19:00 . Peringati Maulid Nabi Muhammad, TPQ Al-Ma’ruf Adakan Pawai Bersama   |   18:00 . Overkapasitas Tak Halangi Lapas Tuban Terima 20 Napi Pindahan Asal Mojokerto   |   17:00 . Industri Kilang Berpotensi Ubah Alur Tangkap Ikan Nelayan, Ini Saran Pakar   |   16:00 . Lahan Kosong Disulap Jadi Tempat Bisnis Nursery   |   15:00 . Es Puter Legendaris, Kuliner Jadul Asal Klaten   |   14:00 . Sarasehan HSN di Bongok, Begini Pesan Bupati Tuban Untuk Para Santri   |   13:00 . Bupati Tuban Apresiasi Penanaman Pohon Kopi di Kawasan Hutan Lindung Bongok Jetak   |   12:00 . Songsong HJT ke-728, Unirow Gelar Diskusi Permasalahan Pesisir Tuban   |   11:00 . Hadapi Tantangan Digital, Ansor Jatim Gembleng Kader Melalui Madrasah Cyber Jilid Dua   |   10:00 . Wajib Coba! Dimsum Mr. San Tawarkan 19 Macam Menu   |   09:00 . Ini Bedanya Tomat Jenis Corona dan Servo   |   08:00 . Begini Peran Santri dalam Pembentukan NKRI   |   07:00 . Cara Minimalisir Anak Kecanduan Gawai, Psikolog: Beri Anak Pilihan Kegiatan   |   20:00 . Punya Ikan Hias dan Sering Mati? Ini Solusinya!   |   19:00 . Menang 1-0 Saat Uji Coba Lawan Bojonegoro FC, Pelatih Bumi Wali FC Akui Puas   |  
Sun, 24 October 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Gabut Saat Pandemi, Perempuan Tuban Sulap Batu Kali Jadi Kaktus Hias

bloktuban.com | Tuesday, 28 September 2021 08:00

Gabut Saat Pandemi, Perempuan Tuban Sulap Batu Kali Jadi Kaktus Hias

Reporter: Dina Zahrotul Aisyi

blokTuban.com- Media melukis tidak hanya terbatas pada kanvas ataupun kertas. Banyak media-media lain yang bisa digunakan untuk mengembangkan kreativitas melukis, salah satunya adalah batu.

Seni lukis dengan media batu ternyata dapat menciptakan peluang bisnis yang menguntungkan, seperti yang dilakoni oleh Yuniar Ninda Wardani.

Berawal dari banyaknya batu kali pada usaha taman orang tuanya, perempuan yang akrab disapa Niar tersebut mengubah batu-batu kali menjadi sebuah karya yang memiliki nilai jual.

“Karena kebetulan bisa melukis, akhirnya punya ide untuk melukis batu-batu tersebut biar lebih menarik dan bisa dijual,” terangnya.

Batu-batu kali yang telah dilukisnya disusun sedemikian rupa ke dalam pot hingga membentuk pohon kaktus, sehingga ia memberi nama produknya kaktus batu.

“Sebenarnya tidak hanya kaktus, ada juga variasi lain seperti kumbang dan lukisan tulisan dari batu juga. Tapi memang ide awal kepikirannya membuat kaktus batu ini,” jelasnya.

Niar juga menambahkan bahwa produk kaktus batu miliknya mungkin jadi yang pertama kali di Tuban. Kaktus batu yang dijualnya memiliki beberapa variasi ukuran dan bentuk. Mulai dari harga Rp 40.000- Rp 100.000.

“Kadang kita menyesuaikan juga tergantung pembeli request mau jumlah batu dan budget berapa. Karena kebanyakan kita made by order,” imbuhnya.

Kendati demikian, ia juga menyiapkan beberapa produk kaktus batu siap jual di taman miliknya (@sekarmeera.id), karena biasanya pembeli tidak datang dari daerah tuban saja sehingga seringkali kesulitan jika harus memesan terlebih dahulu. Meskipun usaha kaktus batu ini baru dirintisnya tahun 2020 kemarin, menurutnya hasil yang didapatkan terhitung lumayan.

“Alhamdulillah hasilnya lumayan, yang pesan juga banyak padahal awalnya karena gabut saat pandemi,” tutupnya. [din/ono]

 

Tag : kaktus batu, tuban



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more