Jl Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

PHE TEJ Dukung RPS Tuban Tingkatkan Literasi Informasi Pelajar

bloktuban.com | Thursday, 24 November 2022 11:00

PHE TEJ Dukung RPS Tuban Tingkatkan Literasi Informasi Pelajar Humas dan CSR PHE TEJ Tuban, M Ulin Najah memberikan sambutan pada acara literasi informasi pelajar.

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Ronggolawe Press Solidarity (RPS), kembali menggelar literasi informasi dengan sasaran pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA). Setelah sukses menggelar kegiatan serupa di SMK Manbail Futuh Jenu, hari ini, Kamis (24/11/2022), Komunitas wartawan di Tuban itu melakukannya di SMA 1 Soko, Tuban. 

Pasca kegiatan ini, diharapkan peserta ada keinginan mengelola media sekolah. Untuk hal ini RPS siap kolaborasi dan mendampinginya. 

Kegiatan yang digelar RPS hari ini mendapatkan suport dari SKK Migas dan Pertamina Hulu Energy (PHE) Tuban East Java (TEJ).

Humas dan CSR PHE TEJ Tuban, M Ulin Najah, menjelaskan  PHE TEJ sebagai salah satu operator Migas di wilayah kerja Blok Tuban untuk beroperasi dan mendukung program-program positif. Salah satunya adalah kegiatan yang digelar RPS.

"Kehadiran PHE TEJ untuk mendukung program RPS yang bagus untuk mendidik dan memberikan literasi informasi kepada pelajar khususnya di Kecamatan Soko," jelas Ulin.

Sinergi antara institusi pendidikan, media, dan perusahaan ini diharapkan bisa berjalan secara berkelanjutan. Agar dampaknya semakin besar untuk masyarakat. Besar harapan PHE TEJ, bahwa kegiatan perusahaan selain mendapat dukungan masyarakat sekitar operasi, juga terus memberikan kontribusi pendidikan bagi masyarakat sekitar.

Sedangkan, Ketua RPS Tuban, Khoirul Huda, dalam sambutannya menyampaikan tujuan dari RPS ingin pelajar memahami dan mengenal cara kerja wartawan. 

"Agar bisa memahami, bagaimana cara kerja wartawan untuk mengolah informasi kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan," kata Huda.

Selain itu, di era banjir informasi di dunia digital, sangat diperlukan pemahaman literasi yang cukup. Agar pelajar tidak menelan mentah-mentah semua informasi yang didapat. Serta bisa menemukan informasi-informasi kredibel dari internet.

"Banyaknya konten media sosial perlu disikapi agar para pelajar mampu memilih dan menyaring konten yang positif," terang Huda.

Perwakilan Kepala Cabang Dinas Pendidika SMA/SMK Jatim di Tuban, Mustofa, menilai bahwa pelatihan ini harus dimaksimalkan oleh peserta karena kesempatan emas bisa mengikuti pembelajaran di luar kelas. 

"Kami dari Cabang Dinas Pendidikan berterimakasih kepada RPS, PHE TEJ, dan SMAN 1 Soko yang berkolaborasi untuk melatih anak-anak mendapat ketrampilan literasi yang tidak didapat di kelas," kata Mustofa dalam sambutan. 

Para peserta diharapkan mampu mengembangkan dari apa yang diperoleh hari ini. Tantangan di sekolah yaitu, kesulitan melakukan pekerjaan menulis, dan biasanya lebih suka saat diminta bercerita. Masih jarang sekolah yang memiliki karya tulis. 

Mustofa berpesan, melalui kegiatan ini harus dioptimalkan ilmu yang disampaikan oleh pemateri. Selain ilmu, peserta juga diharapkan mengedepankan etika saat menulis berita. Konfirmasi harus dilakukan, agar yang disampaikan ke publik itu fakta dan berdasarkan realita. 

"Ini menjadi penting. Oleh karena itu, anak-anak harus serius dan setelah pelatihan harus dijadikan berita. Agar tidak sekedar berlatih, tapi juga ada tindak lanjutnya," Pintanya. 

Beberapa materi yang disampaikan, di antaranya literasi informasi, teknik memproduksi konten untuk warganet, dan juga literasi jurnalistik. [Ali]

 

Temukan konten blokTuban.com menarik lainnya di GOOGLE NEWS 

Tag : PHE TEJ, RPS Tuban, Literasi Informasi, SMAN 1 Soko, Kabupaten Tuban, Blok Tuban, Berita Tuban, Tuban Hari Ini



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.



Berita Terkini