19:00 . Sempat Menolak, Bruntas Pradoto Terima Mandat Jadi Ketua Pepadi   |   17:00 . PT Pertamina EP Asset 4 Field Cepu Resmikan Program CSR Bidang Pendidikan   |   16:00 . Setelah Lama Mati Suri, Hari Ini Pepadi Bangkit Kembali   |   15:00 . Sergab, Bulog Terima 70 Ton beras dari Petani   |   14:00 . Vendor Gathering, BPJS Sosialisasikan Program   |   13:00 . Bupati Fathul Huda Minta Pers Tetap Kritis   |   12:00 . Penjual Minuman Beralkohol di 3 Kecamatan Diminta Urus Ijin   |   10:00 . Duh...! Penjual Sate Simpan Arak Dalam Termos Nasi   |   09:00 . Turnamen Futsal Antar Instansi Meriahkan Puncak HPN PWI Tuban   |   08:00 . Pertamina EP Raih Best of The Best APQ Awards 2019   |   07:00 . Dua Alasan Kenapa Kita Suka Menunda-Nunda (dan Solusinya)   |   21:00 . Semen Indonesia Mulai Gelar Bimbingan Manasik Haji di Tuban   |   17:00 . Kodim 0811 Tuban Matangkan Persiapan Penutupan TMMD   |   16:00 . Hari Perdana UNBK, Siswa SMK Mengaku Grogi   |   15:00 . ULAR SANCA KEMBANG TERTANGKAP WARGA BANGILAN   |  
Wed, 27 March 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Friday, 28 December 2018 11:00

Dinkes Klaim Pasien HIV/AIDS di Tuban Turun

Dinkes Klaim Pasien HIV/AIDS di Tuban Turun

Reporter: Nidya Marfis H.

blokTuban.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tuban mencatat jumlah warga yang terjangkit penyakit HIV/AIDS di tahun 2018 mengalami penurunan.

Dalam kurun waktu empat tahun terakhir jumlah HIV/AIDS mengalami penurunan. Pada tahun ini 2018 jumlah HIV/AIDS mengalami penurunan hampir 50 persen. Pada tahun lalu tercatat ada 310 pasien baru, sedangkan pada tahun 2018 sampai dengan bulan November tercatat ada 163 pasien baru.
 
"Alhamdulillah ada penurunan,"ungkap Kepala Seksi (Kasi) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM), Agus Waskitho.

Lebih lanjut, kebanyakan yang terjangkit HIV/AIDS pada usia produktif antara usia 25 hingga 45 tahun, dan penyebab terbanyak karena pergaulan sex bebas.

Selain itu Kasi P2PM menambahkan, yang masih menjadi persoalan utama hingga saat ini, cara pandang dan cara pikir (mindset) masyarakat terhadap pasien HIV/AIDS. Masih banyak masyarakat yang mengucilkan beranggapan apabila berdekatan dengan pasien langsung bisa tertular, padahal hal yang bisa membuat menual yaitu melalu cairan seperma, cairan vagina, darah dan air susu, selain itu tidak ada.

Untuk itu ia berharap kepada masayarakat, apabila di lingkungannya ada pasien HIV/AIDS jangan dikucilkan, seharusnya malah diberikan dukungan semangat agar pasien semakin semagat menjalani kehidupannya.

"Seharusnya diberi dukungan jangan dikucilkan, karena kalau dikucilkan pasin akan setres dan semakin berdampak buruk untuk kesehatannyan," ungkapnya. [nid/rom]

Jumlah data pasien HIV/AIDS di Kabupaten Tuban:
2015 = 328
2016 = 255
2017 = 310
2018 = 163 (hingga bulan November).

Tag : HIV/AIDS, penyakit

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 04 March 2019 08:00

    Pondok Literasi

    Pondok Literasi Saat ini lagi gencar-gencarnya gerakan litersai. Di mana-mana ada komunitas baca, tadarus puisi dan dan bedah buku, yang arahnya untuk menumbuhkan cinta membaca. Baru sebagian kecil kegiatan di Kabupaten...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more