17:00 . Luka-Luka, Korban Tabrak Lari di Temandang Jalani Perawatan di RSUD   |   16:00 . Skateboard, Olahraga yang Digandrungi Para Pemuda Tuban   |   14:00 . Sedekah Sampah, Program untuk Didik Anak Peduli Daur Ulang Sejak Dini   |   14:00 . Pemuda Bandungrejo Meriahkan Hari Pohon Nasional dengan Pentas Musik dan Tanam Pohon   |   11:00 . Gus Syafiq: Jangan Samakan Muktamar dengan Pemilu, Sudahi Isu Pertikaian   |   07:00 . Manfaat Butterfly Hug bagi Kesehatan Mental, Efektif Redakan Stres dan Kecemasan   |   20:00 . PSHT Tuban Peringati HJT ke728 dengan Festival Pencak Silat   |   19:00 . Cegah Kerusakan Lingkungan, Komunitas Sobat Bumi Unirow Lakukan Ini   |   18:00 . Porkab VI Bawa Nilai Tambah bagi Pelatih Drum Band   |   17:00 . Tagana dan KSB Ronggolawe Adakan Lomba Mewarnai   |   17:00 . Tumbuhkan Kreatifitas di Era Digital, PBSI Unirow Tuban Gelar Pelatihan E-Mading Bagi Pelajar   |   16:00 . Alat Berat Bantuan Pertamina EP Sukowati Field Percepat Perbaikan Tanggul Avour yang Jebol   |   15:00 . Bupati Halindra Tantang Atlet Tenis Meja   |   14:00 . PTMSI Gelar Kejuaraan Tenis Meja Porkab VI Tuban   |   13:00 . Nyaris Tertimpa Warung yang Ambruk   |  
Mon, 29 November 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Dari Hobi Kreasi Rajut Jadi Bisnis

bloktuban.com | Wednesday, 17 March 2021 10:00

Dari Hobi Kreasi Rajut Jadi Bisnis

Reporter: Nur Malinda Ulfa

blokTuban.com - Banyak masyarakat yang mengisi waktu luang dengan menjalankan hobinya. Namun, siapa sangka sebuah hobi dapat menjadi suatu bisnis yang menjanjikan. Seperti halnya Suci Dewi Setiani (20), Mahasiswa Jurusan Pendidikan Sastra dan Bahasa (PBSI) Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban, yang memulai bisnisnya dari hobi membuat kreasi rajut dengan berbagai macam bentuk dan jenis.

Suci memang suka membuat kreasi rajut, tetapi ia baru mulai serius menjalani hobinya ketika masa pandemi, yang mengharuskannya beraktivitas di rumah. Karena himbauan dari pihak kampusnya yang mengharuskan untuk sementara melakukan aktivitas belajar dari rumah.

“Awalnya saya mencoba membuat kreasi tas dan boneka, kemudian banyak permintaan pesanan dari dua jenis kreasi yang saya buat itu, setelahnya saya sering memposting dan mempromosikan lewat Whatsapps dan Facebook. Alhamdulillah, ternyata banyak yang komentar dan ingin membeli hasil kreasi saya,” tutur Suci.

Menurutnya, masih banyak masyarakat yang belum mengembangkan ide kreasi seperti ini, jadi ketika dia mempromosikan lewat media sosial masyarakat banyak yang tertarik untuk membeli.

Selain itu, Suci juga membuat kreasi lain seperti dompet, gantungan kunci, bandana, serta konektor masker.

“Saya juga mengkreasikan berbagai jenis rajutan, tergantung permintaan dari pelanggan. Untuk saat ini yang paling banyak dicari adalah konektor masker, alhamdulillah pemesanannya sudah sampai di luar Tuban, misalnya di Surabaya,” tuturnya.

Suci juga menambahkan, untuk pembuatan pemesanan dan pengerjaannya ia kerjakan sendiri. Namun, ketika pemesanan semakin membludak, ia meminta temannya untuk membantu kadang juga menolaknya karena terlalu banyak.

“Untuk modal awalnya sekitar Rp350.000, namun selama berjalan empat bulan. Alhamdulillah modal saya sudah Kembali berkali kali lipat,” pungkasnya.

Harapannya, semoga untuk bisnis rajut ini tetap berjalan dengan karya yang lebih berkualitas, dan bisa menginspirasi banyak orang karena usaha akan berjalan jika kita berani untuk mencoba hal baru dengan modal keyakinan. [ulf/mu]

Tag : Rajut



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more