17:00 . IKA PMII Tuban Gelar Raker, Berikut Program Prioritasnya   |   15:00 . Ini Perbandingkan Jumlah Jabatan Kosong SOTK Lama dan Baru di Tuban   |   14:00 . Kadinkes Belum Tahu Jumlah Warga Tuban Penerima Vaksin Booster Covid-19   |   13:00 . DPRD Kecewa, Pemkab Telat Beri Data Rapor Kinerja ASN Non Job   |   12:00 . Konsisten Selama Lima Tahun, NFT Foto Selfie Ghozali Terjual Hingga Miliaran   |   10:00 . Berikut Cara Agar Tanaman Hidroponik Tumbuh Subur   |   07:00 . Hubungan Toksik dan Ciri-Cirinya   |   12:00 . Cicipi Lezatnya Olahan Becek Mentok Pedas Khas Tuban Yang Getarkan Lidah   |   11:00 . Musim Hujan Jadi Tantangan Utama Pengrajin Gerabah Tuban   |   10:00 . Tingkatkan Kapasitas SDM, IAINU Tuban Gelar Bimtek Pengelolaan Kampus   |   09:00 . Sit With Emotion, Salah Satu Cara Memanajemen Quarter Life Crisis   |   08:00 . Terima Asimilisasi, 20 WBP Bisa Jalani Hukuman di Rumah   |   08:00 . Terima Asimilisasi, 20 WBP Bisa Jalani Hukuman di Rumah   |   07:00 . Pengaruhi Tumbuh Kembang Anak, Ini 6 Tanda Pola Asuh Anda Buruk!   |   18:00 . Tahun Ini, BUMDes Compreng Rencanakan Tambah Unit Usaha   |  
Sun, 16 January 2022
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Ramai Surat Edaran PMI Soal Corona, Wagub Jatim: PMI Ingin Menenangkan Masyarakat

bloktuban.com | Monday, 09 March 2020 10:00

Ramai Surat Edaran PMI Soal Corona, Wagub Jatim: PMI Ingin Menenangkan Masyarakat

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Jawa Timur, beberapa hari lalu mengeluarkan Surat Edaran yang menyatakan sebanyak 65 warga Jawa Timur Suspect Virus Corona atau Covid-19.

Surat Edaran, Perihal: Tindakan Penyebaran Virus Corona tertanggal 3 Maret 2020 dengan nomor 267/02.06/Yankes/III/2020 tersebut, sontak membuat resah masyarakat yang berada di Jawa Timur.

Menanggapi hal itu, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elistianto Dardak menyatakan, jika 65 warga Jawa Timur yang tercatat dalam Surat Edaran yang dikeluarkan PMI bukan merupakan suspect, melainkan itu orang yang dalam pemantauan.

"Jadi 65 orang itu bukan suspect namun itu orang yang dalam pemantauan. Jadi perlu dibedakan, bahwa mereka itu bukan suspect namun dalam pemantauan,"kata Wagub Jatim usai menghdiri acara Harlah Muslimat NU ke-74 Kabupaten Tuban, Minggu (8/3/2020).

Dalam hal itu, dia juga menjelaskan tidak ada kesalahpahaman antara PMI dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. Justru tujuan PMI adalah ingin menenangkan warga Jawa Timur terkait merebaknya virus corona.

"Tujuan PMI adalah untuk menenangkan. Karena meski kondisinya belum suspect namun sudah terpantau," jelas Wagub.

Pada kesempatan itu, Emil juga memberikan himbauan kepada masyarakat di Jawa Timur agar tidak panik serta selalu menjaga budaya hidup bersih dan sehat.

Sementara itu, diketahui PMI Provinsi Jawa Timur telah melakukan revisi surat edaran. [hud/rom]

Tag : wagub jatim, emil, corona, virus corona jatim



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more