13:00 . 12 Ruangan SDN Ngrayung Berlumpur, BPBD dan Guru Lakukan Penyemprotan   |   12:00 . Truk Muat Ayam Nyungsep, Sopir dan Penumpang Selamat   |   11:00 . BPBD Tuban Catat Banjir Terjadi di 11 Kecamatan, Korban Jiwa 1 Orang   |   10:00 . Polisi Bubarkan Aksi Trek-Trekan di Jalan Soekarno-Hatta Tuban   |   09:00 . Sering Picu Kecelakaan, Jalan Berlubang Kembali di Tanami Pohon Pisang   |   08:00 . Diancam Pohon Tumbang Tepian Bengawan, Warga Simo Kerja Swadaya   |   07:00 . Lebih Sehat dengan Bangun Pagi, Begini Cara Menjadi Morning Person   |   20:00 . AMSI Rumuskan Strategi Mendorong Ekosistem Digital yang Adil bagi Media Siber   |   19:00 . Tuban Banjir, Hingga Minggu Malam Hujan Belum Reda   |   15:00 . Marak ODGJ Awal Tahun 2021, Ini Kata Kasatpol PP Tuban   |   14:00 . Operasi Yustisi, 4 Orang Tak Pakai Masker Diminta Push Up   |   12:00 . Pemkab Tuban Inginkan Jalan Pantura Dibeton   |   10:00 . Pecinta Sepeda Tua Asal Rengel Ditemukan Meninggal di Plumpang   |   07:00 . Tips Tampil Elegan Tanpa Habiskan Banyak Uang   |   16:00 . Dandim Tuban Tanam Pohon di Kawasan Air Terjun Nglirip   |  
Mon, 25 January 2021
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Polres Tunggu Kabar Pemkab Terkait eks Gafatar di Pengungsian

bloktuban.com | Sunday, 24 January 2016 14:00

Polres Tunggu Kabar Pemkab Terkait eks Gafatar di Pengungsian

Reporter: Moch. Sudarsono

blokTuban.com - Anggota Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) yang tinggal di Mempawah, Kalimantan Barat telah dipulangkan ke Pulau Jawa. Saat ini mereka berada di tenda pengungsian di berbagai daerah di pulau jawa, salah satunya di Provinsi Jawa Timur. Namun terkait warga Tuban yang diduga ikut Gafatar belum bisa dipastikan apakah ada atau tidaknya ditenda pengungsian.

Kasubag Humas Polres Tuban, Ajun Komisaris Polisi Elis Suendayati mengatakan, pihaknya belum mengetahui apakah ada warga Tuban yang diduga ikut Gafatar atau tidak di tenda pengungsian. Sebab dari Polres hanya menunggu kabar dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban.

"Karena saat ini keberadaan anggota Gafatar sedang ditampung di Surabaya dan dilakukan pembinaan oleh Pemprov Jatim, nanti hubungannya Pemprov dan Pemkab," terang Elis.

Lebih lanjut Elis menambahkan, hari Minggu (24/1) Pemkab Tuban akan menerima info dari Pemprov terkait keberadaan anggota Gafatar yang ada di tenda pengungsian.

"Jika memang ditemukan warga Tuban yang diduga ikut Gafatar, maka akan dilakukan rapat koordinasi pada hari senin terkait penjemputannya. Selanjutnya akan diserahkan di kecamatan tempat domisili," pungkasnya.

Berdasarkan info yang dihimpun blokTuban.com bahwa setelah dilakukan penjemputan, maka pembinaan terhadap anggota Gafatar akan diserahkan pada Muspika setempat.[nok/col]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : gafatar, pengungsian, pemkab



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Wednesday, 30 December 2020 17:00

    Cangkruk Mathuk Bersama EMCL

    Lomba Essay dan Fotografi EMCL, 3 Reporter BMG Raih Juara

    Lomba Essay dan Fotografi EMCL, 3 Reporter BMG Raih Juara Pasca dilaksankan Cangkruk Mathuk dalam jaringan (daring) yang digelar operator Lapangan Banyuurip, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bersama para wartawan 3 Kabupaten pada Rabu (25/11/2020), dilanjutkan dengan lomba essay dan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more