12:00 . Tips Memulai Bisnis Bucket Snack Kekinian   |   10:00 . Relawan Tambakboyo Tuban Galang Bantuan Korban Erupsi Semeru   |   07:00 . Gejala Infeksi Luka Jahitan yang Wajib Diketahui dan Cara Menanganinya   |   20:00 . Jarak Luncur Guguran Lava Pijar Gunung Semeru 500-800 Meter   |   19:00 . Kelompok Informasi Masyarakat Tersosialiasi di 11 Kecamatan Tuban   |   18:00 . Puluhan Menu Tersaji di Festival Masakan Khas Tuban, Wakili Sisi Utara, Tengah dan Selatan   |   17:00 . Langkah Pemerintah Deteksi Omicron, Testing dan Tracing Perjalanan Internasional   |   16:00 . WHO Jelaskan Omicron, Kemenkes Minta Masyarakat Tidak Panik   |   12:00 . All Out Dukung Tim Kebanggaan, Suporter Persatu Tuban Adakan Gerakan Penggalangan Dana   |   11:00 . Alumni SMK TJP Tuban Perkuat Indonesia di Kompetisi Pengelasan Internasional    |   10:00 . Pindah Tugas ke Banda Aceh, Dandim 0811 Tuban Letkol Inf Viliala Romadhon Pamitan   |   08:00 . Pengelolaan JDIH Tuban Masuk 10 Besar Terbaik Nasional   |   07:00 . Mengenal Tantrum Anak, Serta Bagaimana Cara Menanganinya   |   21:00 . Kemendag Pastikan Pasokan Kedelai Cukup untuk Natal dan Tahun Baru   |   20:00 . Pekerja yang Bekerja di Harus Terapkan Sistem Perlindungan   |  
Sun, 05 December 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

HET Sejumlah Pupuk Bersubsidi Naik, Petrokimia Gresik Minta Petani Mupuk Sesuai Dosis

bloktuban.com | Wednesday, 06 January 2021 14:00

HET Sejumlah Pupuk Bersubsidi Naik, Petrokimia Gresik Minta Petani Mupuk Sesuai Dosis

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Produsen pupuk nasional, PT. Petrokimia Gresik berharap kepada para petani agar menggunakan pupuk bersubsidi sesuai dengan dosis yang dianjurkan.

Hal itu disampaikan oleh Sales Retail Manager Java dan Bali Region PT. Petrokimia Gresik, Iyan Fajri menyusul Harga Eceran Tertinggi (HET) sejumlah pupuk bersubsidi naik per 1 Januari 2021.

"Diimbau kepada para petani agar melakukan pemupukan tidak berlebihan, sesuaikan dengan dosis yang direkomendasikan," terang Iyan Fajri ketika dikonfirmasi blokTuban.com.

Dia menambahkan, kenaikan HET sejumlah pupuk bersubsidi tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) BAB V Pasal 12 No. 49 Tahun 2020 tentang Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi (HET) Pupuk Bersubsidi Sektor Pertanian tahun anggaran 2021.

"Kenaikan HET pupuk subsidi sesuai Permentan. Jadi sebaiknya menggunakan dasar Permentan No. 49," jelasnya, Selasa (5/1/2021).

Berdasarkan, data yang dihimpun blokTuban.com, beberapa jenis pupuk bersubsidi yang HETnya naik yakni harga pupuk jenis Urea naik Rp450 perkilogram dari sebelumnya Rp1.800 perkilogram menjadi Rp2.250 perkilogram.

Kemudian harga pupuk SP-36 naik Rp400 perkilogram dari sebelumnya Rp2.000 perkilogram menjadi Rp2.400 perkilogram, selanjutnya, harga pupuk ZA naik Rp300 perkilogram dari sebelumnya Rp1.400 perkilogram menjadi Rp1.700 perkilogram.

Dan untuk harga pupuk jenis Organik Granul naik Rp300 perkilogram dari sebelumnya Rp500 perkilogram menjadi Rp800 perkilogram, sedangkan harga pupuk NPK tetap dari Rp2.300 perkilogram menjadi Rp2.300 perkilogram.[hud/ito]

Tag : pupuk, organik, tuban, het



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more