16:00 . Setelah Lama Mati Suri, Hari Ini Pepadi Bangkit Kembali   |   15:00 . Sergab, Bulog Terima 70 Ton beras dari Petani   |   14:00 . Vendor Gathering, BPJS Sosialisasikan Program   |   13:00 . Bupati Fathul Huda Minta Pers Tetap Kritis   |   12:00 . Penjual Minuman Beralkohol di 3 Kecamatan Diminta Urus Ijin   |   10:00 . Duh...! Penjual Sate Simpan Arak Dalam Termos Nasi   |   09:00 . Turnamen Futsal Antar Instansi Meriahkan Puncak HPN PWI Tuban   |   08:00 . Pertamina EP Raih Best of The Best APQ Awards 2019   |   07:00 . Dua Alasan Kenapa Kita Suka Menunda-Nunda (dan Solusinya)   |   21:00 . Semen Indonesia Mulai Gelar Bimbingan Manasik Haji di Tuban   |   17:00 . Kodim 0811 Tuban Matangkan Persiapan Penutupan TMMD   |   16:00 . Hari Perdana UNBK, Siswa SMK Mengaku Grogi   |   15:00 . ULAR SANCA KEMBANG TERTANGKAP WARGA BANGILAN   |   14:00 . Surat Suara Pemilu 2019 Sudah Terpenuhi, Ini Jumlahnya   |   13:00 . Tuban Targetkan 840 Sekolah Ramah Anak di 2019   |  
Tue, 26 March 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Wednesday, 07 November 2018 20:00

Pemdes Magersari Selesaikan Soal Kependudukan Pengungsi Bencana Palu

Pemdes Magersari Selesaikan Soal Kependudukan Pengungsi Bencana Palu

Reporter: Mochamad Nur Rofiq 

blokTuban.com - Sebagian korban bencana Gempa Bumi dan Tsunami Palu-Donggala Sulawesi Tengah (Sulteng) mengungsi di Kabupaten Tuban. Di Desa Magersari, Kecamatan Plumpang misalnya, di sana terdapat ratusan korban yang mengungsi. 

Sekretaris Taruna Tanggap Bencana (Tagana) Tuban, A. Isful Fuadi mengatakan saat ini tidak kurang dari 150 mengungsi di sana. Sebelumnya mereka pulang dengan dijemput pihak Tagana di Bandara Juanda maupun Bandara Abdul Saleh Malang. 

"Data yang kita punya di Desa Magersari ada 150 pengungsi," kata Fuad kepada blokTuban.com, Rabu (7/11/2018).

Sementara pihak Pemerintah Desa (Pemdes) setempat mengaku, mereka saat ini difasilitasi sebagaimana warga asli. Anak-anak mereka juga mendapatkan hak pendidikan layaknya anak lainnya. 

"Alhamdulillah Pemdes sudah bisa memberikan fasilitas pendidikan bagi anak korban bencana Gempa dan Tsunami Palu yang mengungsi di Magersari," kata Kepala Desa (Kades) setempat, Mohammad Widardi pasca kegiatan pemberian bantuan oleh LAZISNU dan Baznas Tuban. 

Pihak Pemdes juga menegaskan akan segera menyelesaikan status kependudukan mereka (pengungsi). Sebab dikhawatirkan mereka memiliki data kependudukan ganda. 

"Berkaitan kependudukan semoga bisa terselesaikan, karena khawatir masih ada yang ber KTP ganda walaupun sudah ada e-KTP," pungkasnya. [rof/col]

Tag : palu, korban

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 04 March 2019 08:00

    Pondok Literasi

    Pondok Literasi Saat ini lagi gencar-gencarnya gerakan litersai. Di mana-mana ada komunitas baca, tadarus puisi dan dan bedah buku, yang arahnya untuk menumbuhkan cinta membaca. Baru sebagian kecil kegiatan di Kabupaten...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more