07:00 . 2 Kesalahan Pola Asuh yang Sering Dilakukan Orangtua Zaman Now   |   20:00 . Pemkab, Salurkan Bantuan untuk Korban Gunung Semeru   |   19:00 . Jadi Percontohan Vaksin di Tingkat Kabupaten, Ini Kunci Kesuksesan Glodog   |   18:00 . Mendag: Sukses Beradaptasi, Bisnis Waralaba Jadi Tuan di Negeri Sendiri   |   15:00 . Babak Pertama, Persatu Tertinggal 1-0 dari Persewangi   |   14:00 . Momen HDI, Bupati Tuban Halindra Kabarkan Perkembangan Raperda Difabel   |   13:00 . PPKM Level 3 se-Indonesia Batal, Disiplin Prokes di Pasar Tradisional Tuban Digalakkan Lagi   |   12:00 . Masyarakat Tuban Mulai Antusias dan Tak Takut Ikut Vaksin   |   10:00 . TPPI Latih Pelaku UMKM Tuban Pemasaran dan Pengelolaan Keuangan   |   09:00 . Lima Inovator SIG Pabrik Tuban Juara Pertama Award on Innvation 2021   |   08:00 . 100 Perempuan Pelaku Usaha Kuliner dan Kreatif Tuban Berdaya Selama Pandemi Covid-19   |   07:00 . Jangan Dimarahi, Ini 5 Tips Membentuk Kepribadian Anak yang Disiplin   |   21:00 . Satpol PP Peringatkan PKL yang Sengaja Tinggalkan Gerobaknya di Trotoar   |   20:00 . Selama Pandemi Data Pemilih Tuban Bertambah Menjadi 942.644 Orang   |   19:00 . Tidak Perlu Takut, TB Bisa Sembuh dengan Rutin Minum Obat Selama 6 Bulan   |  
Wed, 08 December 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Geger Isu Tsunami 20 Meter di Pulau Jawa, BMKG Imbau Tidak Panik

bloktuban.com | Tuesday, 29 September 2020 12:00

Geger Isu Tsunami 20 Meter di Pulau Jawa, BMKG Imbau Tidak Panik

Reporter: Nidya Marfis H.

blok Tuban.com - Baru - baru ini, masyarakat dihebohkan dengan hasil riset dari pakar para peneliti Institusi Teknologi Bandung (ITB) terkait adanya potensi tsunami 20 meter di selatan Pulau Jawa.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Tuban, Rofiq Isa Mansur mengatakan, dalam hal ini BMKG mengapresiasi penelitian tersebut karena kajian ilmiah ini mampu menentukan potensi magnitudo maksimum megathrust dan skenario terburuk.

"Akan tetapi hingga saat ini, belum ada teknologi yang memprediksi dengan tepat dan akurat. Kapan dan di mana gempa akan terjadi,"Ujar Rofiq. Selasa (29/9/2020).

Lebih lanjut, skenario model yang dihasilkan merupakan gambaran terburuk atau (worst case), dan hal ini dapat dijadikan acuan dalam upaya mitigasi dengan menyiapkan langkah - langkah kongkrit untuk meminimalkan resiko kerugian sosial, ekonomi dan korban jiwa.

Ia berharap, informasi dari hasil kajian ini hendaknya tidak menimbulkan keresahan di masyarakat, tetapi juga harus direspon dengan upaya mitigasi yang tepat.

"Jagan panik, dan mari kita lakukan langkah - langkah mitigasi,"tuturnya.

Langkah - langkah tersebut diantaranya, dengan meningkatkan kegiatan sosialisasi mitigasi, latihan evakuasi, menata dan memasang rambu evakuasi. Menyiapkan tempat evakuasi sementara, membangun bangunan rumah tahan gempa, menata tata ruang pantai berbasis risiko tsunami dan meningkatkan performa sistem peringatan dini tsunami. [nid/]

Tag : Bkmg, bpbd, tuban



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more