23:59 . Cek Namamu di Link Pemilu Ini, Lapor ke Bawaslu Tuban Jika Merasa Dicatut Partai Politik   |   23:00 . Telepon, Alamat, dan Harga Hias Sepeda Maskot Karnaval dan Pengiring di Tuban   |   21:00 . Honor Petugas Badan Ad Hoc Pemilu 2024 Setara UMK Tuban   |   20:00 . Tak Merasa Ikut Partai Politik, 3 Warga Tuban yang Namanya Dicatut Lapor Bawaslu   |   19:00 . Mengintip Pembuatan Kostum Karnival di Tuban Seharga Ratusan Ribu hingga Jutaan Rupiah   |   18:00 . Sosok Ipda Kistelya Pratayama Ray, Perempuan Asal Riau yang Suka Becek Mentok Khas Tuban   |   17:00 . BMKG Prediksi Cuaca di Tuban 9 Agustus 2022: Malam Hari Hujan Ringan   |   16:00 . Literasi Sekolah Anak, Pemuda Tuban Ini akan Safari ke 50 Sekolah di Jawa Timur   |   15:00 . Tumbuhkan Minat Baca Tulis Pelajar, Gerakan Safari Literasi akan Menyasar Sekolah dari Tuban hingga Madura   |   14:00 . Warga Desa Wukiharjo Tuban Ramai-ramai Bikin Nugget dan Jamur dari Jagung, hingga Bouket   |   13:00 . Ini Jadwal dan Lokasi Semarak Agustus di Lamongan, Mulai Agustus Sampai Oktober 2022   |   12:00 . Selasa 9 Agustus 2022: Dua Hari Daging Ayam dan Bawang Merah di Tuban Turun, Diikuti Cabai Biasa   |   11:00 . Jawara Kicau Nasional, Burung Murai ini Ditawar Rp100 Juta   |   10:00 . Pelatihan Gratis Batch 5 UPT BLK Tuban, Ada 3 Kejuruan Kompetensi yang Bisa Dipilih   |   09:00 . Naik Rp9.000, Harga Emas Antam Per Gram Capai Rp996.000   |  
Wed, 10 August 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Kenapa Mahasiswa IAINU Tuban Ini ‘Nikah’ di Kampus

bloktuban.com | Wednesday, 15 June 2022 11:00

Kenapa Mahasiswa IAINU Tuban Ini ‘Nikah’ di Kampus SIMULASI AKAD NIKAH : Mahasiswa Prodi HKI Fakultas Syariah Simulasi Akad Nikah

Reporter : Sri Wiyono

blokTuban.com - Di sebuah ruangan di gedung Makhdum Ibrahim, kampus Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Tuban, tiga mahasiswi berdandan tak biasa. Mereka menggunakan kain kebaya dan sedikit make up. Beberapa orang mendampinginya.

Tentu saja, tiga mahasiswi itu dandan beda, karena mereka adalah ‘calon pengantin’ yang tak lama lagi akan melangsungkan akad nikah.

Sementara di sisi yang lain, juga ada mahasiswa yang berdandan rapi. Bahkan ada yang memakai jas dan semuanya berkopiah. Mahasiswa itu ternyata juga ‘calon pengantin’ yang segera dinikahkan.

Meja untuk prosesi akad nikah juga disediakan. Penghulu yang akan menikahkan, saksi dan pengiring mempelai semuanya juga sudah siap. Beberapa di antaranya juga dandan rapi berkain batik. 

Kenapa mereka menikah di kampus? Dari tiga pasangan yang ‘menikah’ ini, mengucapkan akad nikah dengan  bahasa yang berbeda. Ada yang akad nikah dengan Bahasa Arab, Bahasa Indonesia dan Bahasa Jawa.

Ada calon pengantin pria yang tidak bisa hadir sehingga diwakilkan pada wali yang diambil dari keluarganya. Ada juga yang semua calon pengantinnya hadir. Bahkan, ada juga yang meski semua calon pengantin hadir, namun maharnya dihutang.

Eit..jangan saham sangka dulu. Yang terjadi itu hanyalah simulasi. Benar ada tiga pasangan yang mengucapkan ijab qabul dalam akad nikah. Namun, semuanya hanya simulasi. Meski dekorasi dan persiapan yang dilakukan semua serius.

Simulasi akad nikah itu digelar mahasiswa program studi (prodi) Hukum Keluarga Islam (HKI) Fakultas Syariah IAINU Tuban. Akad nikah, bersama syarat dan rukunnya menjadi salah satu materi kuliah yang diberikan.

Ketua panitia kegiatan Afif mengatakan, simulasi akad nikah digelar salah satunya untuk menjalin silaturrahmi antarmahasiswa dakam Himpunan Mahasiswa Prodi (Himaprodi) HKI. 

‘’Selain itu, juga untuk menyiapkan diri agar lebih faham terkait tentang  nikah. Karena studi kita salah satunya akan menuju sebagai pegawai di KUA,’’ katanya.

Kaprodi HKI Yudi Arianto, S.sy., M.H.I., mengapresiasi kegiatan tersebut. Dia sangat mendukung simulasi itu. Selain sebagai bagian dari pembelajaran dalam kuliah, simulasi menjadikan para mahasiswa faham, dan tahu detail bagaimana sebuah akd nikah itu dilakukan. Termasuk syarat dan rukunnya.

‘’Praktek nikah terlihat mudah, tapi kalau didalami ada kerumitan, ada hal-hal yang harus diperhatikan agar syarat rukunnya tercapai semua,’’ ujarnya.

Prodi  HKI punya peluang besar bisa masuk ke KUA, menjadi penghulu maupun staf KUA.

Juga bisa menjadi penyuluh agama islam, petugas pencatat nikah dan lainnya.  Semua posisi itu banyak dibutuhkan lulusan syariah. Karena banyak keahlian yang berasal dari prodi fakultas syariah. 

Misalnya pendampingan halal haram, wakaf, dan sebagainya. Karena itu, semua materi harus dipahami dan dimengerti. Karena jika  akad nikah gagal, misalnya karena syarat rukunnya tidak cukup atau ada hal lain, bisa berakibat fatal.

‘’Karena kalau gagal akad nikahnya, maka hukumnya haram hubungan suami istri. Karena itu  akad nikah syarat rukunnya harus diperhatikan,’’ urai Yudi.

Yudi berpesan, semua materi harus dikuasai. Ke depan bisa dilanjutkan dengan simulasi perceraian, kekerasan dalam rumah tanggal (KDRT) dan sebagainya. 

‘’Semua materi terkait hukum keluarga islam ini harus dikuasai, nanti ada simulasi dengan Pengadilan Agama (PA) masuk materi kuliah,’’ tandasnya.[ono]

 

Tag : iainutuban, mahasiswa, nikah, simulasi nikah, prodihki



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 07 August 2022 15:00

    Musim Kemarau Tiba, Siapkan Diri Anda

    Musim Kemarau Tiba, Siapkan Diri Anda Setiap pagi hari sejak sebulan lalu, kita sering merasakan dingin. Rasa dingin terasa lebih kuat saat menjelang pagi hari. Hal tersebut merupakan tanda terjadinya masa pancaroba atau bisa disebut dengan...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat