12:00 . Unik, Tiang Masjid Setinggi 27 Meter Berdiri Tanpa Alat Berat   |   09:00 . Penyekatan Arus Balik Dimulai, Puluhan Kendaraan Diputarbalikkan   |   08:00 . Pesan Hoax Ledakan Corona Menyebar hingga Tingkat RT   |   07:00 . Menjaga Kesehatan di Hari Idul Fitri di Masa Pandemi Covid-19   |   14:00 . Tak Segera Diperbaiki, Jembatan Glendeng Kini Malah Ditutup Total   |   13:00 . Dampak Penyekatan di Tuban, Kasus Harian Corona di Bawah 15   |   12:00 . Walah..!!! Gegara Ini Akses Jembatan Darurat Glendeng Ditutup   |   11:00 . Boleh Silaturahim Tatap Muka, Tapi Tetap Pakai Masker   |   09:00 . Hampir Setahun Diterlantarkan, Kini Jembatan Glendeng Jadi Biang Kemacetan   |   07:00 . Kenalkan Pola Makan Sehat Pada Anak, Apa yang Perlu Diperhatikan?   |   17:00 . Kemenkumham Beri Remisi Khusus 168 Napi di Tuban   |   16:00 . Lebaran, Kawasan Obvitnas di Tuban Dijaga Ketat   |   15:00 . Masa Pandemi, 935 Warga Tuban Daftar Haji   |   13:00 . Jika Pembelajaran Tatap Muka Diberlakukan, Perpusda Harap Bisa Layani Baca Buku di Tempat   |   11:00 . Tunggu Keputusan Pusat, 1.296 Calon Haji Tuban Siap Berangkat Tahun Ini   |  
Sat, 15 May 2021
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Bermula dari Hobi, Pemuda ini Kembangkan Bisnis Photowood

bloktuban.com | Sunday, 28 March 2021 09:00

Bermula dari Hobi, Pemuda ini Kembangkan Bisnis Photowood

Reporter: Nur Malinda Ulfa

blokTuban.com – Memiliki hobi mengedit foto, membuat Mochammad Ansor (25), berinisiatif untuk mengaplikasikan hasil editing di media yang Unik dan jarang ditemui, agar jadi peluang usaha. 

“Berawal, dari hobi edit foto lewat handphone, kemudian saya berinisiatif untuk mengaplikasikan hasil editing di media yang unik dan jarang ditemui, dan kayu adalah medianya,” tuturnya.

Ansor mengaku, modal awal bisnisnya hanya Rp50.000, dimulai pada tahun 2019, saat masih menjadi mahasiswa di IAINU Tuban. Tujuannya ingin memperkenalkan ke berbagai kalangan masyarakat, dengan harga murah dan mengangkat unsur kayu sebagai simbol alam.

Saat memulai bisnisnya, Ansor mengalami banyak kendala. Misal modal dan proses produksinya, banyak teman dan saudara yang meniru, serta lokasi yg masih susah dijangkau oleh customer, sehingga baru bisa melayani lewat ekspedisi dan cash on delivery (COD) di tempat yg telah disepakati oleh customer.

"Untuk saat ini kami melakukan pemasaran lewat online dan media sosial , seperti whatsApp, Instagram, facebook, dan juga kami bisa menampung reseller dengan harga khusus sehingga, menarik bagi yang belum berpenghasilan maupun yang sudah berpenghasilan untuk bisa bergabung bersama kami,” ungkapnya.

Dia berharap peluang usaha di bidang kreasi dan marketing online semakin digencarkan dan dikampanyekan di masyarakat umum oleh para relawan agar bisa mengangkat kesejahteraan masyarakat. "Pesan saya kalau mau usaha, bisa dimulai dari hal sekecil apapun baik itu hobi meski dengan modal yang kecil," ujarnya.[ulf/col]

 

Tag : Hobi, bisnis, ekonomi

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 05 April 2021 13:00

    Mahasiswa Unirow Tuban Belajar di Kantor blokTuban.com

    Mahasiswa Unirow Tuban Belajar di Kantor blokTuban.com Sekitar 25 mahasiswa-mahasiswi dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban berkunjung di kantor redaksi blokTuban.com Jalan Sunan Muria No. 28 Kelurahan Latsari,...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more