Reporter: Dhahrul Mustaqim
blokSPORT - Meski harus kehilangan Dony Tri Pamungkas dan Yakob Sayuri menjelang laga pembuka, Timnas Indonesia masih memiliki kedalaman skuad yang cukup untuk menghadapi FIFA ASEAN Cup 2026. Pergantian kedua pemain tersebut tidak mengubah jumlah skuad Indonesia yang tetap berisi 23 pemain.
Dony Tri tidak dapat memperkuat Garuda karena masih dalam tahap pemulihan cedera, sedangkan Yakob Sayuri mengalami sakit dan sedang menjalani perawatan di rumah sakit. Pelatih kepala John Herdman kemudian memanggil Shayne Pattynama dan Rizky Eka Pratama sebagai pengganti keduanya. Keduanya juga telah bergabung dalam sesi latihan Timnas Indonesia di Stadion Madya, Jakarta.
Kedalaman skuad menjadi salah satu modal Indonesia menghadapi turnamen yang berada dalam kalender resmi FIFA. FIFA menyebut edisi perdana FIFA ASEAN Cup berlangsung pada periode September-Oktober dalam kalender pertandingan internasional, dengan Divisi 1 digelar di Indonesia. Kondisi tersebut membuka kesempatan bagi tim peserta untuk membawa pemain-pemain terbaiknya, termasuk mereka yang berkarier di luar negeri.
Komposisi skuad Indonesia memang memperlihatkan perpaduan antara pemain dari kompetisi domestik dan pemain yang berkarier di luar negeri. Dalam daftar awal yang diumumkan AFF, terdapat nama-nama seperti Emil Audero, Kevin Diks, Dean James, Elkan Baggott, Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, Calvin Verdonk, Joey Pelupessy, Ivar Jenner, Ole Romeny dan Luke Vickery.
Di lini belakang, kehadiran pemain seperti Calvin Verdonk, Dean James, Kevin Diks, Justin Hubner, Elkan Baggott, Rizky Ridho dan Shayne Pattynama memberikan sejumlah opsi bagi Herdman. Setelah Dony Tri dipulangkan ke Persija untuk melanjutkan pemulihan, posisi tersebut mendapat pengganti melalui kedatangan Shayne Pattynama.
Dari sisi taktik, formasi tiga bek masih menjadi salah satu opsi yang dapat digunakan Herdman. Pelatih asal Inggris itu sebelumnya beberapa kali menggunakan pola 3-4-3 bersama Timnas Indonesia, termasuk dengan fleksibilitas yang dapat berubah menjadi empat bek ketika situasi pertandingan menuntut. Karena itu, penggunaan tiga bek pada laga FIFA ASEAN Cup 2026 dapat menjadi salah satu skenario yang menarik untuk ditunggu, meski susunan final tetap bergantung pada keputusan Herdman.
Dengan pola tersebut, peran wing-back menjadi penting karena pemain di posisi tersebut dituntut aktif membantu serangan sekaligus cepat turun ketika Indonesia kehilangan bola. Kehadiran pemain dengan kemampuan bermain di beberapa posisi membuat Herdman memiliki sejumlah alternatif untuk menyesuaikan komposisi di lapangan.
Namun, daya tarik utama skuad Garuda kali ini juga berada di sektor depan. Indonesia memiliki sejumlah opsi penyerang yang sudah mendapatkan pengalaman bersama tim nasional. Nama seperti Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen, Mitchel Bakker, dan Luke Vickery masuk dalam daftar pemain yang disiapkan untuk FIFA ASEAN Cup 2026.
Mitchel Bakker bahkan datang ke turnamen dengan catatan positif bersama Indonesia. Dalam ASEAN Hyundai Cup 2026, Bakker menjadi salah satu pencetak gol penting Indonesia dan tercatat mengoleksi empat gol sepanjang turnamen tersebut.
Sementara itu, Luke Vickery menjadi salah satu pemain muda yang menarik perhatian dalam komposisi skuad. Pemain Macarthur FC tersebut masuk dalam daftar penyerang yang dipanggil Herdman, bersama Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen, dan Mitchel Bakker.
Kedalaman tersebut membuat Herdman memiliki beberapa pilihan untuk mengubah karakter permainan, baik melalui kecepatan dari sisi sayap, kombinasi antarpemain depan, maupun pergantian pemain pada babak kedua.
Di sisi lain, sejumlah pemain abroad baru bergabung mendekati pertandingan pembuka. Calvin Verdonk dan Dean James, misalnya, dijadwalkan tiba di Jakarta pada Rabu (23/9) setelah menyelesaikan pertandingan bersama klub masing-masing.
Dengan komposisi yang memadukan pemain domestik dan pemain dari berbagai kompetisi luar negeri, Timnas Indonesia kini tinggal menunggu bagaimana Herdman menerjemahkan kedalaman tersebut ke dalam permainan di lapangan.
Ujian pertama akan datang saat Indonesia menghadapi Singapura pada Jumat (25/9) di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Setelah itu, Garuda dijadwalkan menghadapi Malaysia pada 28 September dan Bangladesh pada 1 Oktober. Ketiga pertandingan Grup A tersebut dimainkan di SUGBK.