15:00 . Bupati: Tugas Guru PAI Kenalkan Konsep Islam Rahmatan Lil 'Alamin   |   14:00 . Di Hari Keluarga, Sekda Tuban Ajak 3 Jam Abaikan Medsos   |   13:00 . Generasi Tuban Harus Dikenalkan Islam Ramah   |   12:00 . Musim Kemarau, Ribuan Warga Tumpengan di Sumber Mata Air Bektiharjo   |   09:00 . Polisi Ringkus Empat Pelaku Pengeroyokan di Warung Tuak Palang   |   08:00 . Hari Koperasi, Sekda: Manfaatkan Teknologi Digital   |   07:00 . Bosan Camilan dan Permen, Bingkisan Ulang Tahun Anak Ini Lebih OK   |   06:00 . Jemaah Haji Tuban Akan Dapat Menu 'Pedas Asin' di Tanah Suci   |   22:00 . Dialog Kemenag: Semua Agama Mengajarkan Kedamaian   |   21:00 . Masalah Rumah Pasutri Mentoro Diblokade Warga Sudah Beres   |   20:00 . Wabup dan Kapolres Resmikan Masjid Berusia 2 Abad   |   19:00 . Polres Tuban Sosialisasikan Bahaya Narkoba kepada Pelajar   |   18:00 . Disdukcapil Sosialisasi Kebijakan kepada OPSi Kecamatan Soko   |   17:00 . FMM Serahkan Angkutan Limbah B3 ke Puskesmas Jenu   |   15:00 . Ini Penjelasan Kadisparbudpora Soal Batalnya Pentas Rampak Bedug   |  
Wed, 17 July 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Friday, 09 November 2018 12:00

Karang Cerita Jadi Korban Begal, Kasmonat Kini Berstatus Saksi

Karang Cerita Jadi Korban Begal, Kasmonat Kini Berstatus Saksi

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Seorang pria bernama Kasmonat (36) asal Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban kini berstatus saksi, setelah mengarang cerita menjadi korban pembegalan di jalan raya Pertigaan Jambon Desa Sumurgung Kecamatan/Kabupaten Tuban, Kamis (8/11/2018) malam.

Hal itu diungkapkan oleh Kapolsek Tuban Kota, AKP Subagiyo. Menurutnya setelah pria tersebut diperiksa luar serta rotgen di RSUD dr. Koesma Tuban, hasilnya tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan serta mengakui jika kejadian itu hoak alias bohong, pria tersebut saat ini berstatus sebagai saksi.

"Sekarang masih berada di RSUD, dan statusnya sementara ini sebagai saksi," terang Kapolsek kepada sejumlah wartawan, Jumat (9/11/2018).

Dia juga menambahkan, status saksi ini bisa juga berubah tergantung nanti, karena pihak Polres Tuban hingga saat ini masih terus mendalami dan mengumpulkan keterangan-keterangan dari para saksi lain terkait dengan kejadian ini.

"Kami masih menunggu petunjuk dari pimpinan dan mengumpulkan keterangan-keterangan," tambahnya.

Menurut Kapolsek, dari hasil penyelidikan sementara ini, motif pria tersebut mengaku berbohong menjadi korban pembegalan agar istrinya tidak menanyakan uang sebesar Rp3.300.000 yang dibawanya.

Diketahui, sebelumnya Kasmonat mengaku sekitar pukul 18.00 Wib hendak pulang ke rumah. Sampai di pertigaan Jambon Desa Sumurgung, pelaku mengaku dihadang empat orang laki-laki dengan ciri-ciri berbadan tegap menggunakan masker penutup muka dan ia dianiaya, kemudian diambil dompet beserta uang Rp3.300.000 di dalamnya, serta pakaiannya juga dilucuti. [hud/rom]

Tag : begal, hoax, korban, bohong, karang cerita, kasmonat

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 21 April 2019 08:00

    Warisan Sejarah di Bumi Wali

    Warisan Sejarah di Bumi Wali Di Tuban banyak sekali wahana wisata yang memang sudah menjadi tujuan para wisatwan domestik maupun non domestik. Namun, sebenarnya bagaimana sih sejarah wisata yang ada di ujung barat Provinsi Jawa...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more