19:00 . Peringati Maulid Nabi Muhammad, TPQ Al-Ma’ruf Adakan Pawai Bersama   |   18:00 . Overkapasitas Tak Halangi Lapas Tuban Terima 20 Napi Pindahan Asal Mojokerto   |   17:00 . Industri Kilang Berpotensi Ubah Alur Tangkap Ikan Nelayan, Ini Saran Pakar   |   16:00 . Lahan Kosong Disulap Jadi Tempat Bisnis Nursery   |   15:00 . Es Puter Legendaris, Kuliner Jadul Asal Klaten   |   14:00 . Sarasehan HSN di Bongok, Begini Pesan Bupati Tuban Untuk Para Santri   |   13:00 . Bupati Tuban Apresiasi Penanaman Pohon Kopi di Kawasan Hutan Lindung Bongok Jetak   |   12:00 . Songsong HJT ke-728, Unirow Gelar Diskusi Permasalahan Pesisir Tuban   |   11:00 . Hadapi Tantangan Digital, Ansor Jatim Gembleng Kader Melalui Madrasah Cyber Jilid Dua   |   10:00 . Wajib Coba! Dimsum Mr. San Tawarkan 19 Macam Menu   |   09:00 . Ini Bedanya Tomat Jenis Corona dan Servo   |   08:00 . Begini Peran Santri dalam Pembentukan NKRI   |   07:00 . Cara Minimalisir Anak Kecanduan Gawai, Psikolog: Beri Anak Pilihan Kegiatan   |   20:00 . Punya Ikan Hias dan Sering Mati? Ini Solusinya!   |   19:00 . Menang 1-0 Saat Uji Coba Lawan Bojonegoro FC, Pelatih Bumi Wali FC Akui Puas   |  
Sun, 24 October 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Penjualan Gerabah Tanah Liat Meningkat Saat Pandemi

bloktuban.com | Monday, 17 May 2021 14:00

Penjualan Gerabah Tanah Liat Meningkat Saat Pandemi

Reporter: Nur Malinda Ulfa

blokTuban.com - Tanah liat merupakan jenis tanah lunak yang kerap kita temui di banyak wilayah Indonesia. Tipikal tanahnya yang lentur, empuk dan fleksibel, membuat banyak orang memanfaatkannya sebagai sebuah kerajinan gerabah.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Anjani (50), warga asal Bejagung, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. Geliat warga kampung dalam membuat kerajinan ini tergolong masih sangat minim, sebab kurangnya sumber daya manusia yang dapat mengelola tanah liat menjadi suatu kerajinan.

"Jadi sebenarnya ini sudah turun temurun dari dulu, saya hanya meneruskan. Produksinya masih sangat minim sekali,” ungkap Anjani

Anjani mengungkapkan bahwa ia sudah berinovasi, dimana yang tadinya hanya fokus membuat alat-alat masak seperti cobek, kuali, kini membuat gerabah untuk interior dan souvernir. Selain itu, dirinya juga membebaskan pelanggan untuk memesan sesuai dengan keinginannya.

"Kita juga membebaskan pelanggan untuk memesan sesuai keinginan mereka. Biasanya banyak yang pesan untuk tugas sekolah, souvernir seserahan atau nikahan, Itupun terbatas, " ungkapnya.

Lebih lanjut, dia menuturkan pemesanan untuk seserahan dan souvernir dibatasi karena keterbatasan jumlah pengrajin. untuk omzet per bulan dari kerajinan yang dibuatnya ini dirinya bisa meraup hingga juta rupiah.

"Alhamdulillah, selama pandemi ini kita masih bertahan. Omzet bisa mencapai jutaan rupiah, kita jual paling murah dari Rp 5.000 hingga tak terbatas, sesuai permintaan pembeli,” tambahnya.

Menurutnya, selama pandemi permintaan gerabah sangat melonjak, apalagi permintaan pot tanaman hias. Karena dirasa saat masa pandemi banyak masyarakat yang memanfaatkan waktunya untuk bercocok tanan, khususnya tanaman hias.

"100 persen sangat meningkat, soalnya kan booming tanaman hias itu, karena banyak masyarakat yang tinggal di rumah aja," ungkapnya.

Harapannya ke depan, semoga usahanya semakin maju dan dikenal banyak orang, dan bagi masyarakat yang terdampak pandemi agar tetap semangat dan berusaha untuk bangkit. [mal/sas]

Tag : kerajinan, gerabah, tanah, liat, tuban



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more