Islam di Tuban Belum Bisa Disebut Setua Gresik
Pemerintah Kabupaten Tuban menjalin kerjasama dengan penulis tim dari Fakultas Dakwah UIN Sunan Ampel Surabaya, dalam penerbitan buku Tuban Bumi Wali The Spirit of Harmoni.
Pemerintah Kabupaten Tuban menjalin kerjasama dengan penulis tim dari Fakultas Dakwah UIN Sunan Ampel Surabaya, dalam penerbitan buku Tuban Bumi Wali The Spirit of Harmoni.
Tokoh lintas agama waktu lalu telah menyinggahi Kabupaten Tuban. Salah satu yang ikut dalam acara penutupan imlek 2572 di Jalan RE Martadinata komplek tempat ibadah umat Tri Dharma atau TITD Kwan Sing Bio Tuban adalah Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Sunanto atau akrab disapa Cak Nanto, Rabu (3/3/2021).
Cap Go Meh merupakan hari penutup dari rangkaian perayaan Tahun Baru Imlek, yang biasa diperingati oleh masyarakat Tionghoa selama 15 hari.
Puncak tahun baru Imlek jatuh pada tanggal 12 Februari 2021. Umat Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Klenteng Kwan Sing Bio (KSB) Kabupaten Tuban mulai nampak ibadah pada hari Kamis malam (11/2/2021).
Perayaan Tahun Baru Imlek ke-2572 tahun 2021 di Kabupaten Tuban berbeda dari tahun biasanya. Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Klenteng Kwan Sing Bio (KSB) meniadakan pesta yang berpotensi menimbulkan keramaian.
Sebanyak 31 pelukis dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti pameran lukisan secara virtual, yang digelar sebulan penuh pada Februari 2021. Ini adalah pameran yang keempat kalinya, setelah dimulai bulan November tahun lalu.
Sebagai daerah kaya akan tokoh agama Islam, Kabupaten Tuban punya banyak tujuan wisata religi dari jantung kota hingga pelosok desa. Seperti wista religi kali ini yang berada di selatan Tuban. Ialah makam Dewi Rasawulan, yanv berada di area Desa Menilo, Kecamatan Soko.
Tahun 2020 dirasakan sebagai tahun yang sulit bagi masyarakat dunia. Perekonomian tidak menentu dan ancaman Virus Covid-19 yang menghantui semua orang.
Pameran seni rupa mengalir merupakan salah satu bentuk alternatif even yang digelar atas dasar dorongan para perupa yang begitu kuat. Setelah satu tahun diserang pandemi Covid-19 dan membuat seni rupa lumpuh total.Â
Tiga puluh pelukis dari berbagai daerah di Indonesia memamerkan karya-karya mereka secara virtual, selama sebulan penuh pada Desember 2020. Pameran bertajuk 'Virtual Joint Painting Exhibition in December' ini diselenggarakan Pasar Lukisan-com, galeri online yang khusus didedikasikan kepada para pelukis agar karya-karya mereka bisa lebih banyak lagi diapresisasi masyarakat