18:00 . RUU TPKS Disetujui Baleg, Masih Ada Poin yang Hilang   |   17:30 . Diduga Depresi, Warga Tuban Ditemukan Gantung Diri di Pohon Mangga   |   17:00 . Karyawan TPPI Tuban Peduli, Salurkan Bantuan Korban Semeru Melalui Kodim 0811   |   16:00 . IPSI Tuban Berangkatkan 11 Atlet Di Kejurda Pencak Silat   |   15:00 . Bupati Blora Ziarah ke Makam Tjitrosoman Tuban   |   14:00 . TNI AD dan PMI Tuban Terus Kolaborasi Penuhi Pasokan Darah Saat Pandemi   |   13:00 . Lanjutkan Usaha Anak, Kini Beromzet Jutaan dengan Jualan Mainan anak   |   12:00 . Jelang Nataru, Harga Cabai Rawit di Tuban Naik Menjadi Rp65 Ribu per Kilogram   |   11:00 . Wacana Difabel Tuban, Terima PKH, Ruang Kreasi, dan Diantar Jemput ke Sekolah   |   10:00 . Bupati Tuban Halindra akan Buat Cekungan di Bekas Galian Tambang   |   09:00 . Kepergok Curi Karet Bekas Belt Conveyor Milik PT. SBI, Dua Warga Sekitar Perusahaan Ditangkap   |   08:00 . Pelajar Tuban Peduli Korban Semeru, Mulai Salat Gaib hingga Galang Dana   |   07:00 . Cara Atasi Lemas dan Ngantuk Habis Sarapan Menurut Ahli Gizi   |   20:00 . Wamendag: Revitalisasi Pasar Rakyat Perkuat Pemulihan Ekonomi Nasional   |   19:00 . Merantau di Tuban, Residivis Asal Jepara Ini Nekat Gondol Motor Temannya   |  
Thu, 09 December 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Tiga Jenis Burung Paling Digemari Selama Pandemi, Harganya Ada yang Fantastis Sampai Puluhan Juta

bloktuban.com | Saturday, 11 September 2021 08:00

Tiga Jenis Burung Paling Digemari Selama Pandemi, Harganya Ada yang Fantastis Sampai Puluhan Juta

Reporter : Savira Wahda Sofyana

blokTuban.com – Pandemi Covid-19 membawa banyak dampak terhadap kehidupan masyarakat, termasuk pada pengusaha. Salah satu pengusaha yang merasakan dampak dari adanya pandemi ini adalah Narko, warga Desa Patihan, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban.

Narko merupakan seorang pengusaha burung Lovebird yang memulai karirnya sejak tahun 2013 hingga sekarang. Ia mengaku dimasa pandemi saat ini sangat memengaruhi usaha yang telah dirintisnya sejak lama, terutama dalam hal pemasaran.

“Sekarang kita bisa bertahan untuk sehari-hari sudah bagus,” ucap Narko saat ditemui dikediamannya pada Jumat (10/09/2021).

Sebelum pandemi, Narko memiliki sekisar 100 pasang burung. Tidak hanya Lovebird saja, Narko juga ternak jenis burung-burung lain, seperti Cicak Rowo, falk, dan juga Perkutut.  Biasanya Narko menjual burung ternak miliknya dari Tuban hingga Jakarta, tergantung pemesan yang diterimanya.

Pria ramah ini biasa menjual burung ternaknya dengan harga per ekor. Sebelum pandemi harga burung-burung miliknya yang berumur 2 bulan bisa mencapai Rp8 juta sampai Rp20 juta, untuk jenis burung Biola dan Pale Fallow.

Sementara dimasa pandemi saat ini, pria berusia 45 tahun tersebut mengaku harga penjualan burung tidak stabil, tergantung dari permintaan jenis burung yang sedang booming saat ini.

Untuk saat ini jenis burung yang sedang digemari oleh masyarakat adalah Dun Fallow, Yellow Face, dan Biola Aqua.  Untuk harga burung Biola Aqua harga per ekornya 10 juta, untuk  Yellow Face sekisar 50 juta, sedangkan untuk Lovebird jenis Dun Fallow mencapai  80 juta per ekor.

Narko tergabung dalam komunitas sesama penghobi burung di tingkat nasional, biasanya dalam komunitas tersebut sesama anggota saling memberikan informasi tentang jenis burung yang sedang digemari oleh masyarakat banyak. [Sav/dy]

Tag : burung, tuban, style, kabupatentuban



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more