08:00 . Tak Datang ke Grahadi, Wabup Terpilih Dilantik Online   |   07:00 . Ini Cara Cetak Kartu BPJS dari Hanphonr   |   17:00 . Desa Simo dan Menilo Akan Dipasangi Pipa Air Minum   |   16:00 . Petugas Kesehatan dan TNI Lakukan Tracing di Sandingrowo   |   15:00 . Salami Anggota saat Pamit, AKBP Ruruh Berkaca-kaca   |   14:00 . Pendapa Dibanjiri Karangan Bunga   |   13:00 . Tak Menyerah, Omzet Dagangan Gading Meningkat setelah Pakai Motor Roda Tiga   |   08:00 . Ternyata Banyak Insinyur yang Belum Teregistrasi sesuai UU   |   07:00 . Insecure Bisa Muncul Karena Kejadian Masa Lalu, Ini Cara Mengatasinya   |   20:00 . Lembur Demi Mas Bupati   |   19:00 . Ada Karangan Bunga Raksasa   |   18:00 . Jelang Pelantikan Bupati Tuban, Karangan Bunga Bertebaran   |   17:00 . Resahkan Warga, ODGJ Prambontergayang Dievakuasi Petugas   |   16:00 . Hari Terakhir Menjabat, Fathul Huda Resmikan Kantor MWC NU Semanding   |   14:00 . Satya Widya Yudha : Ini Upaya DEN Membantu Pembangunan Rendah Karbon Industri Hulu Migas   |  
Sun, 20 June 2021
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Angka Kematian Kasus Covid-19 di Atas Nasional, Bupati Tuban Ungkap 2 Kemungkinan

bloktuban.com | Thursday, 29 April 2021 14:00

Angka Kematian Kasus Covid-19 di Atas Nasional, Bupati Tuban Ungkap 2 Kemungkinan

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Dalam safari Ramadan 1442 H terakhirnya di tahun 2021, Bupati Tuban, Fathul Huda menyampaikan kekhawatirannya tentang tingginya angka kematian Covid-19 di wilayahnya.

Tercatat angka kematian Corona di Tuban hampir 11 persen. Lebih tinggi dari kematian nasional sejumlah 2,7 persen dan regional tujuh persen, Kamis (29/4/2021).

"Ini ada dua kemungkinan, pertama di Tuban bukan 4.000 kasus terkonfirmasi posotif tapi ada 20.000 kasus sehingga kematiannya menjadi tinggi," ujar Bupati Huda seperti disiarkan di youtube Diskominfo Tuban.

Kemungkinan berikutnya, lanjut Bupati dua periode bahwa masyarakat Tuban yang terjangkit virus takut berobat ke rumah sakir karena takut dikoronakan. Dari dua kemungkinan ini, ikhtiar dan pencegahan lebih baik sebelum sesuatu yang tidak diinginkan terjadi.

Untuk menekan lonjakan corona, Pemerintah telah melarang mudik sejak tanggal 22 April 2021. Para kepala desa bersama perangkat desa di Tuban diminta untuk mengimbau dan memberi contoh warga untuk tidak mudik.

"Jangan dulu bersalaman, berkunjung saat lebaran. Sekarang sudah bisa silaturahim virtual. Sama seperti tahun lalu, tahun ini di Rumah Dinas atau rumah pribadi juga tidak ada open house" imbuhnya.

Lebih dari itu, meskipun salat tarawih dan ied diperbolehkan tapi harus 50 persen dari kapasitas normal. Penyelenggara salat diminta untuk tertib dan tidak kendor menegakkan prokes.

Dinas Kesehatan Tuban mencatat ada sembilan kasus baru di tanggal 28 April 2020 dengan total jumlah kumulatif 3550 kasus. Jumlah sembuh ada 3104 orang, dirawat 56, dan 390 orang meninggal dunia. [ali/ito]


Tag : kasus, covid-19, tuban, safari, ramadan

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 05 April 2021 13:00

    Mahasiswa Unirow Tuban Belajar di Kantor blokTuban.com

    Mahasiswa Unirow Tuban Belajar di Kantor blokTuban.com Sekitar 25 mahasiswa-mahasiswi dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban berkunjung di kantor redaksi blokTuban.com Jalan Sunan Muria No. 28 Kelurahan Latsari,...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more