16:00 . Pelebaran Jalan, Jalur Ini Sering Macet   |   15:00 . Patroli Gabungan Pasca Pemilu, Petugas Sisir Jalan Nasional   |   09:00 . Lebaran Kurang 10 Hari, Harga Sapi di Pasar Hewan Tuban Anjlok   |   07:00 . Teh Manis Buat Buka Puasa, Sehat Nggak Sih?   |   20:00 . Jelang Hari Raya Komisi VI DPR RI Sidak Pasar Baru Tuban   |   19:00 . Relawan Cinta NKRl Kutuk Petualang Politik Rongrong Wibawa Pemerintah   |   18:00 . PSHT Rayon Jetak Bagi Takjil dan Santuni Anak Yatim   |   17:00 . Macam Macam Sedekah   |   14:00 . Siang Ini WhatsApp, IG, dan FB Kembali Normal   |   13:00 . Dinkes Siapkan 4 Posko Kesehatan di Jalur Pantura   |   12:00 . Jelang Mudik Lebaran, Ratusan Pengemudi Angkutan Umum Dites Urine   |   10:00 . Mengintip Besar Kecilnya THR PNS Tuban   |   09:00 . 4 Fakta Menarik Seputar Musim Kemarau di Tuban   |   08:00 . Disparbudpora Mulai Merehab Tempat Wisata   |   07:00 . Bicara dengan Diri Sendiri Ternyata Bermanfaat, Percaya?   |  
Mon, 27 May 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Thursday, 14 March 2019 09:00

Produksi Arak Ratusan Liter Dalam Lemari Terbongkar

Produksi Arak Ratusan Liter Dalam Lemari Terbongkar

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Tim Saber Miras Polsek Semanding, Polres Tuban berhasil mengungkap produksi Minuman Keras (Miras) jenis arak berskala besar di Desa Tegalagung dan Desa Prunggahankulon.

Dalam pengungkapan itu, Polsek Semanding berhasil menangkap dua orang pelaku yakni Hadi Hariyanto (39) warga RT.03/RW.07 Dusun Krajan, Desa Prunggahan Kulon dan Irawan (28) warga Dusun Sawahan, Desa Tegalagung, Kecamatan Samanding.

Kapolres Tuban, AKBP Nanag Haryono mengungkapkan, tempat produksi arak yang sudah beroprasi selama dua bulan ini dapat dideteksi oleh pihak kepolisian setelah beberapa minggu lalu petugas berhasil menggagalkan pengiriman arak ke Kabupaten Jombang.

"Produksi arak berskala besar ini berhasil dibongkar petugas setelah Polsek Widang berhasil menggagalkan pengiriman ke Kabupaten Jombang, kemudian kita keler sampai ke tempat produksi ini," ungkap  Kapolres Tuban, AKBP. Nanang Haryono saat Press Rilis, Kamis (14/3/2019).

Dia menambahkan, untuk mengelabuhi petugas, pelaku produksi arak di Desa Tegalagung melakukannya di sebuah tempat yang sangat bersembunyi, yakni sebuah gudang belakang rumah lalu menutup pintu gudang itu dengan sebuah almari sehingga tidak berbau sampai keluar.

"Dalam sehari bisa memproduksi arak siap jual sampai 400 liter, sedangkan pelaku di Desa Prunggahankulon bisa produksi sampai 90 liter perhari," tandasnya.

Kapolres Tuban juga menegaskan, untuk tahun 2019 ini Bumi Wali ditargetkan zero dari miras. Maka dari itu, petugas akan terus berupaya mengungkap produksi arak di wilayah hukum Polres Tuban.

"Tahun 2019 Kami targetkan Kabupaten Tuban zero miras," pungkasnya.

Dalam pengungkapan dua tempat produksi arak tersebut petugas berhasil mengamankan Barang Bukti (BB) berupa 3 dandang, 5 kompor, 16 tabung LPG, baceman arak 8.600 liter, 521 liter arak siap edar, serta alat produksi arak yang menggunakan energi listrik.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya, pelaku dijerat Pasal 204 ayat 1 KUHP dan Pasal 140 Jo Pasal 86 ayat 2 UU RI No. 18 Tahun 2012 tentang pangan dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun. [hud/rom]

miras-tuban2

Tag : arak, produksi arak, arak tuban

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 21 April 2019 08:00

    Warisan Sejarah di Bumi Wali

    Warisan Sejarah di Bumi Wali Di Tuban banyak sekali wahana wisata yang memang sudah menjadi tujuan para wisatwan domestik maupun non domestik. Namun, sebenarnya bagaimana sih sejarah wisata yang ada di ujung barat Provinsi Jawa...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more