20:00 . Wamendag: Revitalisasi Pasar Rakyat Perkuat Pemulihan Ekonomi Nasional   |   19:00 . Merantau di Tuban, Residivis Asal Jepara Ini Nekat Gondol Motor Temannya   |   18:00 . Peduli Korban Semeru, Pelajar Tuban Salat Gaib dan Galang Dana   |   15:00 . Overkapasitas, Lagi-lagi Lapas Tuban Terima Pindahan 20 Napi Narkoba   |   14:00 . Suhada Erwin Resmi Jabat Dandim 0811 Tuban   |   13:00 . 7 Kali Dipenjara, Warga Merakurak Lagi-lagi Gasak Handphone Tetangga   |   12:00 . Lepas Sambut Dandim 0811 Tuban, Bupati Halindra Ungkap Kenangan Manis Bersama Viliala Romadhon   |   07:00 . 2 Kesalahan Pola Asuh yang Sering Dilakukan Orangtua Zaman Now   |   20:00 . Pemkab, Salurkan Bantuan untuk Korban Gunung Semeru   |   19:00 . Jadi Percontohan Vaksin di Tingkat Kabupaten, Ini Kunci Kesuksesan Glodog   |   18:00 . Mendag: Sukses Beradaptasi, Bisnis Waralaba Jadi Tuan di Negeri Sendiri   |   15:00 . Babak Pertama, Persatu Tertinggal 1-0 dari Persewangi   |   14:00 . Momen HDI, Bupati Tuban Halindra Kabarkan Perkembangan Raperda Difabel   |   13:00 . PPKM Level 3 se-Indonesia Batal, Disiplin Prokes di Pasar Tradisional Tuban Digalakkan Lagi   |   12:00 . Masyarakat Tuban Mulai Antusias dan Tak Takut Ikut Vaksin   |  
Thu, 09 December 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Proyek Plengsengan di Singgahan Dihentikan Paksa Warga

bloktuban.com | Friday, 11 December 2020 10:00

Proyek Plengsengan di Singgahan Dihentikan Paksa Warga

Reporter: Mochamad Nur Rofiq

blokTuban.com - Proyek pembuatan tembok penahan tanah atau plengsengan dan drainase di Desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban dihentikan paksa warga. Sebab warga menilai proyek tersebut merugikan.

Multazam, perwakilan warga Mulyoagung menuturkan, dampak proyek akses jalan menuju rumahnya rusak. Sementara ia meminta pelaksana proyek untuk membuatkan jalan seperti semula tidak bisa.

Selain akses jalan, tanahnya kini berkurang 1,5 meter dan menjadi tebing yang sangat curam. Ia meminta pelaksana proyek untuk memlengseng namun ditolak.

"Tanah depan rumah diminta untuk pelebaran 1,5 meter sudah saya kasihkan karena untuk kepentingan umum. Tanah sudah dikeruk digempur jadi jurang, giliran minta bantuan untuk diplengseng agar tidak longsor pelaksana bilang tidak siap dengan alasan tidak ada anggaran," terang Multazam dengan geram, Jum'at (11/12/2020).

Ditambahkan Multazam, dampak kerusakan akses jalan beberapa kepala keluarga pun mengeluh. Bahkan, ia sendiri mengaku kendaraan tidak bisa dikeluarkan dari rumah karena akses jalan tinggal separuh.

"Harapan depan rumah ini sementara kita hentikan sebelum ada kejelasan," tandasnya.

Sementara itu pelaksana proyek dari PT Tectonia Grandis menyatakan semua butuh proses. Pihaknya juga mengikuti warga jika diminta berhenti akan menghentikan proyeknya.

"Ya ini plengseng sampai atas sesuai gambar rencana, dan kalau ada permintaan warga sampai rata tanah butuh proses," kata perwakilan perusahaan, Parkan.

Ditegaskan Parkan, pihaknya tetap akan mengikuti prosedur proyek. Sebab pihaknya hanya sebagai pelaksana proyek.

"Kalau warga keberatan karena merasa tanah kesrobot kita berhenti kok," tegas Parkan.

Data yang dihimpun blokTuban.com di lapangan, pihak perusahaan mengikuti keinginan warga. Diminta berhenti proyek juga dihentikan. Jika disuruh lanjut pihak perusahaan akan melanjutkan.

"Ini juga saya berhenti dulu, depan rumah pak RT sambil menunggu proses. Masak kita merugikan masyarakat," pungkasnya. [ro/mu]

Tag : proyek, warga hentikan proyek, plengsengan tanah, tembok penahan tanah



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more