14:00 . Gunung Api Karangetang Sulawesi Utara Berstatus Siaga   |   13:00 . Presiden Jokowi Ingatkan Tantangan Pers Hadapi Banjir Media Sosial   |   12:00 . Tempati Lahan KAI, 97 Bangunan di Surabaya Dibongkar   |   10:00 . Kumpulan Resep Membuat Telur Pindang, Sekali Buat Bisa Untuk Beberapa Hari   |   09:00 . Emas Antam Kembali Naik Rp.5000 Hari ini 9 Februari 2023, Full Stock!   |   08:00 . Tata Cara dan Kapan Bersiwak Seperti yang Dilakukan Rasulullah SAW   |   07:00 . Lirik Lagu Stasiun Balapan - Cover Denny Caknan, Kuto Solo Sing Dadi Kenangan   |   21:00 . Kepepet Kebutuhan Sehari-hari, Purnawirawan Polisi di Tuban Nekat Mencuri Motor   |   20:00 . Bawaslu Tuban Bacakan Hasil Sidang Kedua Dugaan Pelanggaran Rekrutmen Anggota PPS Montong   |   19:00 . Keren, Anak Muda di Tuban Buat Suplemen Penambah Nafsu Makan Hewan   |   18:00 . Eks Karyawan Hotel Purnama Tak Terima Pesangon, Disnakerin Tuban Sarankan ke Jalur Hukum   |   17:00 . Mahasiswa KKN Unang Tuban Dampingi UMKM Panyuran Terbitkan NIB   |   16:00 . Pasokan Berkurang, Harga Cabai Rawit di Tuban Tembus Rp70 Ribu Per Kilogram   |   15:00 . Dihuni 250 Penduduk, Ini Kondisi Dusun Terluar di Tuban   |   14:00 . DKPP Akan Periksa Anggota KPU RI Terkait Verifikasi Partai Politik dan Dugaan Ancaman Kepada Penyelenggara   |  
Thu, 09 February 2023
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Cuaca Tak Menentu, Rajungan Sulit Didapat

bloktuban.com | Saturday, 13 March 2021 08:00

Cuaca Tak Menentu, Rajungan Sulit Didapat

Reporter: Nur Malinda Ulfa

blokTuban.com - Saat ini harga rajungan masih terpantau tinggi, yaitu di kisaran Rp100.000 per Kilogram sampai Rp150.000 per Kilogram. Namun akhir-akhir ini untuk mendapatkan rajungan tidaklah mudah dibanding beberapa bulan lalu. 

Menurut para nelayan di Desa Kradenan, Kecamatan Palang, hal ini dikarenakan cuaca yang tidak menentu dan masih sering terjadi hujan.

Kondisi seperti ini banyak dikeluhkan oleh nelayan yang hidupnya bergantung dari hasil tangkapan raajungan. 

Salah satunya Jureni (50), menurutnya karena hujan dan cuaca yang sulit diprediksi, banyak nelayan yang libur atau memilih melaut di perairan.

“Merosotnya tangkapan rajungan dikarenakan cuaca yang tidak menentu, terhitung dari akhir tahun 2020 hingga saat ini, kondisi cuaca masih tidak menentu,” papar Jureni, saat ditemui di Pasar Kradenan, Kecamatan Tuban, Sabtu (13/03/2021).

Menurutnya, sampai saat ini para nelayan masih membatasi untuk mencari ikan di laut. Ada yang masih nekat, namun hasil penangkapannya cukup sedikit.

Hal yang sama juga dialami oleh penjual rajungan, Makmuk (50), ia merasakan banyak pelanggannya yang protes akibat harga Rajungan yang mahal dan stok yang tergolong sedikit.

“Saya biasanya jual ikan togek, kerapu dan yang paling utama rajungan dan udang. Karena banyak nelayan yang tidak mencari rajungan jadi terpaksa saya jual ikan saja. Itupun banyak yang tidak laku, karena ya, kebanyakan pelanggan saya cari rajungan,” tandasnya.[ulf/ono]

 

Tag : rajungan, sepi, cuacatakmenentu



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 07 February 2023 10:00

    Membangun Kesejahteraan dan Ekonomi Masyarakat

    Membangun Kesejahteraan dan Ekonomi Masyarakat Manusia merupakan makhluk sebagai pelaku utama di dalam yang namanya lingkungan, dimana manusia tidak lepas dari kebutuhan untuk hidup dan tergantung dari kondisi lingkungan tempat dimana ia berada....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat