19:00 . Angka Stunting Tuban 21,5 Persen, Dinkes Minta Persalinan Ditangani Nakes   |   18:00 . Cegah Tipikor, Kejari Tuban Minta Masyarakat Tak Ragu Lapor   |   17:00 . Jangan Sepelekan Campak, Dampaknya Sebabkan Diare Berat hingga Kematian   |   16:00 . Trailer Film Malaysia Genre Horor - 'PULAU' Siapa Pergi Dia Mati   |   15:00 . Jadwal Tayang Bioskop NSC Tuban 27 Januari 2023: Ada 6 Film Pilihan untuk Kamu   |   14:00 . Hujan Petir Masih Berpotensi Guyur Tuban, Lamongan, dan Bojonegoro Hari Ini   |   13:00 . Unik !! Pohon Pisang di Plumpang Kabupaten Tuban Bercabang dan Berbuah 2 Tandan   |   12:00 . Update Sembako Tuban 27 Januari 2023: Cabai Biasa Turun Rp10.000, Telur Ayam Rp2.000/Kilogram   |   11:00 . Kasus Gizi Buruk Anak di Tuban Turun, Angkanya 21,5 % Level Nasional dan 19,2 % di Jatim   |   10:00 . Harga Emas Antam Hari ini 27 Januari 2023 Turun Rp5.000 Per Gram, Sejumlah Stock Kosong   |   09:00 . Desi Astutik Pendamping Produk Halal yang Getol Dampingi Pelaku UMKM   |   08:00 . Cara Rasulullah Berdzikir, Tanpa Alat Hanya Menggunakan Jari   |   07:00 . Resep Bolu Gulung Keju DEBM, Tanpa Menambahkan Tepung   |   20:00 . Miniatur Mobil Jadikan Pemuda Tuban Jutawan, Produknya Tembus Berbagai Kota   |   19:00 . 3.923 Anak di Tuban Putus Sekolah, Salah Satu Pemicunya Menikah Usia Dini   |  
Fri, 27 January 2023
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Waspada Corona, Jangan Panik

Pedagang Pusing Bayar Cicilan KUR, Bupati Huda: Tak Usah Bayar Dulu

bloktuban.com | Wednesday, 08 April 2020 12:00

Pedagang Pusing Bayar Cicilan KUR, Bupati Huda: Tak Usah Bayar Dulu

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan berbagai kemudahan kepada sejumlah sektor usaha dan masyarakat yang terkena dampak dari wabah virus corona (Covid-19).

Kemudahan ini diberikan Kepala Negara setelah mendengar berbagai keluhan dari kalangan pelaku usaha, mulai dari pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), hingga tukang ojek dan supir taksi. Sebelumnya, pemerintah melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga sudah memberikan kelonggaran kepada debitur perbankan.

[Baca juga: Tiba di Tuban, 7 TKI Jalani Isolasi 14 Hari ]

Sejalan dengan kemudahan itu, pedagang keliling di Kabupaten Tuban masih pusing dengan cicilan Kredit Usaha Rakyat (KUR) di salah satu bank pemerintah.

Keluhan tersebut disampaikan langsung oleh Gunadi, ketua paguyuban pedagang keliling kepada Bupati Tuban, Fathul Huda disela serah terima paket Sembako murah di kompleks Pendopo Krida Manunggal Tuban awal April 2020.

"Kami masih diminta untuk bayar cicilan KUR di tengah wabah korona ini. Bagaimana sikap Pemkab Tuban," terang Gunadi kepada blokTuban.com, Rabu (8/4/2020).

Gunadi menyebutkan, lebih dari 270 anggota pedagang keliling Tuban terlibat KUR dengan nominal Rp25-50 juta. Para anggotanya tetap jualan tapi dampak penurunannya luar biasa.

Sekitar 60 persen omset hilang. Misalnya disaat normal dapat pemasukan Rp500 ribu, sekarang turun tinggal Rp200 ribu. Kondisi ini dialami seluruh pedagang di kawasan Alun-alun dan CFD. Kedua lokasi ini sepi setelah ditutup oleh Pemkab.

Lebih dari itu, omset kotor sebelum ada Covid bisa mencapai Rp500-600 ribu. Kalau sekarang tinggal Rp200-250 ribu. Itupun para pedagang keliling harus bekerja dari pagi sampai malam.

Dengan tutupnya pusat keramaian, para pedagang berkeliling mengais rejeki untuk keluarganya. Sepinya pendapatan, tak membuat tanggungan cicilan ditangguhkan.

Operator perbankan tetap rajin memberitahu jatuh tempo bayar KUR, dan bulan April ini rata-rata anggota membayar dengan berbagai cara.

"Belum ada penangguhan cicilan dari pihak bank," tegas penjual otak-otak dan cireng ini.

Pedagang selama 20 tahun ini, meminta Bupati Huda menerbitkan surat udaran penangguhan 2-3 bulan atau sampai pandemi ini reda. Pedagang akan sedikit lega, tanpa menghilangkan tanggungjawab membayar cicilan tersebut.

Menyikapi keluhan pedagang, Bupati Huda menjelaskan jika Presiden Jokowi telah memudahkan untuk penangguhan angsuran bank. Oleh karena itu, kredit KUR bisa ditunda dan tidak dibayar sementara.

"Cukup bayar bunganya dulu. Dilanjutkan angsuran setelah setahun atau korona reda," pinta Bupati dua periode. [ali/ito]

Tag : corona, tuban, bank, bupati



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat