12:00 . Ukuran Bank Dunia, Ketimpangan Penduduk Tuban Rendah   |   11:00 . Ekonomi Tuban 2021 Naik 3,00 persen, Ini Penyebabnya   |   10:00 . Data Imunisasi Anak akan Tersimpan di Aplikasi PeduliLindungi   |   09:00 . Tak Layak untuk Ibadah dan Mengaji, Musala Al Ikhlas Desa Kaligede Akhirnya Direhab Satgas TMMD   |   19:00 . Halal Bihalal di Tuban, Sekum PP Muhammadiyah : Penyakit PMK Jangan Dianggap Remeh   |   17:00 . Gerindra Tuban Tancap Gas, Siap Antarkan Prabowo Subianto ke RI-1   |   16:00 . Libur Akhir Pekan, Yuk Intip Keseruan Anak-anak Bermain Air di Pantai Pasir Putih   |   14:00 . Pantai Semilir Tuban Punya Wahana Baru Banana Boat, Segini Tarifnya   |   13:00 . Ratusan Karya Seni Rupa Siswa Tuban Dipamerkan di Wisata Pantai Kelapa   |   12:00 . Jokowi Tegaskan Perang Tak Untungkan Siapapun, Mendag Fokus Pemulihan Ekonomi ASEAN   |   11:00 . Siap-siap! Vendor SIG Tuban yang Abaikan K3 Terima Skorsing   |   10:00 . Sepenggal Kisah Sumur Gemuling dan Lingga Yoni di Masjid Al-Falah Tuban   |   09:00 . Raden Santri, Kerabat Sunan Muria di Desa Cangkring   |   08:00 . Mendag Lutfi: Penguatan ASEAN Kunci Pertumbuhan Ekonomi Kawasan   |   16:00 . Jangan Takut Cepat Pudar, Begini Cara Mencuci Pakaian Hitam Agar Tetap Pekat dan Terlihat Baru   |  
Tue, 17 May 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Lepas, Buaya Titipan BKSDA Bojonegoro Ditemukan di Selokan Puskesmas

bloktuban.com | Tuesday, 31 August 2021 17:00

Lepas, Buaya Titipan BKSDA Bojonegoro Ditemukan di Selokan Puskesmas

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Seekor buaya sepanjang satu meteran lepas dari kandang pemiliknya di Desa Selogabus, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban. Buaya dengan mulut terus terbuka tersebut, ditemukan di selokan depan Puskesmas Ponco Jalan Raya Ponco - Bojonegoro, Bedrek, Selogabus, Parengan, Kabupaten Tuban, Selasa (31/8/2021).

Bagio, warga setempat mengatakan, pertama yang mengetahui ada buaya adalah salah satu peserta yang pulang vaksin di Puskesmas. Ia secara tidak sengaja melihat kemudian melaporkan ke petugas.

"Milik warga sini, ndak tahu namanya, katanya kok punya izin. Buayanya langsung dibawa pulang," kata Bagio.

Penemuan buaya tersebut sekitar pukul 12.00 WIB. Setelah pemiliknya datang, buaya kemudian ditangkap dan mulutnya diikat dengan seutas tali tampar.

Proses penangkapan buaya yang diduga dua hari sembunyi di selokan Puskesmas cukup dramatis. Warga sekitar yang dengar kabar langsung memadati lokasi.

Dikonfirmasi terpisah, Camat Parengan, Eko Suhartadi membenarkan bahwa telah terjadi penangkapan seekor buaya yang sebelumnya lepas. Pada prinsipnya itu buaya titipan dari BKSDA Bojonegoro yang dititipkan kepada warga bernama Ikwan asal Desa Selogabus.

"Sudah dua hari lepas dari rumah dan dicari-cari oleh yang dititipi dan ternyata tadi berada di selokan depan Puskesmas Ponco," sambung mantan Camat Grabagan.

Ditambahkan Eko, proses evakuasi dilakukan langsung oleh putranya warga bernama Ikwan sendiri dan dibantu dari TNI, POLRI serta POL PP dari Kecamatan Parengan. [ali/col]

 

 

Tag : Buaya, lepas, selokan



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more