   18:00 . Heboh.....! Emak-emak Bakar Diri   |   17:00 . Stok Aman, Harga Bengkoang Mojomalang Selalu Stabil   |   16:00 . Cikal Bakal Warga Menilo di Makam Eyang Pendek   |   15:00 . Tanpa Didampingi Keluarga, Begini Kondisi SR di RSNU   |  
Mon, 22 April 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Thursday, 11 April 2019 20:00

Perwakilan Blok Media Group Ikuti ToT Cek Fakta

Perwakilan Blok Media Group Ikuti ToT Cek Fakta

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com – Maraknya hoaks dan disinformasi di dunia maya semakin meresahkan. Mengingat sebagian besar masyarakat dunia, termasuk Indonesia adalah pengguna layanan internet yang akrab dengan media sosial.

Selama tanggal 11-14 April 2019, Edy Purnomo dari Blok Media Group (blokTuban.com & blokBojonegoro.com) berkesempatan mewakili Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Jawa Timur untuk mengikuti Training of Trainer (ToT) Google News Initiative Trainin Network, di Aviary Hotel, Tangerang Selatan. ToT ini diikuti oleh 40 peserta perwakilan dari seluruh kota dan provinsi di Indonesia. Training ini diinisiasi oleh Aliansi Jurnalis Independen, Google News Initiative dan Internews.

Cek Fakta, begitu mereka menyebut kelompok pekerja media ini. Terdiri dari orang-orang yang bekerja untuk memastikan kebenaran berita yang sedang viral di tengah masyarakat.

"Jadi sekarang banyak sekali hoaks dan disinformasi yang bertebaran di dunia maya," jelas Sekjend Aji, Revolusi Riza, di lokasi acara, Kamis (11/4/2019).

Dengan adanya jaringan Cek Fakta, Riza merasakan sendiri manfaatnya di dunia jurnalistik. Dia mencontohkan, banyaknya informasi bertebaran ketika terjadi bencana tsunami di Palu, semua jaringan yang dia miliki tidak bisa dihubungi termasuk nomer telepon di kantor instansi setempat.

"Kami masih bingung, itu beneran tsunami di Palu apa tidak? Ada banyak foto-foto beredar tetapi tidak ada yang bisa dikonfirmasi" jelas Riza.

Dengan memanfaatkan beberapa metode di jaringan Cek Fakta, mereka bisa memastikan kebenaran bencana tsunami di Palu. Juga bisa memilah mana video atau foto yang terkait peristiwa Palu dan mana yang bukan.

"Selain itu masih banyak peristiwa-peristiwa lain yang perlu kita cek kebenarannya. Terutama ketika Pilpres," tandasnya.

Peserta dari perwakilan daerah di Indonesia ini digembleng langsung oleh trainer dari Google. Serta dipersiapkan bisa menjadi trainer cek fakta di seluruh Indonesia [hud/col]

Tag : cek, fakta, bmg, tuban, hoaks

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 21 April 2019 08:00

    Warisan Sejarah di Bumi Wali

    Warisan Sejarah di Bumi Wali Di Tuban banyak sekali wahana wisata yang memang sudah menjadi tujuan para wisatwan domestik maupun non domestik. Namun, sebenarnya bagaimana sih sejarah wisata yang ada di ujung barat Provinsi Jawa...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more