20:00 . Pemuda Ini Benjol-Benjol Usai Dikeroyok Sekelompok Orang Tak Dikenal   |   19:00 . Warna Hijab Paling Banyak Diminati Remaja, Bikin Kulit Terlihat Lebih Cerah!   |   18:00 . Laris Manis, Aneka Jajanan Murmer Beromzet Ratusan Ribu per Hari   |   09:00 . Rahasia Bisnis Kue Dumbeg Bertahan hingga Tiga Generasi   |   07:00 . Studi Buktikan Lingkungan Hijau dapat Meningkatkan Kesehatan Mental Anak   |   18:00 . Penyuluh Agama Kecamatan Widang Lakukan Gibas Buluh   |   17:00 . Bermodalkan Rp200 Ribu, Pengusaha Kue Ini Beromzet Jutaan   |   13:00 . ORTN BRIN Bersama Anggota DPR RI Bantu Petani Tuban Benih Padi Varietas Inpari Sidenuk   |   12:00 . Bantu Herd Immunity, Wihadi dan Kader Gerindra Tuban Turun Gunung Gelar Vaksinasi   |   09:00 . Jago Bisnis Desain dan Ilustrasi, Pemuda Tuban Diundang ke Wakatobi Ilustrasikan Aset Budaya   |   08:00 . Perempuan Desa Klotok Ini Hasilkan Cuan dari Merajut   |   07:00 . Bermain di Masa Pandemi Jadi Kebutuhan Dasar Anak yang Harus Terpenuhi   |   21:00 . Gemar Buat Kue, Kini Fudgy Brownies Dapur Aga Hadir Di Tuban   |   20:00 . Sate Korea Mr. Baek, Santapan Nikmat Harga Bersahabat   |   18:00 . Baju Bekas Kembali Digemari Jadi Peluang Usaha di Tengah Pandemi   |  
Thu, 21 October 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Mau Tingkatkan Suasana Hati, Cobalah Lakukan Terapi Cahaya

bloktuban.com | Saturday, 09 January 2021 07:00

Mau Tingkatkan Suasana Hati, Cobalah Lakukan Terapi Cahaya

Reporter: -

blokTuban.com - Stres dan depresi meningkat di musim hujan atau musim dingin yang sering kali disebut dengan gangguan afektif musiman. Ditambah dengan pandemi Covid-19 yang masih berlangsung, tingkat stres dan depresi diperkirakan akan semakin mengkhawatirkan.

Melansir dari Medicalxpres, Dr Craig Sawchuk, psikolog Mayo Clinic mengatakan salah satu perawatan paling efektif untuk gangguan afektif musiman adalah paparan cahaya buatan atau terapi cahaya. Dalam Mayo Clinic Minute ini, Dr. Sawchuk menjelaskan cara memasukkan terapi cahaya ke dalam rutinitas harian Anda.

Bagi mereka yang ingin mengaktifkan perasaan positif selama bulan-bulan musim dingin, Dr. Sawchuk menyarankan untuk mencoba terapi cahaya.

"Terapi cahaya adalah salah satu perawatan efektif kami yang sebenarnya sangat mudah ditoleransi," kata Dr. Sawchuk.

"Jarang ada orang yang mengalami efek samping. Dan ini jenis intervensi yang cukup portabel," imbuhnya.

Terapi cahaya diperkirakan memengaruhi bahan kimia otak yang terkait dengan suasana hati dan tidur, serta meredakan gejala gangguan afektif musiman.

Dokter Sawchuk merekomendasikan penggunaan kotak lampu atau lampu 10.000 lux dalam satu jam pertama setelah bangun tidur selama sekitar 20 menit.

"Itu cenderung memberikan sweet spot dari paparan cahaya. Anda ingin memastikan bahwa cahayanya berada sekitar satu lengan atau lebih di depan Anda. Anda tidak harus menatap langsung ke cahaya itu, tetapi buat mata Anda tetap terbuka," kata Dr. Sawchuk.

Dia mendorong orang untuk terus menggunakan terapi cahaya hingga musim semi atau kapanpun agar suasana hati mereka mulai membaik secara alami.

*Sumber: suara.com

Tag : pendidikan, kesehatan



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more