15:00 . Jokowi Longgarkan Prokes, Penjual Masker di Tuban Masih Bertahan   |   14:00 . Akibat Cuaca Buruk, Harga Ikan di PIT Naik!   |   13:00 . Libur Akhir Pekan, Pengunjung Wisata Pantai Remen Tuban Capai 2.000 Orang   |   12:00 . Terlanjur Nyaman, Sebagian Masyarakat Tuban Enggan Lepas Masker   |   11:00 . Ini Tiga Tokoh Kunci pada Mitos Goa Ngerong   |   10:00 . Pengelola Mangrove Center Tuban Keluhkan Fenomena Banjir Rob   |   09:00 . Warga Prunggahan Kulon Ditemukan Tewas di Bekas Tambang, Ini Kronologinya!   |   08:00 . Orangtua, Ini Tips Mendorong Anak untuk Mau Mengonsumsi Makanan Sehat   |   18:00 . Jatim Series Jember Jadi Evaluasi Rider ISSI Tuban Sebelum Porprov 2022   |   17:00 . Suzuki Baleno Kecelakaan Karambol Libatkan Dua Truk   |   16:00 . Jembatan Glendeng Resmi Ditutup, Pemotor Pilih Jalan Alternatif   |   15:00 . Jokowi Serukan Belanja Produk dan Wisata Dalam Negeri di Peluncuran Gernas BBI   |   14:00 . Hanya 2 Jam, 134 Anak di Tuban Selesai Dikhitan Massal   |   13:00 . PKL Taman Sleko Tuban Diminta Tak Ganggu Pengguna Jalan   |   12:00 . Ketakutan Warga Gesikharjo Sandarkan Kapalnya Dekat Makam Asmoroqondi   |  
Mon, 23 May 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Terinspirasi Jepang, Kades Kowang Ubah JLS Bak Kebun Bunga

bloktuban.com | Thursday, 12 March 2020 13:00

Terinspirasi Jepang, Kades Kowang Ubah JLS Bak Kebun Bunga

Reporter: Nidya Marfis H.

blokTuban.com - Terinspirasi dari Negara Jepang, seorang Kepala Desa di Kecamatan Semanding mengubah Jalan Lingkaran Selatan (JLS) bak kebun bunga.

Beberapa akhir ini sepanjang JLS atau ring road mendadak viral, setelah sederet bunga matahari yang ditanam di lokasi tersebut mulai bermekaran.  Tentunya deretan bunga berwarna kuning tersebut menjadi sport foto baru bagi masyarakat Tuban. Bibit bunga tersebut dibeli dan ditanami langsung oleh Kepala Desa Kowang, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban.

"Pertama kali, saya dan perangkat desa yang menanam langsung di pinggir JLS," ungkap Kepala Desa Kowang, Edi Purnomo, Kamis (12/3/2020).

Ia menjelaskan, ide tersebut terinspirasi dari Negara Jepang yang pernah ia kunjungi beberapa waktu silam.

"Waktu itu pernah kesana, di sana sepanjang jalannya banyak di tanami bunga sehingga saat mekar sangat indah," ungkapnya.

Selain untuk keindahan, tujuan utama agar pengguna jalan tersebut untuk selalu berhati - hati dan dapat menikmati pemandangan bunga yang sedang bermekaran.

"Agar pengguna jalan tidak mengebut, sehingga terhindar dari risiko kecelakaan," harapnya.

Lebih lanjut, ia memilih bunga matahari karena, bibit bunga tersebut harganya sangat terjangkau dan perawatannya sangat mudah.

"Satu karung berat 25 kilogram harganya sekitar Rp300 ribuan dan ini menggunakan uang pribadi saya sendiri," imbuhnya.

Ia berharap, kepada masyarakat yang sedang berkunjung ke JLS untuk ikut membantu menjaga dan jangan merusak atau pun memetiknya. 

"Kami berharap masyarakat juga ikut menjaga dan dapat melestarikannya," tandasnya. [nid/col]


Tag : Kepala desa, jls, kowang, jalan



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more