16:00 . Setelah Lama Mati Suri, Hari Ini Pepadi Bangkit Kembali   |   15:00 . Sergab, Bulog Terima 70 Ton beras dari Petani   |   14:00 . Vendor Gathering, BPJS Sosialisasikan Program   |   13:00 . Bupati Fathul Huda Minta Pers Tetap Kritis   |   12:00 . Penjual Minuman Beralkohol di 3 Kecamatan Diminta Urus Ijin   |   10:00 . Duh...! Penjual Sate Simpan Arak Dalam Termos Nasi   |   09:00 . Turnamen Futsal Antar Instansi Meriahkan Puncak HPN PWI Tuban   |   08:00 . Pertamina EP Raih Best of The Best APQ Awards 2019   |   07:00 . Dua Alasan Kenapa Kita Suka Menunda-Nunda (dan Solusinya)   |   21:00 . Semen Indonesia Mulai Gelar Bimbingan Manasik Haji di Tuban   |   17:00 . Kodim 0811 Tuban Matangkan Persiapan Penutupan TMMD   |   16:00 . Hari Perdana UNBK, Siswa SMK Mengaku Grogi   |   15:00 . ULAR SANCA KEMBANG TERTANGKAP WARGA BANGILAN   |   14:00 . Surat Suara Pemilu 2019 Sudah Terpenuhi, Ini Jumlahnya   |   13:00 . Tuban Targetkan 840 Sekolah Ramah Anak di 2019   |  
Tue, 26 March 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Saturday, 20 October 2018 13:00

Gadis Asal Tegalagung Jadi Korban Begal Saat Pulang Kerja

Gadis Asal Tegalagung Jadi Korban Begal Saat Pulang Kerja

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Insiden pembegalan terhadap seorang pengendara motor terjadi di jalan jangkar, Desa Tegalagung, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Jumat (19/10/2018), sekitar pukul 22.00 WIB. Korban diketahui bernama Sinta Dewi Susanti (19), warga Dusun Ndukoh, Desa Tegalagung, Kecamatan Semanding.

Kejadian itu berawal saat, Sinta yang merupakan karyawati toko roti Lily di jalan Lukman Hakim, Tuban sedang perjalanan pulang kerja. Namun, tiba-tiba ada dua orang yang membuntutinya ketika berada di Jembatan Karang dekat kios buah.

Kemudian Sinta dipepet pelaku yang mengendarai kendaraan Vario 150 CC warna hitam dop, saat menuju jalan rumahnya. Hingga akhirnya motor beat merah nopol S 6246 EY yang dikendarai Sinta ditabrak dari samping kanan dan terjatuh.

"Awalnya saya dipepet sejak di jembatan karang, akhirnya ditabrak saat perjalanan menuju rumah dari arah timur ke barat di jalan arah warung jangkar," kata Sinta, Sabtu (20/10/2018).

Didampingi ibunya, seorang gadis yang baru enam bulan bekerja di toko roti itupun menunjukkan sejumlah luka di tubuhnya. Di antaranya, luka memar di tangan, kaki, hingga luka lebam pada bagian mata.

"Saya sempat berusaha menahan kendaraan agar tidak diambil pelaku, tapi kekuatan saya kalah dengan kekuatan dua orang begal. Baru setelah begal pergi saya minta tolong warga," imbuh Sinta.

Lebih lanjut, Sinta mengungkapkan, barang miliknya yang diambil pelaku yaitu sebuah Handphone dan juga motor miliknya.

Informasi yang diterimanya sampai saat ini pelaku masih berada di Tuban, hal itu diketahuinya dari petugas kepolisian yang mengecek keberadaan hp milik korban. "Dicek polisi katanya masih di Tuban, sudah saya laporkan di Polsek Semanding," pungkasnya.[hud/ito]

Tag : begal, tuban, tegalagung, semanding

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 04 March 2019 08:00

    Pondok Literasi

    Pondok Literasi Saat ini lagi gencar-gencarnya gerakan litersai. Di mana-mana ada komunitas baca, tadarus puisi dan dan bedah buku, yang arahnya untuk menumbuhkan cinta membaca. Baru sebagian kecil kegiatan di Kabupaten...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more