12:00 . Tips Memulai Bisnis Bucket Snack Kekinian   |   10:00 . Relawan Tambakboyo Tuban Galang Bantuan Korban Erupsi Semeru   |   07:00 . Gejala Infeksi Luka Jahitan yang Wajib Diketahui dan Cara Menanganinya   |   20:00 . Jarak Luncur Guguran Lava Pijar Gunung Semeru 500-800 Meter   |   19:00 . Kelompok Informasi Masyarakat Tersosialiasi di 11 Kecamatan Tuban   |   18:00 . Puluhan Menu Tersaji di Festival Masakan Khas Tuban, Wakili Sisi Utara, Tengah dan Selatan   |   17:00 . Langkah Pemerintah Deteksi Omicron, Testing dan Tracing Perjalanan Internasional   |   16:00 . WHO Jelaskan Omicron, Kemenkes Minta Masyarakat Tidak Panik   |   12:00 . All Out Dukung Tim Kebanggaan, Suporter Persatu Tuban Adakan Gerakan Penggalangan Dana   |   11:00 . Alumni SMK TJP Tuban Perkuat Indonesia di Kompetisi Pengelasan Internasional¬†   |   10:00 . Pindah Tugas ke Banda Aceh, Dandim 0811 Tuban Letkol Inf Viliala Romadhon Pamitan   |   08:00 . Pengelolaan JDIH Tuban Masuk 10 Besar Terbaik Nasional   |   07:00 . Mengenal Tantrum Anak, Serta Bagaimana Cara Menanganinya   |   21:00 . Kemendag Pastikan Pasokan Kedelai Cukup untuk Natal dan Tahun Baru   |   20:00 . Pekerja yang Bekerja di Harus Terapkan Sistem Perlindungan   |  
Sun, 05 December 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Percepat Tes Swab Antigen, Perangkat Desa Jadi Tim Nakes Dadakan

bloktuban.com | Thursday, 15 July 2021 12:00

Percepat Tes Swab Antigen, Perangkat Desa Jadi Tim Nakes Dadakan

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Tes swab antigen serentak digelar di 328 desa/kelurahan di Kabupaten dalam sepekan terakhir. Setiap desa memiliki kuota minimal 100 peserta untuk di tes swab.

Dalam pelaksanaan tes tersebut ada yang unik, beberapa perangkat Desa Socorejo, Kecamatan Jenu ditugasi menjadi tim nakes dadakan untuk membantu bidan desa.

Mereka yang ditunjuk menjadi tim nakes sejumlah empat perangkat desa, nampak mengenakan baju hazmat dan alat pelindung diri (APD) seperti masker, penutup kepala, hingga sarung tangan.

"Karena keterbatasan tenaga kesehatan di desa maka perangkat desa ikut kami terjunkan untuk membantu melayani peserta masyarakat yang ikut tes swab antigen," kata Kepala Desa Socorejo, Z. Arief Rahman Hakim ketika dikonfirmasi blokTuban.com, Kamis (15/7/2021).

Dalam pelaksanaan tes swab, lanjut Kades Arief bahwa perangkat desa dilibatkan dalam urusan administrasi seperti mencatat hasil tes dan lain sebagainya. Sehingga tugas bidan desa lebih ringan dibanding semuanya dikerjakan sendiri.

Di lain sisi, layanan Desa Socorejo untuk masyarakat tetap berjalan normal dan seperti biasanya. Masih ada enam orang perangkat yang juga mengcover tugas dari empat orang yang diperbantukan di tes swab antigen serentak se-Kabupaten Tuban.

"Tes swab antigen di Socorejo dilaksanakan sehari dan dari 50 orang yang hadir semuanya hasilnya negatif," imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, terpantau Forkopimka Jenu melakukan peninjauan tes swab antigen di Desa Socorejo. Kapolsek Jenu, AKP Rukimin mengatakan secara umum pelaksanaan tes swab antigen diwilayahnya berjalan lancar meskipun di beberapa titik menunjukkan hasil positif maupun negatif.

Bila seseorang hasil tesnya positif dan tidak bergejala maka diarahkan untuk melakukan isolasi mandiri. Sebaliknya jika bergejala akan dirujuk ke puskesmas atau rumah sakit sesuai petunjuk bidan desa.

"Posko PPKM Darurat di 17 desa se-Kecamatan telah aktif dan bertugas memantau warga yang sedang menjalani Isoman. Satgas Covid-19 Kecamatan Jenu juga giat melakukan 3T hingga 15 orang yang kontak erat dengan yang terpapar virus," sambung mantan Kapolsek Tambakboyo ini.

Di lain sisi, Satgas juga memberikan bantuan sosial bagi mereka yang Isoman. Harapannya dengan dirinya tidak bekerja, keluarganya tetap stabil ekonominya karena kebutuhan harian dicukupi.

Sekedar diketahui, Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky per tanggal 6 Juli 2021 mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor: 140/3921/414.106/20121 terkait PPKM Darurat Covid-19 dan penyesuaian penggunaan (recofusing) anggaran Dana Desa (DD) pada APBDesa tahun 2021.

SE tersebut berisi lima poin dan tepatnya pada poin 4c diatur tentang pengadan alat rapid tes antigen minimal 100 tes atau sesuai kebutuhan desa. Serta pengadan sembako minimal untuk 40 warga yang sedang melakukan isolasi mandiri.

Perihal pengadaan alat rapid tes, setiap desa diminta melalui RSUD dr. R. Koesma Tuban yang akan difasilitasi oleh pihak kecamatan dengan nilai Rp8.158.000 yang diambilkan dari APBDes dengan kode rekening 2.2.04 penyelenggaraan desa siaga kesehatan, apabila belum/tidak menganggarkan kegiatan tersebut untuk mengadakan perubahan penjabaran APBDesa. [ali/ono]

 

Tag : nakes dadakan, desa socorejo, jebu tuban



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more