11:00 . Resep Membuat Keripik Kaca Daun Jeruk   |   10:00 . Membangun Kesejahteraan dan Ekonomi Masyarakat   |   09:00 . Harga Emas Antam Hari ini 7 Februari 2023 Pecahan Terendah di Harga Rp558.500   |   08:00 . Teks Doa Peringati 1 Abad Nu oleh Gus Mus   |   07:00 . Kumpulan Ucapan Harlah NU ke 100 Tahun yang Simpel dan Bermakna   |   06:00 . Lirik dan Chord Lagu Kehilanganmu Berat Bagiku - Kangen Band   |   06:00 . TPPI Perkuat Sinergi Media Tuban untuk Keberlangsungan Operasi Kilang   |   22:00 . Sektor Pertanian Dominasi Lapangan Pekerjaan di Kabupaten Tuban   |   21:00 . Kondisi Sekitar Lokasi Stadion Gelora Delta Sidoarjo Pasca Hujan   |   20:00 . Pemuda di Tuban Nekat Curi Sparepart Alat Berat Pembakaran Gamping Senilai Rp200 Juta   |   19:30 . Cukup Sekali Klik, Ini Link Live Streaming Puncak Resepsi 1 Abad NU   |   19:00 . Banjir Masih Dominasi Bencana di Tuban   |   18:30 . 12 Ribu Banser di Sidoarjo Matangkan Koreografi di Bawah Rintikan Hujan   |   18:00 . Ikuti Cabai, Harga Minyak Curah, Telur hingga Bawang Putih di Tuban Naik   |   17:00 . Anggap Kebebasan Pers Selesai, Presiden akan Keluarkan Perpres Media Sustainability   |  
Tue, 07 February 2023
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Campak Meningkat di 8 Daerah Jawa Timur, Setiap Anak Harus Dapat Imunisasi 3 Kali

bloktuban.com | Tuesday, 24 January 2023 17:00

Campak Meningkat di 8 Daerah Jawa Timur, Setiap Anak Harus Dapat Imunisasi 3 Kali Gubernur Jatim memantau imunisasi campak rubella pada anak-anak.

Reporter : Ali Imron 

blokTuban.com - Penyakit campak rubela telah mengalami peningkatan di sejumlah wilayah di Indonesia. Termasuk beberapa daerah di Jawa Timur yang kasus campaknya meningkat seperti Kota Batu, Kab Bangkalan, Kab Magetan, Kab Sampang, Kab Pamekasan, Kab Sumenep, Kab Pasuruan dan Kab Probolinggo.

Menyikapi hal itu, Gubermur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengimbau seluruh warga masyarakat untuk mewaspadai campak. Jajaran dinas kesehatan, rumah sakit hingga layanan kesehatan diminta untuk bersiap diri dan mengantisipasi agar Kasus Campak pada anak bisa diantisipasi dengan penanganan yang terpadu agar penyebarannya tidak meluas.

“Kami imbau kepada masyarakat untuk waspada terhadap penyakit campak dan segera lengkapi vaksinasi campak rubella (MR) anak, karena saat ini tengah terjadi peningkatan kasus campak di beberapa daerah di Jawa Timur,” jelasnya di Gedung Negara Grahadi.

Peningkatan kasus campak ini disebabkan terjadinya penurunan cakupan imunisasi yang signifikan saat pandemi Covid-19 sehingga menyebabkan banyaknya anak yang tidak mendapatkan imunisasi rutin lengkap. Oleh karenanya, Pemprov Jatim akan berkoordinasi melalui kabupaten/kota untuk mengidentifikasi setiap perkembangan kasus Campak pada anak.

Baca juga:

61.910 Anak Tuban Mulai Diimunisasi Campak-Rubela, Targetnya Indonesia Bebas Polio

"Kasus Campak terjadi dikarenakan rendahnya cakupan imunisasi MR/MMR. Oleh karena itu, kepada orang tua harus memastikan buah hatinya sudah mendapatkan cakupan vaksinasi yang lengkap," tegasnya dikutip di situs Kominfo Jatim.

Gubernur Khofifah berpesan kepada masyarakat jika menemui gejala demam dan ruam/bintik kemerahan, segera bawa ke puskesmas atau fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

"Penyakit ini sangat mudah menular, jika ditemukan 1 kasus, maka bisa menularkan 12-18 orang disekitarnya. Namun, campak sangat mudah dicegah dengan Imunisasi. Mohon dipastikan semua anak-anak mendapatkan 3 kali imunisasi campak yaitu pada saat umur 9 bulan, 18 bulan dan kelas 1 SD," harapnya.

Di tempat terpisah, Kadinkes Prov. Jatim dr. Erwin Astha menjelaskan bahwa Pemprov Jatim melalui Dinkes Jatim telah melakukan beberapa upaya untuk mengendalikan kasus campak di Jawa Timur.

"Kami telah melakukan pendampingan kepada kabupaten/kota terdampak mulai dari melakukan penyelidikan epidemiologi hingga memberikan rekomendasi pelaksanaan Outbreak Respons Immunization (ORI) atau pemberian tambahan imunisasi MR untuk melindungi kelompok masyarakat yang berisiko," jelasnya

Ia menambahkan bahwa Dinkes Jatim juga menyediakan logistik berupa vaksin MR untuk pelaksanaan Outbreak Respons Immunization (ORI) di kabupaten/kota yang membutuhkan.

"Selain itu, untuk mencegah meluasnya PD3I (Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi), Gubernur Jatim juga telah mengeluarkan surat kewaspadaan KLB PD3I pada bulan Juli 2022," ujar dr. Erwin. [Ali]

 

Temukan konten blokTuban.com menarik lainnya di GOOGLE NEWS 

 

Tag : # Campak Rubela, # Gubernur Jatim, # Campak di Jatim, # Imunisasi Anak, # Blok Tuban, # Kabupaten Tuban, # Berita Tuban, # Tuban Hari Ini



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 07 February 2023 10:00

    Membangun Kesejahteraan dan Ekonomi Masyarakat

    Membangun Kesejahteraan dan Ekonomi Masyarakat Manusia merupakan makhluk sebagai pelaku utama di dalam yang namanya lingkungan, dimana manusia tidak lepas dari kebutuhan untuk hidup dan tergantung dari kondisi lingkungan tempat dimana ia berada....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat