16:00 . Akhir Pekan, Cabai Keriting dan Rawit Tuban Turun   |   15:00 . Dahaga Pedagang Sapi Tuban Terobati, Berharap Ekonomi Pulih   |   14:00 . Resmi Dibuka Hari Ini, Pasar Hewan Tuban Diserbu Penjual Sapi Lokal dan Luar Kota   |   13:00 . Peringatan Dini 3 Harian : Waspada Angin Kencang di Tuban, Bojonegoro dan Lamongan   |   12:00 . Mantan CEO Arema Ajak Ringankan Beban Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan Malang   |   11:00 . YLBH Minta Negara Bertanggung Jawab Atas Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang   |   10:00 . Sang Penjaga Bumi   |   09:00 . Lirik Lagu 'Teteg Ati' dan Chord - Happy Asmara Trending di Youtube   |   08:00 . 3 Amalan Sambut Maulid Nabi, Wujud Cinta Terhadap Rasullah SAW   |   07:00 . Layanan Jantung di RSUD Koesma Tuban Belum Bisa Diakses Pasien BPJS   |   06:00 . Bukit Lei Resmi Jadi Venue Paralayang Kedua di Tuban, Langsung Dipakai Liga Jatim Seri II   |   05:00 . Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang, 127 Orang Dilaporkan Meninggal Dunia   |   19:00 . Ribuan Masyarakat Padati Festival Bakar Ikan di Tuban   |   18:00 . Peringati Hari Jadi Tuban ke 729, Kecamatan Jenu Bakar 7.290 Ekor Ikan   |   15:00 . Per 1 Oktober 2022 Pertamina Turunkan Harga BBM Pertamax   |  
Sun, 02 October 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Dapat Beras Berkutu dan Bau Apek Warga Tluwe Protes

bloktuban.com | Friday, 12 November 2021 08:00

Dapat Beras Berkutu dan Bau Apek Warga Tluwe Protes PROTES : Karena Menerima Beras BPNT yang Berbau dan Berkutu Warga Protes. (foto;anang)

Reporter : M. Anang Febri

blokTuban.com - Puluhan ibu-ibu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang ada di Desa Tluwe, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban berkumpul di salah satu kediaman ketua kelompok PKH, Kamis (11/11/2021).

Mereka berkumpul untuk melakukan protes terhadap agen, sebab beras yang mereka terima dari program tersebut yang mestinya putih, sudah berwarna kuning kehitaman dan berbau bahkan sudah muncul kutu beras. Komoditas pangan tersebut, diterima warga sekitar satu minggu yang lalu.

"Dapatnya begini Mas, warnanya kuning kehitaman. Ini ngumpul semua ingin berunding, bagaimana baiknya," ucap salah seorang warga penerima KPM, Harmuntik kepada blokTuban.com bersama warga KPM lain.

Camat Soko, Danramil beserta Kapolsek Soko hadir menengahi protes masyarakat. Pihak Forkopimcam Soko menengahi bagaimana kesepakatan antara warga dan pemerintah desa. Dimana Kepala Desa Tluwe, Sidik Wiyono merupakan orang tua dari agen Suryana Sejahtera.

Warga yang berkumpul di area RT/RW 04/01, kemudian duduk melingkar bersama Forkopimcam berikut Kades demi mencari kesepakatan terbaik.

Camat Soko, Sudarto dalam hal ini menerangkan bahwa ada ketentuan baru agen boleh ambil beras diluar suplayer. Tetapi Kabupaten twtap menganjurkan semua beras harus melalui suplayer. 

"Di Tluwe ini, belum ada perintah dari kabupaten tapi agen ini sudah memberikan komoditas kepada KPM. Alkhirnya, beras yang bukan dari suplayer itu diberikan pada KPM. Dan itu tidak melalui pemeriksaan dari kami. Apakah beras layak atau tidak," terang Camat Soko.

Ditambahkan lagi, kemarin Selasa (9/11/2021) pihaknya bersama Danramil berikut Kapolsek Soko sudah melakukan sidak ke beberapa warga. Dan memang beras yang diterima KPM adalah beras jenis medium, bukan premium.

"Makanya saya perintahkan kepada agen dan kepada Kepala Desa untuk menarik semua beras yang sudah dibagikan kepada warga untuk diganti ke beras premium. Di Tluwe saja, yang lain tidak," katanya lagi.

Di sisi lain, beras yang diterima warga KPM, setiap 1 sak berisi 15 Kg. Setelah diadakan pertemuan, warga menuturkan bahwa beras ada yang masih utuh tapi jarang. Sebagian sudah ada yang dimasak untuk dikonsumsi, sisanya lagi ada yang tinggal 2 kg hingga 5 Kg.

"Saya yakin yang diterima warga sebelum beras suplayer itu datang seperti itu semua. Kurang lebih yang dilayani Tluwe ini 150 lebih KPM," pungkas Camat Soko. [feb/ono].

 

Tag : beras, beras bpnt, beras berkutu, beras bau apek, soko, tuban



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 02 October 2022 10:00

    Blok Cerpen

    Sang Penjaga Bumi

    Sang Penjaga Bumi Guruh, ia adalah seorang anak yang ditinggal oleh kedua orang tuanya. Sejak kedua orang tuanya berpisah ia tinggal bersama mbok Yam. Guruh dan mbok Yam hidup sebatangkara. Setiap harinya selalu berkelana, jalan-jalan...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat