Reporter : Ali Imron
blokTuban.com - Polres Tuban menggelar rilis akhir tahun yang dihadiri oleh Satuan Lalu Lintas, Reskrim, dan Reskoba, Rabu (1/1/2025).
Acara yang dipimpin oleh Kapolres Tuban, AKBP Oskar Syamsudin, memaparkan berbagai pencapaian positif selama tahun 2024.
Satuan Reserse Narkoba menyelesaikan 60 kasus dari 60 laporan dengan 72 tersangka, semuanya laki-laki.
Barang bukti yang diamankan meliputi:
- Sabu-sabu: 22 kasus, 60,079 gram
- Ekstasi: 1 kasus, 8,92 gram
- Karnopen: 3 kasus, 20.460 butir
- Double L: 26 kasus, 73.836 butir
- Dextro: 8 kasus, 3.446 butir
- Uang tunai: Rp13,117 juta
Dari 22 kasus sabu-sabu, lima tersangka diarahkan untuk rehabilitasi karena tidak terbukti sebagai pengedar.
itu, Polres juga mengadakan tes urin terhadap 220 orang, dengan tiga hasil positif benzodiazepin akibat penggunaan resep dokter.
Jumlah laporan tindak kriminal menurun dari 402 kasus pada 2023 menjadi 387 kasus pada 2024, mengalami penurunan sebesar 3,37 persen.
Tingkat penyelesaian kasus meningkat dari 299 menjadi 310 kasus, naik 5,73 persen.
"Kasus penganiayaan menjadi yang paling dominan tahun ini, menggantikan kasus penipuan yang mendominasi tahun sebelumnya. Langkah preventif, seperti sosialisasi pencegahan penipuan online dan kerja sama dengan sekolah untuk mencegah kekerasan anak, telah dilakukan," jelas AKBP Oskar.
Satuan Lalu Lintas mencatat penurunan jumlah kecelakaan dari 1.037 kejadian pada 2023 menjadi 1.023 kejadian pada 2024 (turun 1,3 persen).
Korban meninggal dunia berkurang dari 197 menjadi 179 orang (turun 9,7 persen), sementara korban luka berat turun signifikan dari 13 menjadi hanya 3 orang (77 persen).
Total kerugian materiil juga menurun dari Rp2.098.400.000 menjadi Rp1.507.000.000.
“Kami terus meningkatkan keselamatan di jalan melalui patroli rutin dan edukasi kepada masyarakat,” kata Kapolres.
[Al/Rof]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published