09:00 . 4 Pelaku Pengroyokan Pemuda di Semanding Ditangkap, Dua DPO   |   08:00 . 100 PKL Terlibat Jajakan 8.000 Makanan Gratis   |   07:00 . 6 Cara Menghadapi Perilaku Agresif Anak   |   22:00 . Dari Bambu Apus, Gapura Pesta Rakyat Ikonik   |   21:00 . Kebut Persiapan Pesta Rakyat Bareng Pertamina   |   20:00 . Besok Malam, Ada Pesta Rakyat di Alun-Alun Tuban   |   19:00 . Diduga Gangguan Mental, Pria di Gedongombo Nyaris Bakar Rumah Sendiri   |   17:00 . Memasuki Musim Penghujan, BPBD Masih Lakukan Droping Air   |   16:00 . Matangkan Persiapan, LO Festival Drumband Tuban Gelar Rakor   |   15:00 . Paguyuban Becak Wisata Gelar Coblosan   |   12:00 . Pegawai Bank dan Penjaga Sekolah Terlibat Kecelakaan   |   11:00 . Keselamatan Nelayan Prioritas Utama Operasi Industri Hulu Migas   |   10:00 . Ketua Bhayangkari Jatim, Minta Ibu Bhayangkari Waspada Hoaks   |   09:00 . Tak Bisa Berbuat Banyak, Petani Berharap Hujan   |   08:00 . Prakiraan Cuaca Hari ini, Tuban Terang   |  
Fri, 16 November 2018
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Wednesday, 07 November 2018 20:00

Pemdes Magersari Selesaikan Soal Kependudukan Pengungsi Bencana Palu

Pemdes Magersari Selesaikan Soal Kependudukan Pengungsi Bencana Palu

Reporter: Mochamad Nur Rofiq 

blokTuban.com - Sebagian korban bencana Gempa Bumi dan Tsunami Palu-Donggala Sulawesi Tengah (Sulteng) mengungsi di Kabupaten Tuban. Di Desa Magersari, Kecamatan Plumpang misalnya, di sana terdapat ratusan korban yang mengungsi. 

Sekretaris Taruna Tanggap Bencana (Tagana) Tuban, A. Isful Fuadi mengatakan saat ini tidak kurang dari 150 mengungsi di sana. Sebelumnya mereka pulang dengan dijemput pihak Tagana di Bandara Juanda maupun Bandara Abdul Saleh Malang. 

"Data yang kita punya di Desa Magersari ada 150 pengungsi," kata Fuad kepada blokTuban.com, Rabu (7/11/2018).

Sementara pihak Pemerintah Desa (Pemdes) setempat mengaku, mereka saat ini difasilitasi sebagaimana warga asli. Anak-anak mereka juga mendapatkan hak pendidikan layaknya anak lainnya. 

"Alhamdulillah Pemdes sudah bisa memberikan fasilitas pendidikan bagi anak korban bencana Gempa dan Tsunami Palu yang mengungsi di Magersari," kata Kepala Desa (Kades) setempat, Mohammad Widardi pasca kegiatan pemberian bantuan oleh LAZISNU dan Baznas Tuban. 

Pihak Pemdes juga menegaskan akan segera menyelesaikan status kependudukan mereka (pengungsi). Sebab dikhawatirkan mereka memiliki data kependudukan ganda. 

"Berkaitan kependudukan semoga bisa terselesaikan, karena khawatir masih ada yang ber KTP ganda walaupun sudah ada e-KTP," pungkasnya. [rof/col]

Tag : palu, korban

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Wednesday, 14 November 2018 15:00

    Pelatihan Menulis Bersama EMCL dan Tempo Institute

    Tulisan Tiga Wartawan Bojonegoro Terbaik

    Tulisan Tiga Wartawan Bojonegoro Terbaik Selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu (12-14/11/2018), awak media dari Kabupaten Bojonegoro, Tuban dan Blora mengikuti pelatihan menulis feature/story telling dan digital marketing di Disaster Oasis, KM 21,5, Sleman,...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 10 November 2018 10:00

    Pengumuman: Seleksi dan Rekrutmen P2KTD PID Tuban

    Pengumuman: Seleksi dan Rekrutmen P2KTD PID Tuban Sehubungan dengan pelaksanaan Tahapan Program Inovasi Desa (PID) Tahun Anggaran 2018 di Kabupaten Tuban, maka Tim Inovasi Kabupaten (TIK) PID membuka seleksi dan rekrutmen Pengelola Penyedia Peningkatan Kapasitas Teknis Desa...

    read more