20:00 . Omset Penjual Hewan Kurban Dadakan di Tuban Rp10-15 Juta Sehari   |   19:00 . Dear Warga, Cek Label Sehat Sebelum Beli Hewan Kurban di Tuban   |   18:00 . Domba Lokal Bertanduk Banyak Diburu di Tuban, Segini Kisaran Harganya   |   17:00 . Sudah 2.525 Warga Tuban Terekam Mobil INCAR, Polisi: Kebiasaan Baik Harus Dipaksa   |   16:00 . Ikuti Program Revitalisasi, KUA Tuban dan Soko Dimonev Kemenag RI   |   15:00 . Punya Sejarah 70 Tahun, Asosiasi Dokter Medis Sedunia Hanya Akui IDI Organisasi Dokter di Indonesia   |   14:00 . Harga Kambing Kurban di Tuban Termahal Rp7 Juta per Ekor, Penjual: Gratis Ongkos Kirim   |   13:00 . Mengenal Demokrasi dalam Perspektif Masyarakat   |   12:00 . Rupa Sesaji di Manganan Bektiharjo Tuban   |   11:30 . Ini Doa Saat Manganan Bektiharjo Tuban   |   11:00 . Lirik Lagu dan Chord Luka Sekerat Rasa - Cover Maulana Ardiansyah (Live Ska Reggae Trending on Youtube)   |   10:30 . Memberi Makan Kera Bektiharjo Tuban   |   10:00 . Tradisi Manganan Bektiharjo Tuban: Memberi Makan Ikan   |   09:30 . Manganan Bektiharjo Tuban Setiap Rabu Pon   |   09:00 . 6 Juli 2022 Emas Antam Anjlok Rp 977 Ribu, Turun Rp 12.000 Per Gram   |  
Wed, 06 July 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Pemkab Berjanji Perhatikan 115 Pesantren di Masa Pandemi

bloktuban.com | Thursday, 25 June 2020 15:00

Pemkab Berjanji Perhatikan 115 Pesantren di Masa Pandemi

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Kebutuhan 115 pesantren di Kabupaten Tuban dalam pencegahan Covid-19 akan didata dan dipenuhi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat. Pendataan juga untuk mengetahui jadwal pesantren kembali beraktivitas, Kamis (25/6/2020).

Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Hussein, mengungkapkan kualitas pendidikan di era pandemi memang harus diperhatikan, tidak terkecuali pesantren.

Pemkab akan  hadir ke pesantren. Sekaligus melakukan penyemprotan disinfektan melalui Puskesmas dan mensosialisasikan tentang bahaya dan pencegahan Covid-19, penyediaan masker dan tepat cuci tanggan, serta penyediaan rapid test untuk yang bergejala.

"Ini sebagai wujud kerja sama pemerintah dengan pesantren dalam penanganan bahaya Covid-19," terang Wabup dua periode itu.

Dana penanganan corona dari APBD sebesar Rp280 miliar. Angka ini akan bisa bertambah sesuai yang dibutuhkan. Saat ini Pemkab juga terus berusaha memesan dan membeli alat rapid test, namun saat ini baru mendapatkan 1.300 buah.

Pemkab juga telah mengeluarkan Surat Edaran Bupati untuk persiapan era New Normal atau Tatanan Hidup Baru yang di dalamnya, telah diterangkan protokol kesehatan di pesantren yang harus dipatuhi.

"Kami juga akan melakukan koordinasi dengan pengasuh pesantren dan menyiapkan apa yang dibutuhkan sesuai dengan anggaran yang ada," sambung Sekretaris Daerah (Sekda) Tuban, Budi Wiyana terpisah.

Peran Puskesmas dan gugus tugas tingkat kecamatan dan desa akan dimaksimalkan. Diyakini dengan SDM di Puskesmas dan Gugus Tugas yang telah dibekali, persiapam new normal berjalan lancar.

Sebelumnya, Bupati Tuban, Fathul Huda mengundang para kiai dan pengurus pondok pesantren (Ponpes) di Kabupaten Tuban ke Rumah Dinas Bupati Pringgitan, Kompleks Pendopo Kridho Manunggal, Selasa (23/6/2020) lalu.

Pertemuan tertutup itu untuk mendengarkan usulan-usulan para kiai dan pengasuh pondok pesantren terkait kebijakan penerapan protokol kesehatan di lingkungan pesantren dan madrasah. [ali/col]

Tag : Pesantren, covid, pendidikan



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat