Jangan Abaikan Nyeri Dada pada Anak, Ini Bahayanya!
Anak sering kali sulit menggambarkan rasa sakit yang dikeluhkannya. Tapi, jangan abaikan ketika anak-anak mengeluhkan rasa sakit atau nyeri dada yang membuat mereka menangis.
Anak sering kali sulit menggambarkan rasa sakit yang dikeluhkannya. Tapi, jangan abaikan ketika anak-anak mengeluhkan rasa sakit atau nyeri dada yang membuat mereka menangis.
Bagi orang awam, olahraga yoga dinilai memiliki gerakan yang mudah untuk dilakukan. Padahal jika melakukannya sendiri maka akan diketahui bahwa gerakan dalam yoga memiliki teknik yang cukup rumit.
Gangguan kesehatan mental berisiko terjadi pada segala usia, termasuk anak-anak. Terlebih dalam kondisi pandemi Covid-19, anak juga sama rentannya alamj stres yang bisa berujung jadi masalah mental.
Cemas merupakan salah satu emosi atau perasaan yang wajar terjadi pada setiap orang. Biasanya rasa cemas ini muncul ketika seseorang memikirkan masa depan yang belum terjadi. Bukan hanya itu, rasa cemas juga dapat terjadi saat seseorang akan menghadapi suatu hal namun merasa tidak memiliki kemampuan cukup untuk melakukannya.
Media sosial memiliki dampak positif dan negatif yang beragam. Kekinian, Ikatan Psikolog Klinis atau IPK Indonesia mengungkap adanya fenomena berkurangnya rasa empati dan ketulusan di masa pandemi, seiring berkembangnya media sosial di era digitalisasi.
Digitalisasi memang membawa kemajuan bagi banyak hal di dalam kehidupan. Tapi seperti layaknya pisau permata dua, digitalisasi juga menibulkan konsekuensi tersendiri.
Rasanya, setiap orangtua pasti pernah memarahi anaknya. Tapi, tentu masing-masing orangtua punya kadar dan cara yang berbeda ketika marah pada anaknya. Nah, yang tak disadari, ada dampak psikis yang terjadi pada anak setelah dimarahi orangtua.
blokTuban.com - Teknologi kesehatan di masa pandemi dan pascapandemi Covid-19 peluangnya sangat terbuka lebar untuk berkembang. Seperti diketahui, pandemi Covid-19 mempercepat transformasi teknologi kesehatan.
Setiap orangtua pasti memiliki cara berbeda-beda dalam mendidik anak. Namun kerap kali kita lupa bahwa pola didik menentukan sifat dan perilaku sang anak di masa depan.
Jumlah banyaknya waktu di depan layar elektronik atau screen time, bagi anak-anak selalu menjadi perhatian orang tua.