20:00 . Pemuda Ini Benjol-Benjol Usai Dikeroyok Sekelompok Orang Tak Dikenal   |   19:00 . Warna Hijab Paling Banyak Diminati Remaja, Bikin Kulit Terlihat Lebih Cerah!   |   18:00 . Laris Manis, Aneka Jajanan Murmer Beromzet Ratusan Ribu per Hari   |   09:00 . Rahasia Bisnis Kue Dumbeg Bertahan hingga Tiga Generasi   |   07:00 . Studi Buktikan Lingkungan Hijau dapat Meningkatkan Kesehatan Mental Anak   |   18:00 . Penyuluh Agama Kecamatan Widang Lakukan Gibas Buluh   |   17:00 . Bermodalkan Rp200 Ribu, Pengusaha Kue Ini Beromzet Jutaan   |   13:00 . ORTN BRIN Bersama Anggota DPR RI Bantu Petani Tuban Benih Padi Varietas Inpari Sidenuk   |   12:00 . Bantu Herd Immunity, Wihadi dan Kader Gerindra Tuban Turun Gunung Gelar Vaksinasi   |   09:00 . Jago Bisnis Desain dan Ilustrasi, Pemuda Tuban Diundang ke Wakatobi Ilustrasikan Aset Budaya   |   08:00 . Perempuan Desa Klotok Ini Hasilkan Cuan dari Merajut   |   07:00 . Bermain di Masa Pandemi Jadi Kebutuhan Dasar Anak yang Harus Terpenuhi   |   21:00 . Gemar Buat Kue, Kini Fudgy Brownies Dapur Aga Hadir Di Tuban   |   20:00 . Sate Korea Mr. Baek, Santapan Nikmat Harga Bersahabat   |   18:00 . Baju Bekas Kembali Digemari Jadi Peluang Usaha di Tengah Pandemi   |  
Thu, 21 October 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

HET Sejumlah Pupuk Bersubsidi Naik, Petrokimia Gresik Minta Petani Mupuk Sesuai Dosis

bloktuban.com | Wednesday, 06 January 2021 14:00

HET Sejumlah Pupuk Bersubsidi Naik, Petrokimia Gresik Minta Petani Mupuk Sesuai Dosis

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Produsen pupuk nasional, PT. Petrokimia Gresik berharap kepada para petani agar menggunakan pupuk bersubsidi sesuai dengan dosis yang dianjurkan.

Hal itu disampaikan oleh Sales Retail Manager Java dan Bali Region PT. Petrokimia Gresik, Iyan Fajri menyusul Harga Eceran Tertinggi (HET) sejumlah pupuk bersubsidi naik per 1 Januari 2021.

"Diimbau kepada para petani agar melakukan pemupukan tidak berlebihan, sesuaikan dengan dosis yang direkomendasikan," terang Iyan Fajri ketika dikonfirmasi blokTuban.com.

Dia menambahkan, kenaikan HET sejumlah pupuk bersubsidi tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) BAB V Pasal 12 No. 49 Tahun 2020 tentang Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi (HET) Pupuk Bersubsidi Sektor Pertanian tahun anggaran 2021.

"Kenaikan HET pupuk subsidi sesuai Permentan. Jadi sebaiknya menggunakan dasar Permentan No. 49," jelasnya, Selasa (5/1/2021).

Berdasarkan, data yang dihimpun blokTuban.com, beberapa jenis pupuk bersubsidi yang HETnya naik yakni harga pupuk jenis Urea naik Rp450 perkilogram dari sebelumnya Rp1.800 perkilogram menjadi Rp2.250 perkilogram.

Kemudian harga pupuk SP-36 naik Rp400 perkilogram dari sebelumnya Rp2.000 perkilogram menjadi Rp2.400 perkilogram, selanjutnya, harga pupuk ZA naik Rp300 perkilogram dari sebelumnya Rp1.400 perkilogram menjadi Rp1.700 perkilogram.

Dan untuk harga pupuk jenis Organik Granul naik Rp300 perkilogram dari sebelumnya Rp500 perkilogram menjadi Rp800 perkilogram, sedangkan harga pupuk NPK tetap dari Rp2.300 perkilogram menjadi Rp2.300 perkilogram.[hud/ito]

Tag : pupuk, organik, tuban, het



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more