21:00 . Gubernur Khofifah: Jatim Berpeluang Isi Kebutuhan Perawat di Luar Jawa   |   19:00 . Update Corona Tuban: 2 Kasus Baru 1 Sembuh 0 Meninggal   |   18:00 . Selamatkan Sumber Air, Rumah Zakat Tuban Tanam Ratusan Bibit Pohon di Desa Jadi   |   17:00 . Luka-Luka, Korban Tabrak Lari di Temandang Jalani Perawatan di RSUD   |   16:00 . Skateboard, Olahraga yang Digandrungi Para Pemuda Tuban   |   15:00 . Sedekah Sampah, Program untuk Didik Anak Peduli Daur Ulang Sejak Dini   |   14:00 . Pemuda Bandungrejo Meriahkan Hari Pohon Nasional dengan Pentas Musik dan Tanam Pohon   |   11:00 . Gus Syafiq: Jangan Samakan Muktamar dengan Pemilu, Sudahi Isu Pertikaian   |   07:00 . Manfaat Butterfly Hug bagi Kesehatan Mental, Efektif Redakan Stres dan Kecemasan   |   20:00 . PSHT Tuban Peringati HJT ke728 dengan Festival Pencak Silat   |   19:00 . Cegah Kerusakan Lingkungan, Komunitas Sobat Bumi Unirow Lakukan Ini   |   18:00 . Porkab VI Bawa Nilai Tambah bagi Pelatih Drum Band   |   17:00 . Tagana dan KSB Ronggolawe Adakan Lomba Mewarnai   |   17:00 . Tumbuhkan Kreatifitas di Era Digital, PBSI Unirow Tuban Gelar Pelatihan E-Mading Bagi Pelajar   |   16:00 . Alat Berat Bantuan Pertamina EP Sukowati Field Percepat Perbaikan Tanggul Avour yang Jebol   |  
Mon, 29 November 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Mahasiswa PEM Akamigas Cepu Kenalkan Energi Alternatif Tongkol Jagung

bloktuban.com | Wednesday, 17 November 2021 19:00

Mahasiswa PEM Akamigas Cepu Kenalkan Energi Alternatif Tongkol Jagung Pengenalan tongkol jagung sebagai energi alternatif di Desa Pakel, Kecamatan Montong. (Foto dokumentasi Babinsa untuk blokTuban.com)

 

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Mahasiswa Politeknik Energi dan Mineral Akamigas (PEM Akamigas) Cepu Kabupaten Blora mengenalkan energi alternatif dari tongkol jagung kepada warga Desa Pakel, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban mulai tanggal 16 November 2021.

Tim pengabdian masyarakat yang diketuai Dr. Oksil Venriza, S.Si., M.Eng dan dihadiri oleh 46 orang terdiri dari masyarakat, pedagang serta perangkat desa setempat, Rabu, (17/11/2021).

Kegiatan program studi logistik tersebut dilakukan rutin setiap tahun. Dilatarbelakangi dengan meningkatnya permintaan bahan bakar, maka penambangan fosil pun juga meningkat. Hal ini dikhawatirkan akan menyebabkan persediaan bahan bakar fosil yang semakin menipis, sehingga diperlukan bahan bakar alternatif sebagai pengganti.

Bahan bakar alternatif sebagai sumber energi yang ramah lingkungan yang dapat digunakan yaitu briket. Briket adalah bahan bakar padat yang dapat digunakan sebagai sumber energi alternatif yang mempunyai bentuk tertentu, dan berasal dari biomassa yang biasa digunakan sebagai energi alternatif pengganti minyak bumi dan energi lain yang berasal dari fosil.

Salah satu sumber energi biomassa di Indonesia yang potensial adalah limbah pertanian, seperti sekam padi, jerami, ampas tebu, batang dan tongkol jagung serta limbah-limbah pertanian/perkebunan lainnya.

Sebelum melakukan pengabdian di Tuban, mahasiswa PEM Akamigas telah melakukan survey dulu dengan hasil 90 persen warga di Desa Pakel adalah petani jagung. Saat panen, tongkol jagung akan dijadikan pakan ternak, dimakan hama dan dijadikan sampah.

Untuk meminimalisir hal tersebut, maka mahasiswa PEM Akamigas memanfaatkan tongkol jagung yang mana cukup potensial untuk diolah menjadi bahan bakar alternatif dijadikan biobriket dengan cara dibakar lalu dicampur tepung kanji dengan kadar 70 persen hasil pembakaran dari tongkol jagung dan 30 persen tepung kanji.

Dari sinilah mahasiswa PEM Akamigas ingin menginformasikan dan memperkenalkan warga Desa Pakel terhadap peluang usaha dalam EBT (Energi Baru Terbarukan) untuk dapat meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat daerah Desa Pakel yakni dengan ‘Pemanfaatan Tongkol Jagung Sebagai Bahan Dasar Pembuatan Biobriket dengan Cara yang mudah dan Biaya yang kecil’.

Targetnya masyarakat bertambah wawasannya dalam Biobriket dan timbul ide-ide baru dalam pemamfaatan tongkol jagung serta dapat membantu pedagang sate, serabi dan ikan bakar untuk menyediakan briket untuk keperluan usahanya.

Dr. Oksil Venriza selaku ketua program mengatakan briket tongkol jagung telah dilakukan uji ketahanan dan jumlah energi yang dihasilkan. Ketahanan briket tongkol jagung dapat bertahan dalam jangka waktu yang lebih lama dari pada kayu bakar dan nilai kalorinya 1.5 kali lipat dari kayu bakar.

"Sehingga dengan program ini diharapkan akan tumbuhnya pengusaha briket berskala kecil setingkat Desa, serta dapat memasarkan briketnya secara Nasional bahkan Internasional,” tuturnya.

Dikesempatan yang sama Kades Pakel, Ifa Marwatin Fadhilah menyambut baik program yang dilaksanakan oleh PEM Akamigas. Pemdes berharap proses studi pelatihan ini dapat berlanjut sehingga dapat terbentuknya unit usaha mandiri di Desa Pakel ini.

"Bila program ini berlanjut maka warga di Desa Pakel dapat mandiri dari limbah pertanian," ujar Kades.

Sementara itu, Babinsa Pakel Sersan MD. Bagus Raka juga memberi apresiasi kepada adik-adik mahasiswa PEM Akamigas atas inovasinya membuat briket memanfaatkan tongkol jagung. "Semoga dapat menambah ilmu pengetahuan dan bermanfaat bagi warga masyarakat Pakel khususnya,” pungkasnya. [ali/col]

 

Tag : Sosialisasi, alternatif, bahan, bakar



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more