19:00 . Sempat Menolak, Bruntas Pradoto Terima Mandat Jadi Ketua Pepadi   |   17:00 . PT Pertamina EP Asset 4 Field Cepu Resmikan Program CSR Bidang Pendidikan   |   16:00 . Setelah Lama Mati Suri, Hari Ini Pepadi Bangkit Kembali   |   15:00 . Sergab, Bulog Terima 70 Ton beras dari Petani   |   14:00 . Vendor Gathering, BPJS Sosialisasikan Program   |   13:00 . Bupati Fathul Huda Minta Pers Tetap Kritis   |   12:00 . Penjual Minuman Beralkohol di 3 Kecamatan Diminta Urus Ijin   |   10:00 . Duh...! Penjual Sate Simpan Arak Dalam Termos Nasi   |   09:00 . Turnamen Futsal Antar Instansi Meriahkan Puncak HPN PWI Tuban   |   08:00 . Pertamina EP Raih Best of The Best APQ Awards 2019   |   07:00 . Dua Alasan Kenapa Kita Suka Menunda-Nunda (dan Solusinya)   |   21:00 . Semen Indonesia Mulai Gelar Bimbingan Manasik Haji di Tuban   |   17:00 . Kodim 0811 Tuban Matangkan Persiapan Penutupan TMMD   |   16:00 . Hari Perdana UNBK, Siswa SMK Mengaku Grogi   |   15:00 . ULAR SANCA KEMBANG TERTANGKAP WARGA BANGILAN   |  
Wed, 27 March 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Sunday, 06 January 2019 16:00

Tak Terawat, Embung Ini Penuh Sampah Rumah Tangga

Tak Terawat, Embung Ini Penuh Sampah Rumah Tangga

Reporter: M. Anang Febri

blokTuban.com - Bangunan embung yang ada di Desa Maibit, Kecamatan Rengel seakan berubah fungsi utamanya. Embung yang dibuat dari kolaborasi BUMDes itu, sempat beberapa kali rusak dan dibangun lagi. Namun, saat ini embung yang juga digunakan para petani untuk mengairi sawah itu penuh sampah.

Warga sekitar, Sugiyo ketika ditemui blokTuban.com di sekitar persawahan dekat embung mengatakan, bangunan embung jadi penuh sampah sebab terbawa arus air.

"Kalau hujan lebat, air mengalirnya kan deras. Lha pas itu sampah-sampah ini kebawa sampai embung," paparnya.

Menurutnya, aneka jenis sampah rumah tangga, baik plastik, dedaunan, hingga popok-popok bekas yang terseret ke dalam embung, juga tak lepas dari pola masyarakat akan kesadaran membuang sampah yang tidak pada tempatnya. 

Ditambahkan warga lain yang menuturkan hal senada. Kondisi embung yang tercemar sebab sampah-sampah rumah tangga memiliki sangkut pautan dengan kesadaran warga yang masih minim tentang pengelolaan sampah.

"Nggak dipungkiri juga kalau kesadaran masyarakat buang sampah pada tempatnya itu masih kurang," ujar Heri.

Pemuda yang juga sebagai guru di salah satu SMK di Kecamatan Rengel itu berharap masyarakat berperan aktif mengatasi persoalan sampah tersebut.

"Padahal di Maibit sudah ada bak khusus untuk pembuangan sampah umum lho. Itu kalau dimaksimalkan tentu lebih baik," tandasnya. [feb/col] 

 

Tag : embung, sampah

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 04 March 2019 08:00

    Pondok Literasi

    Pondok Literasi Saat ini lagi gencar-gencarnya gerakan litersai. Di mana-mana ada komunitas baca, tadarus puisi dan dan bedah buku, yang arahnya untuk menumbuhkan cinta membaca. Baru sebagian kecil kegiatan di Kabupaten...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more