Reporter: Mochamad Nur Rofiq
blokTuban.com- Satlantas Polres Tuban kembali menggelar razia knalpot brong di sejumlah titik wilayah Kabupaten Tuban, Sabtu (9/5/2026) malam. Sebanyak 66 kendaraan berhasil diamankan dalam operasi hunting system yang menyasar pengendara berknalpot bising yang dinilai meresahkan warga.
Razia digelar di beberapa lokasi, mulai Perempatan Pramuka, Perempatan Jalan Basuki Rahmat, hingga kawasan Kecamatan Merakurak.
Suasana razia sempat diwarnai aksi panik para pengendara yang berusaha menghindari petugas.
Beberapa pemotor memilih putar balik saat melihat razia. Bahkan ada yang nekat menerobos sambil memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi agar lolos dari pemeriksaan.
Momen unik juga terjadi saat seorang pemilik motor mencoba kabur dengan mendorong kendaraannya. Namun nahas, roda belakang motor justru terlepas hingga aksinya gagal total dan menjadi perhatian warga di lokasi.
Tak sedikit pula pengendara yang sempat membantah menggunakan knalpot brong. Namun setelah dilakukan pengecekan tingkat kebisingan oleh petugas, kendaraan tersebut terbukti tidak sesuai standar.
Kanit Turjagwali Satlantas Polres Tuban, Rizky Dwi Prasetyo mengatakan, razia dilakukan karena maraknya kendaraan berknalpot brong yang melintas di kawasan Kota Tuban, terutama pada malam hari.
“Khususnya di Kota Tuban, malam ini kami melaksanakan kegiatan hunting system bersama anggota untuk menghentikan kendaraan berknalpot brong yang melintas,” ujar Rizky.
Menurutnya, penggunaan knalpot brong juga berpotensi memicu aksi balap liar dan konvoi malam yang mengganggu kenyamanan masyarakat saat beristirahat.
“Karena berpotensi di malam hari mereka mengadakan trek-trekan atau kebut-kebutan ketika masyarakat sudah banyak yang tertidur,” imbuhnya.
Dari hasil operasi tersebut, sebanyak 66 motor diamankan petugas. Selain ditilang, kendaraan juga ditahan selama dua minggu dan pemilik wajib mengembalikan kondisi motor ke standar pabrikan sebelum bisa diambil kembali.
Rizky menegaskan, razia serupa akan terus dilakukan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat di wilayah Kabupaten Tuban.
“Kita akan tetap melaksanakan hunting system terkait knalpot brong agar tidak mengganggu masyarakat,” pungkasnya[rof]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published