16:00 . Setelah Lama Mati Suri, Hari Ini Pepadi Bangkit Kembali   |   15:00 . Sergab, Bulog Terima 70 Ton beras dari Petani   |   14:00 . Vendor Gathering, BPJS Sosialisasikan Program   |   13:00 . Bupati Fathul Huda Minta Pers Tetap Kritis   |   12:00 . Penjual Minuman Beralkohol di 3 Kecamatan Diminta Urus Ijin   |   10:00 . Duh...! Penjual Sate Simpan Arak Dalam Termos Nasi   |   09:00 . Turnamen Futsal Antar Instansi Meriahkan Puncak HPN PWI Tuban   |   08:00 . Pertamina EP Raih Best of The Best APQ Awards 2019   |   07:00 . Dua Alasan Kenapa Kita Suka Menunda-Nunda (dan Solusinya)   |   21:00 . Semen Indonesia Mulai Gelar Bimbingan Manasik Haji di Tuban   |   17:00 . Kodim 0811 Tuban Matangkan Persiapan Penutupan TMMD   |   16:00 . Hari Perdana UNBK, Siswa SMK Mengaku Grogi   |   15:00 . ULAR SANCA KEMBANG TERTANGKAP WARGA BANGILAN   |   14:00 . Surat Suara Pemilu 2019 Sudah Terpenuhi, Ini Jumlahnya   |   13:00 . Tuban Targetkan 840 Sekolah Ramah Anak di 2019   |  
Tue, 26 March 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Wednesday, 24 October 2018 12:00

Beraksi di Bumi Wali, 4 Spesialis Begal Truk Didor Polisi

Beraksi di Bumi Wali, 4 Spesialis Begal Truk Didor Polisi

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Tim Resmob Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tuban berhasil melumpuhkan komplotan begal spesialis perampasan truk antar provinsi yang beraksi di Bumi Wali sebutan lain Kabupaten Tuban, Rabu (24/10/2018) dini hari.

Informasi yang dihimpun blokTuban.com, komplotan begal yang terdiri dari empat orang tersebut berhasil dilumpuhkan dengan cara ditembak mati oleh petugas lantaran berusaha menerobos saat dilakukan penghadangan di Jalan Raya Jatipeteng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban.

"Saat dilakukan penghadangan mobil kemudikan komplotan begal berusaha menerobos, sehingga petugas melepaskan tembakan peringatan," terang Kapolres Tuban, AKBP Nanang Haryono saat Press Release di Mapolres setempat.

Karena tidak indahkan dan pengemudi terus melajukan kendaraanya akhirnya petugas melakukan tindakan tegas dan terukur dengan melakukan penembakan kearah kaca depan, kaca belakang dan ban belakang sebelah kiri sehingga mobil yang dikemudiakan komplotan begal oleh dan menabrak pohon jati.

Setelah menghantam pohon jati, komplotan begal masih berusaha menyerang petugas dengan menggunakan senjata api serta senjata tajam (Sajam) jenis clurit dan golok. Sehingga petugas terpaksa melumpuhkan komplotan begal itu dengan melepaskan tembakan terukur yang mengakibatkan keempatnya meninggal dunia.

"Saat akan ditangkap mereka menyerang petugas dengan menggunakan senjata api dan sajam sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur yakni penembakan terhadap komplotan begal itu hingga keempatnya meninggal dunia," tandas Kapolres.

Keempat komplotan begal tersebut tewas semuanya, satu orang di antaranya meninggal dunia di dalam mobil sedangkan ketiganya meninggal dunia di luar mobil. Untuk saat ini ke empat jenazah berada di kamar jenazah RSUD Dr Koesma Tuban untuk diotopsi.

Sekedar diketahui, sebelum komplotan begal itu diintai oleh petugas Polres Tuban mereka telah melakukan pencurian unit Truk Mitsubishi milik warga Desa Guwoterus, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban, dengan kerugian ditaksir mencapai Rp160 juta.[hud/ito]

Tag : begal, truk, tuban

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 04 March 2019 08:00

    Pondok Literasi

    Pondok Literasi Saat ini lagi gencar-gencarnya gerakan litersai. Di mana-mana ada komunitas baca, tadarus puisi dan dan bedah buku, yang arahnya untuk menumbuhkan cinta membaca. Baru sebagian kecil kegiatan di Kabupaten...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more