20:00 . Mendag: Side Events G20 Promosikan Keragaman Budaya, Potensi Investasi dan Pariwisata   |   19:00 . Personel Kodim Tuban Terima Vaksinasi Booster   |   18:00 . Ranting NU Patihan Gelar Perekaman Kartanu   |   17:00 . Hadir di MKNU PCNU Tuban, Begini Pesan Kiai Marzuki untuk Warga NU   |   16:00 . Berikut Tiga Major Project BKKBN untuk Akselerasi Penurunan Stunting 2024   |   14:00 . Ratusan Pekerja Semen Tuban Disuntik Vaksin Booster   |   13:00 . Kasus Omicron Terus Bertambah, Puncak Kenaikan Kasus Diprediksi pada Februari hingga Awal Maret   |   12:00 . Setelah Terbakar Pasar Baru Tuban Berganti Nama   |   11:00 . Dinsos Coret 101 ASN Tuban yang Cairkan Bansos Covid-19 dan Sanksi Pendamping   |   10:00 . Kurang Antusiasme dari Orang Tua, Hanya Sedikit Balita yang Datangi Posyandu   |   09:00 . Berikut Alasan Mengapa Makanan Diet Sehat Cenderung Lebih Mahal   |   08:00 . Pasar Tradisional dan Toko Kelontong Diberi Waktu Sepekan untuk Sesuaikan Harga Minyak Goreng   |   07:00 . Deteksi Gejala Demensia dari Kebiasaan Menonton Film, Apa Itu?   |   21:00 . Pandemi Covid-19 Terus Berlanjut, Perajin Gerabah Ngadirejo Berpindah Haluan   |   20:30 . Masa Tanam Selesai, Warga Desa Sugiharjo Rayakan Ulang Tahun Ternak Sapi   |  
Sat, 22 January 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Dampak Kemarau Panjang, Delapan Kecamatan Mulai Krisis Air Bersih

bloktuban.com | Friday, 15 October 2021 08:00

Dampak Kemarau Panjang, Delapan Kecamatan Mulai Krisis Air Bersih KRISIS AIR BERSIH : Akibat Kemarau Panjang, Warga Mengalami Krisis Air Bersih.blokTuban.com/foto: humas for blokTuban)

Reporter : Khoirul Huda

blokTuban.com – Musim kemarau membawa dampak bagi masyarakat di sejumlah kecamatan di Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Berdasarkan assessment dari Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Tuban, sedikitnya delapan kecamatan berpotensi krisis air bersih.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Tuban Drs. Yudi Irwanto menjelaskan, puncak musim kemarau terjadi sejak akhir September lalu.  Sebelumnya ada ada sembilan kecamatan, 32 desa, dan 61 dusun yang memiliki potensi terjadi kekeringan. Sembilan kecamatan tersebut adalah Kecamatan Semanding, Grabagan, Rengel, Soko, Parengan, Merakurak, Montong, Jatirogo dan Kenduruan. Data itu sesuai dengan laporan dari Camat masing-masing kecamatan.

Setelah dilakukan assessment dari BPBD, lanjut Yudi, ditentukan delapan kecamatan, 26 desa, dan 46 dusun yang masuk kategori rawan. Sehingga, wilayah itu yang untuk sementara menjadi perhatian.

“Dari laporan itu kita saring mana yang benar-benar membutuhkan,” jelasnya. 

Kecamatan yang masuk daerah rawan itu adalah Kecamatan Semanding, Grabagan, Rengel, Soko, Parengan, Montong, Jatirogo dan Kenduruan. Kondisi sejumlah desa ini kecamatan tersebut benar-benar parah.

‘’Karena itu segera mendapatkan distribusi air,’’ tambahnya.

Menurut dia, awal musim hujan diprediksi terjadi di awal November nanti. Karena itu, potensi bertambahnya kecamatan yang krisis air bersih sangat terbuka. Sedangkan distribusi air bersih untuk daerah yang sudah terdampak terus dilakukan.

Pendistribusian air telah dimulai sejak 13 Oktober dengan sasaran empat kecamatan, yaitu Kecamatan Semanding di Desa Jadi, Kecamatan Montong di Desa Tanggulangin, Kecamatan Parengan di Desa Pacing, serta Kecamatan Kenduruan di Desa Jlodro. 

“Masing-masing desa kita droping tiga tangki air,” kata Yudi. 

Selanjutnya di Kecamatan Grabagan di Desa Ngandong, Gesikan dan Grabagan. Kecamatan Montong di Desa Sumurgung, dan Kecamatan Parengan di Desa Selogabus, Brangkal, dan Kumpulrejo.

Yudi menambahkan, BPBD membuka layanan aduan masyarakat melalui laporan langsung, bersurat, atau melalui telepon jika wilayahnya perlu untuk mendapatkan distribusi air. “Tentu saja laporan tersebut kita assessment terlebih dahulu, apa benar-benar mendesak membutuhkan atau belum,” ungkapnya.

BPBD, kata dia, tidak memberikan batasan kepada desa untuk meminta distribusi air. Selama membutuhkan, dan sudah masuk dalam syarat assessment akan didroping air.[hud/ono]

 

 

 

Tag : kekeringan, kemarau, krisis air bersih



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more