15:00 . Bupati: Tugas Guru PAI Kenalkan Konsep Islam Rahmatan Lil 'Alamin   |   14:00 . Di Hari Keluarga, Sekda Tuban Ajak 3 Jam Abaikan Medsos   |   13:00 . Generasi Tuban Harus Dikenalkan Islam Ramah   |   12:00 . Musim Kemarau, Ribuan Warga Tumpengan di Sumber Mata Air Bektiharjo   |   09:00 . Polisi Ringkus Empat Pelaku Pengeroyokan di Warung Tuak Palang   |   08:00 . Hari Koperasi, Sekda: Manfaatkan Teknologi Digital   |   07:00 . Bosan Camilan dan Permen, Bingkisan Ulang Tahun Anak Ini Lebih OK   |   06:00 . Jemaah Haji Tuban Akan Dapat Menu 'Pedas Asin' di Tanah Suci   |   22:00 . Dialog Kemenag: Semua Agama Mengajarkan Kedamaian   |   21:00 . Masalah Rumah Pasutri Mentoro Diblokade Warga Sudah Beres   |   20:00 . Wabup dan Kapolres Resmikan Masjid Berusia 2 Abad   |   19:00 . Polres Tuban Sosialisasikan Bahaya Narkoba kepada Pelajar   |   18:00 . Disdukcapil Sosialisasi Kebijakan kepada OPSi Kecamatan Soko   |   17:00 . FMM Serahkan Angkutan Limbah B3 ke Puskesmas Jenu   |   15:00 . Ini Penjelasan Kadisparbudpora Soal Batalnya Pentas Rampak Bedug   |  
Wed, 17 July 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Sunday, 06 January 2019 16:00

Tak Terawat, Embung Ini Penuh Sampah Rumah Tangga

Tak Terawat, Embung Ini Penuh Sampah Rumah Tangga

Reporter: M. Anang Febri

blokTuban.com - Bangunan embung yang ada di Desa Maibit, Kecamatan Rengel seakan berubah fungsi utamanya. Embung yang dibuat dari kolaborasi BUMDes itu, sempat beberapa kali rusak dan dibangun lagi. Namun, saat ini embung yang juga digunakan para petani untuk mengairi sawah itu penuh sampah.

Warga sekitar, Sugiyo ketika ditemui blokTuban.com di sekitar persawahan dekat embung mengatakan, bangunan embung jadi penuh sampah sebab terbawa arus air.

"Kalau hujan lebat, air mengalirnya kan deras. Lha pas itu sampah-sampah ini kebawa sampai embung," paparnya.

Menurutnya, aneka jenis sampah rumah tangga, baik plastik, dedaunan, hingga popok-popok bekas yang terseret ke dalam embung, juga tak lepas dari pola masyarakat akan kesadaran membuang sampah yang tidak pada tempatnya. 

Ditambahkan warga lain yang menuturkan hal senada. Kondisi embung yang tercemar sebab sampah-sampah rumah tangga memiliki sangkut pautan dengan kesadaran warga yang masih minim tentang pengelolaan sampah.

"Nggak dipungkiri juga kalau kesadaran masyarakat buang sampah pada tempatnya itu masih kurang," ujar Heri.

Pemuda yang juga sebagai guru di salah satu SMK di Kecamatan Rengel itu berharap masyarakat berperan aktif mengatasi persoalan sampah tersebut.

"Padahal di Maibit sudah ada bak khusus untuk pembuangan sampah umum lho. Itu kalau dimaksimalkan tentu lebih baik," tandasnya. [feb/col] 

 

Tag : embung, sampah

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 21 April 2019 08:00

    Warisan Sejarah di Bumi Wali

    Warisan Sejarah di Bumi Wali Di Tuban banyak sekali wahana wisata yang memang sudah menjadi tujuan para wisatwan domestik maupun non domestik. Namun, sebenarnya bagaimana sih sejarah wisata yang ada di ujung barat Provinsi Jawa...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more