Polisi di Tuban Panen Sitaan Kenalpot Brong Selama Ramadan, 57 Berpotensi Dijadikan Patung

Reporter : Muhammad Nurkholis

blokTuban.com – Di bulan Suci Ramadhan 1444 H Satlantas Polres Tuban amankan 67 kendaraan berknalpot brong di berbagai wilayah yang ada di Kabupaten Tuban. 10 diantaranya sudah dikembalikan dan diambil oleh pemiliknya. 

Menurut Kapolres Tuban AKBP Rahman Wijaya, dari hasil Razia knalpot brong di Kabupaten Tuban, menemukan fakta bahwa masih banyak masyarakat Kabupaten Tuban yang suka menggunakan knalpot brong.

“Saat ini masih banyak pengguna knalpot brong di Kabupaten Tuban,” ujar Kapolres Tuban AKBP Rahman Wijaya, saat Press release di Mapolres kepada blokTuban.com, Senin (10/04/2023).

Kendati demikian, pihak kepolisian Kabupaten Tuban akan terus melakukan edukasi, sosialisasi kepada masyarakat agar tidak menggunakan knalpot brong, sebab sangat membahayakan dan menggagu pengguna jalan lainnya.

Sedangkan Kasatlantas Polres Tuban, AKP Kadek Aditya Yasa Putra menambahkan, untuk motor yang terpasang knlapot brong nantinya knkapot masih bisa di ambil oleh pemiliknya dengan sarat memasang kembali knalpot bawaan motor.

“Knalpot brong, masih bisa di bawa pulang dengan sarat pemilik knalpot memasang kembali knalpot standar pabrikan ke motornya,” sambung AKP Kadek Aditya Yasa Putra.

Untuk itu, Satlantas memberikan jangka waktu satu bulan bagi pemilik kendaraan berknalpot brong untuk memasang kembali knalpot sesuai standarnya.

Jika memang dalam satu bulan, knalpot ini tidak segera di ganti maka di rencanakan knalpot akan digunakan menjadi barang yang memiliki manfaat.

“jika memang tidak di ambil rencananya akan dibuat menjadi lebih baik seperti patung lagi,” imbuhnya.

Pria asli pulau dewata ini menambahkan, bahwa batas maksimal suara knalpot sebenarnya cuma 83 desibel namun, untuk suara knalpot brong sendiri bisa mencapai dua kali lipat. 

Ketika motor dalam keadaan menyala biasa, suara berkisar 100 desibel sedangkan saat di geber bisa mencapai 200 desibel.

Biasanya pemilik knalpot brong mendapatkan knalpot ini dari jual beli secara online di marketplace. Dengan harga yang cukup bervariasi bahkan ada yang sampai jutaan rupiah. [Nur/Ali]

 

Temukan konten blokTuban.com menarik lainnya di GOOGLE NEWS