19:00 . Perangkat Desa dan Warga Jetak Antusias Ikuti Pelatihan Membatik   |   18:00 . Kemendag Jamin Ketersediaan Beras Selama Tahun 2021   |   16:00 . Katrol PAD Dari Reklame, Satpol PP Tuban Dorong Pemilik Untuk Urus Ijin   |   15:00 . Kejurprov Kickboxing Jatim 2021, Tuban Raih 3 Emas Dan 2 Perunggu   |   14:00 . SATPOL PP Tuban Tertibkan Reklame & Baliho Liar   |   10:00 . Satpol PP Tuban Tertibkan Reklame Tak Berizin   |   09:00 . Ajarkan Cintai Bumi, Sobat Bumi USB Gelar Edukasi dan Aksi Tanam Pohon   |   08:00 . Pengin Tahu ? Ini Tujuh Hal yang Mendorong Produk Lokal Berkembang di Era Digital   |   07:00 . Tingkatkan Kesehatan Tubuh dan Mental, Konsumsi 5 Makanan Ini!   |   17:00 . Berikut Tujuh Hal yang Dorong Produk Lokal Berkembang di Era Digital   |   15:00 . Polisi Selidiki Maling Kotak Amal di Masjid yang Terekam CCTV   |   14:00 . Cara Cepat Raih Keuntungan Lebih Banyak dalam Pembibitan Ikan Lele   |   13:00 . Hadir di Wisuda Sarjana IAINU Tuban, Begini Pesan Gus Reza   |   12:00 . Ulang Tahun blokTuban.com ke-6, CEO BMG Resmi Launching Tuban Digital Forum   |   11:00 . Visi Misi Bupati Tuban Halindra Berjalan, Petani Kolonial Mulai Produksi Pupuk Sendiri   |  
Thu, 02 December 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Harga Kedelai Terus Meroket, Produsen Tahu dan Tempe Keluhkan Omset Turun

bloktuban.com | Saturday, 20 March 2021 12:00

Harga Kedelai Terus Meroket, Produsen Tahu dan Tempe Keluhkan Omset Turun

 

Reporter : Nur Malinda Ulfa

blokTuban.com - Sejumlah pedagang tahu dan tempe di Pasar Baru Tuban keluhkan omset menurun. Sabtu, (20/03/2021). Sebab, harga kedelai terus naik.

Kedelai adalah bahan utama pembuatan tahu dan tempe. Memiliki kandungan nutrisi yang baik di tubuh.

Sebagai salah satu pengganti lauk pauk, tahu dan tempe menjadi primadona di kalangan masyarakat menengah ke bawah. Harganya yang terjangkau membuat daya tarik pembeli.

Namun, sejak awal tahun harga kedelai terus alami kenaikan, membuat beberapa penjual alami penurunan omset.

Misalnya Murni, salah satu penjual yang mengaku alami penurunan.

"Tidak ada perubahan sama sekali, pembeli masih sepi, resikonya kalau busuk ya dibuang," ungkap Murni, salah satu penjual tempe di Pasar Baru Tuban.

Menurutnya, di masa pandemi ini penjualan tahu dan tempe sangat terpuruk. Melihat kondisi saat ini yang masih kesulitan mencari uang.

"Kedelai naik terus, nggak turun-turun. Saya bingung mau bagaimana lagi, saya hanya bisa membuat tahu dan tempe. Saya produksi sendiri, sudah nggak ada penghasilan masih harus beli kedelai dengan modal yang pas-pasan. Semoga harganya segera turun," imbuhnya.

Diketahui harga kedelai lokal yang sekarang Rp14.000 per kilogram, sedangkan kedelai impor Rp11.000 per kilogram.[ulf/ono] 

 

Tag : kedelai, tahu, tempe, pasartuban



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more